istana maimun medan cermin indahnya masa lalu

Standar

Mengunjungi Medan tak lengkap bila belum menikmati keindahan istana Maimun. Maryam Aliyya Al Kindi (5 tahun) mengisi kegiatan ‘mobile schooling’  di istana Maimun pada tanggal 6 November 2007.

1352808553892606691

1352808285285921486

Senangnya Kindi berlarian di halaman rumput yang hijau dan menari di panggung depan istana berlatar langit berawan kelabu. Di ruang dalam istana Kindi terpesona dengan singgasana raja berwarna kuning cerah, namun waktu diajak berganti kostum putri, Kindi tidak mau karena tak ada kostum berwarna pink … ha3 … ^_^

Istana Maimun adalah karya arsitektur bersejarah di Medan. Arsitek Masjid Raya Al Maksum (Raya Medan) dan Istana Maimun adalah seorang tentara KNIL bernama Kapten Th. Van Erp (banyak pula mendesain bangunan besar di Batavia). Istana Maimun didesain dengan perpaduan unik dari berbagai tipologi bangunan. Gaya tradisional istana-istana Melayu yang memanjang di depan dan bertingkat dua. Tak ketinggalan gaya India (Moghul) dan gaya Eropa.

1352808319847151996

Halaman parkir yang luas langsung terhubung dengan jalan setapak menuju tangga utama istana. Undakan tangga berlapis marmer abu-abu menyambut para tamu. Satu demi satu anak tangga mengantarkan Kindi menuju pintu utama yang didisain seumpama gerbang.

13528080511308328088

13528080801106111763

13528098771981833993

13528081412087195215

13528099381709327831
Oya … di sebelah kanan gerbang ada meja petugas yang mencatat para tamu dan memberikan karcis masuk seharga 5000 rupiah setiap orang. Setelah melewati gerbang dengan lengkungan berbentuk lunas perahu terbalik yang penuh ukiran flora geometris, aku memasuki  ruang utama Balariung Sri (Ontvangzaal). Terasa akulturasi budaya yang menghasilkan karya indah tiada tara.

13528082081097313494

Langit-langit kubisme, ukiran Melayu pada Pagar Tringgalum, tepi atas lisplank berbentuk pucuk rebung dan dinding atas dihiasi ornamen awan boyan. Tahta Singgasana terlihat ukiran bulatan bunga matahari, bunga tembakau, dan awan boyan. Karya seni tingkat tinggi terdapat pada disain pigura cermin. Di atas tingkapnya terdapat lobang angin (fentilasi) berbentuk bulat bertralis besi yang berhiaskan setangkai bunga dari kuningan. Secara fungsional fentitalasi ini adalah adaptasi cerdas dengan lingkungan tropis, agar udara dapat masuk kapan saja. Ruangan menjadi sejuk sepanjang hari.

13528079911834840161

Lazimnya tata kota kerajaan Islam, yaitu istana (keraton) dan masjid adalah bagian tak terpisahkan. Begitu pula, Istana Maimun dan Masjid Raya Medan hanya berjarak 100 m di depan istana. Dahulu masjid ini adalah masjid kerajaan.  Selain masjid terdapat juga Taman Sri Deli dan Balai Kerapatan (kini menjadi Kantor Bupati Deli Serdang). Di halaman sisi kanan istana berdiri sebuah bangunan (rumah) Batak Karo, di mana didalamnya terdapat sebuah meriam yang sudah putus (puntung). Meriam ini berkaitan dengan legenda Putri Hijau. Persis di depan istana ada dua buah patung kuda yang berfungsi sebagai pancuran. Istana Maimun mulai ditempati oleh Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alamsyah pada tanggal 18 Mei 1891.

1352809672560566006

1352808147798622208

Kindi bergaya di ruang tunggu bandara Polonia sebelum kembali ke Jakarta. Selamat tinggal Medan sampai jumpa lagi … ^_^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s