nak … cintai batik yuk!

Standar

Dulu saat aku masih kecil, batik identik dengan daster Mama yang dipakai menjelang tidur malam.  Batik juga berarti baju pesta yang dipakai Papa. Sssttt … Aku bukanlah penyuka daster batik. Namun, entah mengapa aku bisa jatuh cinta pada batik (asal jangan daster hi3 …).

Ya … Koleksi kain panjang batik tulisku tak banyak sih … Ada sekitar sepuluh lembar kain batik dengan motif khas Solo, Yogya, juga Cirebon. Beberapa baju tunik batik untuk mengajar di kampus dan rok lebar batik untuk acara pesta dipadu dengan kebaya berbahan brokat. Tas favoritku adalah tas kain batik yang aku beli di toko Batik Keris.

Ketiga anakku mulai diperkenalkan dengan batik. Saat menghadiri pesta Kaka dan Mas sudah terbiasa memakai kemeja batik. Sedangkan Teteh baru mulai belajar menggunakan gaun batik. Memberi contoh dalam tentu akan efektif ketika mengajak anak-anak untuk mencintai batik. Oya … Aku juga punya dua stel sprei berbahan katun putih tulang dengan kombinasi batik. Waktu menikah ada lebih dari lima kado juga seprei batik aneka motif.

Silahkan disimak galeri foto ini sebagai inspirasi.

Teteh senang memakai batik merah bata ini saat aku ajak ke acara workshop yang diadakan oleh Kedutaan Australia di Jakarta.

Gaun bermotif bunga ini menjadi favorit Teteh karena seragam dengan tunikku. Gaun ini dipakai saat menemani Papanya di sebuah workshop yang diselenggarakan di daerah Purwakarta Jawa Barat.

Kaka dan Mas memakai kemeja batik saat menghadiri pesta pernikahan salah seorang keluarga. Gaun batik hitam ini adalah gaun batik pertama Teteh.

Teteh dan Mas memakai batik dengan motif yang sama saat menghadiri acara akad nikah sepupuku. Kaka memakai kemeja batik lengan panjang bermotif etnik.

Teteh memakai atasan batik biru langit di acara silaturahim Idul Fitri.

Kaos putih bertuliskan solo the spirit of java adalah modifikasi motif batik yang unik dikenakan Kaka dan Mas. Teteh memakai gaun putih berhias motif abstrak saat berlibur kenaikan kelas.

Motif batik sebagai hiasan pada kaos hitam yang dipakai Kaka dan Mas membuat remaja senang menggunakannya saat bersantai. Begitupun kaos merah muda berhias tokoh wayang pandawa membuat kecintaan anak terhadap batik semakin tinggi.

Memperkenalkan batik kepada anak tentu harus dimulai dari orangtua. Nah … Aku mencoba dengan sering memakai batik dalam berbagai kesempatan. Tas batik favoritku menjadi teman setia diberbagai kegiatan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s