nikmatnya dapat kupon gratis menginap di hotel berbintang

Standar

Satu lagi oleh-oleh liburan di Bandung yang membuat Kindi menjalani ‘mobile schooling’-nya dengan gembira. Apakah itu ? He3 … Liburan yang menyenangkan karena mendapat kupon menginap gratis di sebuah hotel berbintang di kawasan Kota Baru Parahyangan. Ternyata hotel Mason Pine di desain dengan baik dan ramah lingkungan. Danau di sisi dalam hotel menjadi bagian yang dikelola secara baik, bersih, dan bermanfaat sebagai area penghijauan juga ‘view’ menarik. Danau juga tampak sebagai latar kolam renang yang dibuat seolah tumpah ke arah bawah.

Foto satu : Kota Baru Parahyangan yang mengasyikkan untuk berlibur. Balepare adalah tempat ‘kongkow’ dengan pilihan kuliner yang beragam. Desainnya pun sangat menarik. Depan hotel Mason Pine di hias taman yang indah. Aku, Dewi Laily Purnamasari sangat bersyukur mendapatkan kupon gratis menginap di hotel ini. Kalau bayar sendiri mah pikir-pikir dulu deh! He3 …

Foto dua : Maryam Aliyya Al Kindi menikmati ‘playground’ di hotel Mason Pine. Berlibur tetap bugar.

Sore hari Kindi bersama Kaka dan Mas berenang dan air kolam tidaklah begitu dingin. Hal ini karena air kolam telah dihangatkan secara alami selama pagi hingga siang hari oleh sinar matahari. Sedangkan keesokan harinya Kindi menikmati ‘playground’, Kaka nge-gym dan Mas bermain basket. Aku berjalan-jalan di ‘jogging track’ sepanjang sisi danau. Lalu melalakukan pijat refleksi alami di bebatuan yang disusun untuk melancarkan peredaran darah. Liburan yang menyehatkan bukan ?

Foto tiga : Pemandangan yang cantik dari atas balkon lantai lima. Terlihat danau dan kolam renang di tengah rimbun pepohonan yang menghijau.

Selesai sarapan kami berjalan keliling area hotel yang belum sempat dijelajah. Ternyata ada sudut menarik dekat lobby hotel yaitu seperangkat kursi dari fosil kayu berusia lebih dari seribu tahun. Wow … Sungguh menakjubkan. Anak-anakpun diberitahu oleh petugas hotel bahwa batu yang dipajang di luar persis depan ‘dropping area’ hotel juga fosil kayu berusia seribu tahun.

Foto empat : Ibrahim Rasyid Ridho Rusydi dan Muhammad Hafizh Haidar Hanif berpose sejenak di depan fosil kayu seribu tahun.

Foto lima : Seperangkat kursi dan meja berasal dari fosil kayu berumur ribuan tahun.

Foto enam : Mampir sebentar untuk makan siang di Ciwalk Bandung.

Ketertarikan anak-anak terhadap fosil yang ada di hotel ini berlanjut menjadi permintaan untuk berkunjung ke museum Geologi Bandung. Oya … Aku sudah menceritakan tentang kesukaan Mas terhadap segala yang berbau dinosaurus. Nah … Kali ini Kaka sangat ingin melihat fosil kayu juga fosil manusia purba. Kalau Kindi ikutan saja deh! He3 …

Di museum Geologi ternyata malah Kindi yang asyik bergaya di beberapa tempat yang menampilkan fosil. Lihat saja gayanya he3 …

Foto tujuh : Gaya Kindi di depan museum Geologi Bandung.

Foto delapan : Fosil kayu berusia ribuan tahun.

Foto sembilan : Ukiran marmer di ruang loket tiket masuk dan toko cinderamata.

Foto sepuluh : Batu besar di halaman museum yang dipamerkan menarik perhatian Kaka, Mas dan Kindi.

Foto sebelas : Nah … Gaya Kaka yang kocak di depan deretan fosil tengkorak manusia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s