Monthly Archives: Februari 2015

anakku dipeluk aa gym dan teh ninih

Standar

Sepulang menunaikan ibadah haji anakku Muhammad Hafizh Haidar Hanif menghadiri reuni alumni bersama Aa Gym. Alhamdulillah Mas bisa bersalaman dan berfoto bersama. Tak disangka Aa Gym merangkul Mas.

Pada kesempatan lain, Mas ikut kegiatan pengajian akbar di Masjid Al Azhar Kebayoran Baru. Alhamdulillah aku bisa duduk berdekatan dengan Teh Ninih. Sewaktu meminta ijin untuk berfoto bersama, Mas dipeluk oleh Teh Ninih. 

Keluarga Cinta Buku

Standar

Kami sekeluarga sangat senang membaca. Koleksi buku kami dari berbagai jenis. Anak-anak sejak kecil aku kenalkan dengan buku. Kini mereka juga senang membaca. Walaupun kami tak memiliki televisi, tak menjadi masalah karena waktu luang diisi dengan membaca.

Sebagai pembangkit semangat, beberapa moment menarik interaksi anak-anak dengan buku aku dokumentasikan. Semoga menginspirasi.

Hobi Keluargaku Bersepeda

Standar

Bersepeda memang menyenangkan. Olahraga murah meriah dan menyehatkan. Waktu luang kami sekeluarga sering diisi dengan bersepeda. Keakrabanpun terjalin antara orangtua dan anak-anak.

Yuk! Mari menikmati parade foto-foto saat kami sepedaan di berbagai kesempatan.

Bike to VW di Bandung dalam event Bandung lautan VW.

Sepedaan di Kalibata.

Kampus Universitas Indonesia di Depok adalah tempat yang mengasyikkan untuk bersepeda.

Lokasinya keren juga buat yang hobi fotografi selain bersepeda biar sehat. Udaranya masih segar loh!

He3 … Yang berpose sepedanya aja ya. Lokasi TMII anjungan Toraja.

Nah … Ini baru penampakanku dan Teteh bersepeda keliling TMII.

Kaka dan Mas senang bersepeda mengisi liburan sekolah.

Hobi fotografi menyatu dengan hobi bersepeda. Jadilah saat istirahat suamiku langsung jepret-jepret berbagai objek menarik di Eco Park Ancol.

Gak tahan kalau lihat proprety sepeda jadul kayak gini. Langsung berpose hi3 …

Sore hari yang cerah, Teteh senang bersepeda di halaman rumah.

Teteh rajin mencuci sepedanya.

Anak Laki-lakiku dan Ayahnya

Standar

Ayah adalah pemimpin keluarga. Teladan utama bagi anak-anaknya terutama anak laki-laki. Dengan memohon pertolongan Allah Yang Maha Besar lagi Maha Kuat, kami berjuang bersama menjadikan keluarga kami temapt tumbuh dan kembangnya nilai kejujuran. Hingga kelak anak-anak kami menjadi pemimpin yang adil dan bijaksana yang bermanfaat bagi sesama. Dengan memohon rahmat dan karunia Allah Yang Maha Kaya lagi Maha Pemurah kami berusaha agar anak-anak kami kelak senantiasa mencintai Allah Rabbil’alamin, meneladani akhlakul karimah Rasulullah, dan menjadikan Al Quran sebagai pedoman kehidupan. Semoga kebahagian di dunia dan akhirat selalu dilimpahkan oleh Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Tinggi, aamiin …

bapakakamas4

Berenang bertiga sangat mengasyikkan … kenangan indah ini tak akan terlupakan

bapakakamas

Bersama mobil kesayangan … anak laki-lakiku senang sekali jalan-jalan bersama ayahnya naik vq combi jadul ini he3 …

bapakakamas5

Nah … bukan cuma main di kota saja! Ayahnya mengajak Kaka dan Mas ke kaki gunung Ciremai menikmati suasana pedesaan yang sejuk dan asri

bapakakamas1

Siap-siap berpetualang di Kali Oya dan Gua Pindul Gunung Kidul Yogyakarta. Seru!

bapakakamas2

Silaturahim pun dipentingkan, agar Kaka dan Mas dapat merasakan indahnya persaudaraan dan kenal dengan kerabat dari keluarga Ibu maupun Ayahnya

bapakakamas3

Inilah kami berlima … Semoga Allah Yang Maha Baik lagi Maha Penyayang senantiasa memberkahi kami aamiin …

kenangan masa kecil kaka, mas dan teteh

Standar

Kebersamaan anak-anakku adalah karunia dari Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Tiada terkira kebahagiaan bila melihat mereka tersenyum dan tertawa dalam jalinan persaudaraan yang murni. Masya Allah … Hanya kepada Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Bijaksana aku memohonkan silaturahim mereka terus akan terjalin hingga kelak.

Parade foto-foto ini semoga menjadi hadiah terindah untuk Kaka, Mas dan Teteh.

Teteh bayi usia satu bulan, dalam pangkuan Kaka dan Mas yang sangat menyayanginya.

Kaka menggendong Teteh dan senyum ceria Mas dalam kesempatan acara keluarga.

Perjalanan jauh mendekatkan Kaka, Mas dan Teteh. Mereka saling berbagi dan menolong.

Alam tempat kita tinggal harus dijaga. Kaka, Mas dan Teteh lebih menyukai kegiatan di luar ruang dan mengeksplorasi keindahan ciptaan Allah Illahi Rabbi.

Kemesraan Kaka, Mas dan Teteh kadang terwujud dalam keisengan dan saling menggoda. Namun percayalah … Kenangan indah ini tak akan terlupakan.

Bermain bersama di pedesaan merekatkan tali persaudaraan Kaka, Mas dan Teteh. Mereka belajar kebersahajaan. Bahagia itu sederhana saja bukan ?

Rasa kangen Teteh kepada Kaka dan Mas yang tinggal berjauhan untuk menuntut ilmu terbayar sudah jika mereka berkumpul bertiga dalam kebahagiaan.

Kaka, Mas dan Teteh saat hari Raya Idul Fitri.

 

Ketika mereka kecil. Kini Kaka calon pengusaha, Mas calon profesor dan Teteh calon dokter, aamiin …

Senja telah bergulir merangkul malam yang syahdu, ku panjatkan doa terbaik bagi ketiga anakku tercinta : Semoga Allah Yang Maha Pemberi Karunia  lagi Maha Pewaris mengabulkannya …  Maryam Aliyya Al Kindi : Lompatlah ke masa depan! Raih cita-citamu, warnai dunia dengan karya terbaikmu, lukis langit kehidupan dengan pelangi cintamu bagi sesama.” Muhammad Hafizh Haidar Hanif : “Berani hadapi tantangan kehidupan. Jadikan kreatifitas dan sensitifitasmu sebagai modal keberhasilan membangun dunia yang damai dan sejahtera.” Ibrahim Rasyid Ridho Rusydi : “Jelajahi kehidupanmu dengan sungguh-sungguh. Jejak hidupmu berupa gagasan besar bagi kemanusiaan yang lebih bermartabat, lebih adil, lebih mashlahat akan selalu dikenang.”

Menuntut Ilmu adalah Jalan Menuju Surga

Standar

Segala puji hanya bagi Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Mulia. kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya. Kami berlindung kepada Allah Yang Maha Pengampun lagi Maha Bijaksana dari kejahatan diri-diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami.

Aku bersaksi bahwasanya tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah Yang Maha Agung lagi Maha Tinggi, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam adalah hamba dan Rasul-Nya.

Di antara nikmat yang Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Teliti berikan kepada kita adalah nikmat Islam, iman, rizki, harta, umur, waktu luang, dan kesehatan untuk beribadah kepada Allah Yang Maha Suci lagi Maha Perkasa dengan benar dan untuk menuntut ilmu syar’i. Banyak di antara manusia yang tidak menggunakan waktu sehat dan waktu luangnya dengan sebaik-baiknya. Ia tidak gunakan untuk belajar tentang Islam, tidak ia gunakan untuk menimba ilmu syar’i. Padahal dengan menghadiri majelis taklim yang mengajarkan Al Quran dan As-Sunnah menrut pemahaman para sahabat, akan bertambah ilmu, keimanan, dan ketaqwaan kepada Allah Yang Maha Cerdas lagi Maha Pemberi Karunia.

Cara untuk mendapatkan hidayah dan mensyukuri nikmat Allah Yang Maha Lembut dan Maha Kaya adakah dengan menuntut ilmu syar’i. Menuntut ilmu adalah jalan yang lurus untuk dapat membedakan antara yang haq dan yang bathil, tauhid dan syirik, sunnah dan bid’ah, yang ma’ruf dan yang munkar, dan antara yang bermanfaat dan yang membahayakan. Menuntut ilmu akan menambah hidayah serta membawa kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.

Ilmu syar’i adalah ilmu yang diturunkan oleh Allah Yang Maha Pencipta lagi Maha Pengasih kepada Rasul-Nya berupa keterangan dan penunjuk. Apabila ilmu itu menghasilkan hal ini kepada pemiliknya, maka inilah ilmu yang bermanfaat. Kapan saja ilmu itu bermanfaat dan menancap di dalam hati, maka sesungguhnya hati itu akan merasa khusyu’, takut, tunduk, mencintai dan mengagungkan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Penyayang. Jiwa akan merasa cukup dan puas dengan sedikit dari yang halal dari dunia dan merasa kenyang dengannya sehingga hal itu menjadikannya qana’ah dan zuhud di dunia.

Orang yang faqih adalah orang yang takut kepada Allah Yang Maha Penjaga lagi Maha Sabar meskipun ilmunya sedikit. Dan orang yang bodoh adalah orang yang berbuat durhaka kepada Allah Yang Maha Dermawan lagi Maha Kuat meskipun ilmunya banyak.

Seorang hamba sejati adalah seseorang yang beribadah kepada Allah Yang Maha Terpuji lagi Maha Hidup atas dasar ilmu dan telah jelas kebenaran baginya. Inilah jalan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam.  Ya Allah Yang Maha Penyantun lagi Maha Memelihara, ampunilah dosa-dosa kami dan dosa-dosa guru kami, berilah mereka balasan atas kebaikan yang telah diberikan kepada kami dengan sebaik-baik balasan. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengamalkan dan membela sunnah beliau hingga akhir jaman. Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam.

kindi model cilik

Standar

Bakat terpendam Maryam Aliyya Al Kindi dapat juga tergali. Walau kadang sudah payah berburu pose terbaiknya. Malah pernah Teteh begitu panggilan sayangnya gantian kepingin motret ibunya ha3 … Dia bilang : ‘Gantian dong Bu! Masa aku terus yang dipotret.’

Sekilas parade foto hasil men-jepret Teteh dalam berbagai kesempatan.

Senyum Teteh untuk semua pembaca ^_^ : semoga hari ini semua berada dalam kebahagiaan, aamiin …

Bergaya dulu ya setelah belajar matematika dan mengaji Al Quran. Alhamdulillah … Sekarang Teteh sedang menghafal surah Al Buruj dan Al Insyiqaq.

Tawa riang khas kanak-kanak yang menghibur hati. Giginya dan rambutnya terawat baik. Teteh senang menjaga kebersihan, karena Rasulullah mengajarkan demikian.

Teteh hobi menggambar. Kemanapun pergi peralatan gambar selalu dibawa.

Walau cape main outbond indoor, Teteh masih bisa tersenyum manis.

Berenang di segarnya air membuat tubuh Teteh bugar. Gayanya oke juga nih …

Nah … Ini gaya heboh Teteh di outbond outdoor. Keren banget deh!

Membaca adalah hobi utama Teteh. Koleksi bukunya lebih dari 500 ekslemplar. Waktu luangnya digunakan untuk menjelajah dari satu buku ke buku lain.

Pakaian tradisional dan tarian daerah cermin cinta budaya negeri sendiri. Teteh dengan kostum Betawi tampak cantik. Pentas seni di sekolah menjadikan Teteh lebih percaya diri dan mandiri.

Batik adalah karya indah bangsa Indonesia. Teteh senang memakai busana batik di berbagai kesempatan. Siapa lagi kalau bukan kita yang menjaganya ?

Yuk! Senyum … Teteh bermain di bola-bola warna-warni cerah.

Belajar di alam sangat menyenangkan. Teteh terlihat manis memakai jilbab putinnya.

Bergaya gagah juga bisa kok! Teteh menunjukkan gaya sesuai latar belakang.

Para Penghafal Al-Quran

Standar

Alhamdulillah … Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Pemurah telah melapangkan jalan bagi keluarga besar kami untuk memfasilitasi anak-anak menjadi penghafal Al-Quran. Hanya karena rahmat dan kasih sayang Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Tinggi hingga anak-anak sudah hafal puluhan surat dan beberapa juz.

Dengan senantiasa memohon limpahan karunia dan ampunan Allah Yang Maha Besar lagi Maha Bijaksana, kami terus berusaha untuk memberikan semangat kepada anak-anak. Subhanallah … Semoga pengalaman ini memberikan inspirasi bagi keluarga lain. Bagi orangtua yang lebih berpengalaman, ijinkan kami menimba ilmu dan hikmah. Semoga Allah Yang Maha Kaya lagi Maha Teliti mengabulkan doa-doa kami untuk kebaikan anak-anak : di dunia dan di akhirat, aamiin.

Dari kiri ke kanan : Haidar Hanif (Al Binaa Islamic Boarding School);  Ibrahim Rasyid (Fakultas Peternakan UNPAD); Iqbal Sya’bani (Ma’had Tahfizul Qur’an Isykarima); Adam Fauzi (Ibnu Abbas Tahfizh Quran IBS); Alifah (SMA Al Azhar); Annisa (Al Izzah International School); Balqis (Nur Hidayah Islamic School).

Adik-adik mereka semoga dapat menelusi jejak menjadi para penghafal Al Quran. Aamiin …

Mereka mengisi liburan dengan tadabur alam agar makin mencintai Allah Yang Maha Indah lagi Maha Suci dan kelak menjadi pemimpin bagi orang-orang bertakwa, aamiin …

Mengunjungi pedesaan agar hati makin terasah dan kelak bermanfaat bagi sesama, semoga Allah Yang Maha Cerdas lagi Maha Agung melapangkan jalan mereka, aamiin …