hadiah untuk jokowi : buku bukan kota wali

Standar

Senangnya mendapat undangan dari panitia MODIS Kompasiana untuk diskusi bersama Jokowi hari Kamis  tanggal 7 Februari 2013. Acara diselenggarakan di gedung Kompas Gramedia jalan Palmerah Barat. Kebayang perjalanan jauh harus ku tempuh dari Kramatjati menuju lokasi. Mmm … Semalam Jakarta di guyur hujan lebat berserta angin kencang, jalanan macet-cet … Jadi, pilihan terbaik adalah menggunakan transportasi publik.

Rute transjakarta biasanya aku pilih dari PGC turun di Grogol, lalu lanjut naik yang ke arah Lebakbulus turun tepat di halte Kompas Gramedia. Cukup merogoh kocek Rp. 3.500,-,  Rp. 2.000,- untuk mikrolet 06A dari rumah menuju PGC, plus Rp. 2.500,- untuk mikrolet M11. Nah … Rupanya hari ini rejeki tak terduga datang. Tetangga depan rumah berpangkat AKBP mengajakku numpang di mobilnya. Alhamdulillah … CR-V hitam nan sejuk pun mengantarkanku sampai di Semanggi.

Jepret! Sudirman Central Business District dengan gedung pencakar langit beratap kelabu-nya langit Jakarta pagi ini tepat pukul 08.00 WIB.

Tekadku tetap untuk menggunakan transjakarta hingga sampai di lokasi. Tepat pukul 10.00 WIB sampailah aku di depan kantor Kompas Gramedia. Wah … Acara baru pukul 11.30 WIB dan peserta diharapkan hadir untuk registrasi sejam sebelumnya. Artinya aku masih punya waktu setengah jam. Lirik kiri kanan … Nah … Ada Snapy … Mampir dulu ah … Sambil menunggu jadilah tulisan ini.

Tadi pagi saat sarapan, aku berbincang dengan suami tentang acara ini. Dia langsung bilang mau titip pesan buat Jokowi ya … Tolong transjakarta diperbanyak armadanya juga di atur jalurnya. Aku tahu persis suamiku pecinta transportasi publik. Mobil pribadi lebih sering ‘nongkrong’ di garasi he3 … (Suamiku juga curhat semalam terjebak dalam transjakarta dari LIPI sampai PGC hampir tiga jam). Ya … Insya Allah nanti aku sampaikan. Rencananya sih aku mau sampaikan salam dari para asisten rumahtanggaku ada Mbah Eja dan Mba Sri. Juga titip ucapan terimakasih dari ibu pijet langganaku, namanya Bu Tia, karena sudah mendapatkan kartu sehat. Mereka minta aku foto bersama Jokowi ha3 …

Aku sendiri rencananya ingin memberi kado buku untuk Jokowi. Buku yang aku tulis bersama tiga orang sahabat, berjudul Bukan Kota Wali. Buku ini ditulis berdasarkan hasil riset terhadap kebijakan daerah di Kota Cirebon selama lima tahun).

Jepret! Buku Bukan Kota Wali yang ditulis Dewi Laily Purnamasari, akan dijadikan kado untuk Jokowi. Ngenet dulu di Snapy sambil menunggu waktu. Aku sempatkan menulis artikel ini.

Hayu ah … Sudah pukul 10.30 WIB saatnya registrasi di lantai 7 gedung Kompas Gramedia. Berharap juga bisa silaturahim dengan teman-teman kompasianer seperti Pa Dian, Pa Thamrin, Mba Cristie, Mba Dina, Mba Aulia, Mas Joshua, Mas Kapitan, Mba Olive, Pa Nur, Om Jay, dan lain-lain. Modis Kompasiana … I’m coming … ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s