kaka … jujur itu keren

Standar

Alhamdulillah Kaka Ibrahim Rasyid Ridho Rusydi lulus UN SMP pada tahun 2011 dengan nilai memuaskan. Rata-rata 86,25 (Bahasa Inggris 9,4 ; IPA 8,75 ; Matematika 8,5 ; Bahasa Indonesia 7,8). Sebagai orangtua tentu sangat bersyukur dan bangga atas prestasi dan hasil belajar Kaka selama menempuh pendidikan di SMP Islam PB Soedirman Jakarta. Lebih membanggakan lagi karena Kaka memperoleh nilai tersebut dengan menjunjung tinggi kejujuran. Kaka mengerjakan soal secara mandiri dan penuh percaya diri. Tak sedikitpun terbersit keinginan berlaku curang alias mencontek. Pesan kejujuran ini selalu aku sampaikan terus menerus seiring kerja cerdas dan ikhtiar kerasnya mempersiapkan diri agar dapat menyelesaikan pendidikan di SMP dengan baik.

13680806161793267452

(Kaka senang melaksanakan shalat dhuha saat istirahat di Masjid PB. Soedirman Cijantung)

Sekolah tempat Kaka belajar juga ternyata tidak melulu berorientasi asal lulus UN. Beberapa pertemuan antara manajemen sekolah yang diwakili kepala sekolah bersama orangtua siswa, sangat ditekankan bahwa pendidikan adalah sebuah proses. Nilai akademik bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Siswa-siswi juga dibimbing agar mampu menjadi manusia cerdas yang berakhlak mulia. Berbagai program disusun agar mereka memiliki keimanan, ketaqwaan, serta ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkelindan tak terpisahkan. Ah … rasanya senang mendengar dan mendapatkan informasi sedemikian. Saat dibanyak tempat nilai adalah satu-satunya tujuan. Lalu kejujuran di abaikan dan dipojokkan di ruang berdebu. Kecuranganpun diambil sebagai jalan pintas agar nampak keberhasilan semu. Apakah harus begitu ?!

Tentu tidak! Kalau bisa jujur kenapa harus curang ?!

13680806752000675780

(kunjungan Kaka dan teman-teman sekolah SMP-nya ke Pondok Pesantren Modern Gontor)

Oya … Aku dan Kaka juga melakukan ‘refresing’ dengan membaca buku-buku yang membangkitkan motivasi berprestasi seperti tetralogi laskar pelangi, negeri 5 menara, toto chan, dan 9 summers 10 autumns. Sekolah juga mengadakan studi tour ke Pondok Pesantren Modern Gontor dan Pare Kediri. Sambil ‘traveling’ dan menjalin keakraban dengan teman-teman, mereka memperoleh banyak teladan dari Gontor dan Pare.

1368080721746570450

(Kaka selepas sidang  ‘report’ studi tour ke Gontor : laporan dan presentasi harus dalam bahasa Inggris)

Bukti nyata aku alami bersama Kaka. Alhamdulillah … berkat karunia dan kasih sayang Allah SWT terbukti bahwa prestasi adalah sebuah akibat dari sebab kerja cerdas dan ikhtiar keras. Belajar penuh semangat. Doa terus dipanjatkan. Bila nilai didapat dengan kejujuran, rasa syukur sungguh akan terpancar indah. Namun, nilai tinggipun bila didapat dengan kecurangan, rasa apakah yang akan muncul dari lubuk hati terdalam ? Malu! Entahlah … apakah masih ada rasa malu dihadapan Illahi Rabbi Yang Maha Melihat lagi Maha Mendengar bagi guru, orangtua dan siswa yang melakukan kecurangan ???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s