gadis cilik berhijab alangkah cantiknya

Standar

Suatu hari Kindi bertanya : ‘Bu … Kenapa harus pakai jilbab dan baju panjang sih kalau keluar rumah ?’ Aku bilang : ‘Ibu malu … Kalau aurat terlihat orang lain selain keluarga kita, Bapa, Kaka dan Mas’. “Oh … Ibu malu ya ? Aku juga malu kalau lagi mandi telanjang gak mau kelihatan orang lain’. He3 … Ya … menutup aurat itu memang naluri kita yang sebagai manusia yang memiliki rasa malu.

Lain waktu aku ajak Kindi membeli jilbab kecil dari bahan kaos yang nyaman. Kindi senang sekali … Dipilihnya warna merah muda, putih dan biru laut kesukaannya. Aku ajak juga Kindi memilih kaos tangan panjang dengan gambar lucu dan jaket untuk melapis kaos pendeknya. Kindi masih senang memakai celana berbahan jeans karena bisa di padu padan dengan kaos-kaosnya.

Aku tak memaksakan Kindi untuk terus menerus memakai jilbabnya. Karena proses itu jauh lebih penting. Harapannya adalah suatu saat ketika Kindi sudah baligh, dengan kesadarannya sendiri Kindi akan memakai jilbab dengan istiqamah. Oya … Ada kejadian lucu loh! Kindi kadang iseng-iseng memakai jilbab panjangku sebatas siku, jadinya hampir sepaha Kindi deh!

Ini sekedar foto parade saat Kindi memakai jilbabnya dalam berbagai kesempatan. Semoga menginspirasi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s