dunia indah tanpa narkoba

Standar

Maraknya kasus penyalahgunaan narkoba haruslah dicermati dan dicarikan jalan keluar yang tepat. Sekedar menangkap dan menghukum pelaku baik pemakai, pengedar, maupun pembuat sepertinya belum menyelesaikan akar permasalahannya (apalagi bila hukum yang diterapkan tidaklah membuat efek jera).

Remaja dan kaum muda sangat rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Penyadaran atau advokasi pencegahan penyalahgunaan narkoba menjadi penting dilaksanakan oleh berbagai pihak, baik itu pemerintah, badan terkait, pendidik, tokoh masyarakat, orangtua maupun teman sebaya.

Aku teringat dengan oleh-oleh buku dari seminar tentang Advokasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia BNNRI. Buku bersampul warna biru menarik perhatianku. Di halaman dalam terdapat gambar indahnya kehidupan. Di pojok kanan bawah tertera tulisan ’Hidup ini terlalu indah untuk dirusak narkoba’.

Halaman berikutnya ada gambar seorang remaja perempuan di sebuah taman dan tertera tulisan ’cintailah hidupmu tanpa narkoba’. Gambar lain sebuah tangan mengepal sepertinya meninju balon berisi pil, tablet, dan cairan. Di sana tertera tulisan ’stop narkoba gelap, sekarang!’. Di baliknya ada gambar tengkorang dan tangan terbuka seperti mengatakan tidak! Tulisan yang tertera ’katakan tidak pada narkoba, sebelum menjeratmu’.

Halaman lain menggambarkan empat pasang (sepertinya muda-mudi), lalu jarum suntik, obat-obatan dan tengkorak. Tertera tulisan ’HIV / AIDS sahabat narkoba’. Gambar lain, menurutku agak seram … tengkorak dan tulang belulang ditumpukan serbuk-serbuk putih. Tulisan yang tertera ’serbuk-serbuk kematian’.

Latar hitam memang terkesan suram, gambar manusia terlentang –mungkin mati- dengan tulisan di barisan atas ’apapun jenis narkoba yang kamu pakai, hanya berujung kesengsaraan’. Ah … ini gambar sangat menyentuh : ibu – bapak menggandeng dua anaknya laki-laki dan perempuan. Dalam lingkaran merah tertera tulisan ’semai cinta di hatimu, bebaskan diri dari narkoba demi orang yang kau cintai’.

Teman, tahukah kalian apa itu narkoba ? Narkoba singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lain. Narkoba termasuk golongan bahan atau zat yang jika masuk ke dalam tubuh akan mempengaruhi fungsi-fungsi yang dapat merusak tubuh terutama otak.

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, sampai menghilangkan rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan atau kecanduan. Golongan I (heroin, kokain, ganja), golongan II (morfin, petidin, methadon), golongan III (kodein). Bahaya penggunaannya adalah apatis, sakauw, overdosis, dan kematian. Hhhiii … jangan coba-coba deh!

Nah, kalau psikotropika dijelaskan sebagai berikut. Zat atau obat baik alamiah atau sintetis bukan narkotika yang bersifat atau berkhasiat psiko aktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.

Golongan I (ekstasi, LSD), golongan II (amphetamine), golongan III (amorbital), golongan IV (diazepam, barbital). Bila menyalahgunakan maka akan berakibat sindrome ketergantungan, menurunkan aktivitas otak, halusinasi, gangguan cara berpikir. Oh … bagaimana kalau manusia tapi terganggu cara berpikirnya? Bisa-bisa turun derajat seperti hewan atau lebih rendah dari itu.

Oya penting bagi orangtua untuk mencegah dan menghindari anak dari bahaya narkoba adalah dengan menjadi sahabat mereka. Orangtua perlu tahu siapa saja teman anaknya, kemana mereka pergi ? apa kegiatan mereka ? dan berkomunikasilah secara positif tentang bahaya narkoba.

Tulisan ini  sebagai bentuk keprihatinan dan perhatian yang besar terhadap akhlak generasi yang akan datang. Rasa tanggung jawabku sebagai ibu dari Ibrahim Rasyid Ridho Rusydi (Kaka), Muhammad Hafizh Haidar Hanif (Mas) dan Maryam Aliyya Al Kindi (Teteh) adalah menemani kalian sebagai generasi emas berkata ’say no to drug’.

Ibrahim Rasyid Ridho Rusydi bersama teman-temannya di SMA ‘boarding school’ Insan Cendikia Cirebon bertekad senantiasa berkata tidak untuk narkoba ’say no to drug’.

Muhammad Hafizh Haidar Hanif  bersama teman-temannya di SMP IT Al Binaa Islamic Boarding School bertekad senantiasa berkata tidak untuk narkoba ‘say no to drug’.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s