berbagi informasi boarding school

Standar

Awal tahun adalah waktu pendaftaran di berbagai boarding school pilihan. Bagi orangtua dan siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah berasrama, ada baiknya melakukan survey terlebih dahulu sekolah yang dituju. Siswa juga sebaiknya ikut menjelajah beberapa sekolah berasrama agar dapat menangkap secara fisik dan visual bagaimana suasana di sana ? Mengapa hal ini penting ? Bukankah kelak yang akan menjalani hari-hari selama sekolah berasrama adalah siswa.

Pengalamanku menjelajahi beberapa boarding school bersama anak pertama dan anak kedua ada dalam tulisan di sini : http://edukasi.kompasiana.com/2011/01/28/berburu-boarding-school-336524.html. Intinya adalah orangtua dan siswa harus berkomunikasi secara positif, juga menggali informasi yang dibutuhkan saat bertemu dengan panitia penerimaan siswa baru. Bahkan kalau perlu ‘mbusukan’ keliling asrama dan fasilitas sekolah. Luangkan waktu beberapa jam dan lihat bagaimana aktifitas para santri di sana ? He3 … Aku sempatkan juga melongok dapurnya loh!

Nah … faktor penting yang tak boleh dilupakan dan diabaikan adalah pendapat anak kita yang akan menjadi siswa di sekolah berasrama. Tanyakan bagaimana perasaannya ? Gali juga keinginannya tentang sekolah yang diidamkannya. Akan lebih berhasil kelak proses belajar siswa bila masuk sekolah berasrama atas kehendak sendiri. Bila ada unsur paksaan biasanya siswa cenderung kurang berhasil bahkan ada yang keluar karena tidak sesuai dengan keinginannya. Alhamdulillah … Kaka dan Mas memang ingin sekolah berasrama. Dan inilah penggalan kisah mereka di sini http://edukasi.kompasiana.com/2012/09/13/boarding-school-mengapa-anakku-memilihnya-486511.html. Ya … pastilah ada rasa kangen. Ada juga sesekali rasa jemu, namun saat liburan kemarin mereka mengatakan hal yang membuat hatiku bahagia. Bahwa mereka senang bersekolah di sana karena semakin mandiri dan banyak teman.

Oya … Informasi lain tentang tes masuk ke sekolah berasrama juga berbeda antar sekolah. Namun umumnya adalah tes kemampuan akademik, tes membaca Al Quran, dan wawancara. Ada juga sekolah yang menjalanpsikotes. Pengalaman mengikuti tes di boarding school Insan Cendikia dan Husnul Khatimah ada di sini : http://edukasi.kompasiana.com/2011/03/09/kaka-lulus-tes-boarding-school-alias-pesantren-345443.html

Alhamdulillah … sebagai orangtua aku patut bersyukur karena Kaka dan Mas senang belajar di boarding school masing-masing. Bila ada teman-teman kompasianer yang juga anaknya sekolah berasrama, boleh ya berbagi pengalaman … ^_^ di sini : http://kesehatan.kompasiana.com/ibu-dan-anak/2012/01/31/boarding-school-pilihan-terbaik-buat-anak-anakku-431528.html

Muhammad Hafizh Haidar Hanif saat mengikuti kegiatan ekstra kurikuler beladiri di boarding schoolnya. Oya sekarang Mas jadi ketua kelas dan ketua kamar asrama loh! Alhamdulillah …

Ibrahim menjadi ketua panitia bakti sosial di boarding schoolnya. Alhamdulillah …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s