menuntut ilmu jalan menuju surga

Standar

Segala puji hanya bagi Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Mulia. kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya. Kami berlindung kepada Allah Yang Maha Pengampun lagi Maha Bijaksana dari kejahatan diri-diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami.

Aku bersaksi bahwasanya tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah Yang Maha Agung lagi Maha Tinggi, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam adalah hamba dan Rasul-Nya.

Di antara nikmat yang Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Teliti berikan kepada kita adalah nikmat Islam, iman, rizki, harta, umur, waktu luang, dan kesehatan untuk beribadah kepada Allah Yang Maha Suci lagi Maha Perkasa dengan benar dan untuk menuntut ilmu syar’i. Banyak di antara manusia yang tidak menggunakan waktu sehat dan waktu luangnya dengan sebaik-baiknya. Ia tidak gunakan untuk belajar tentang Islam, tidak ia gunakan untuk menimba ilmu syar’i. Padahal dengan menghadiri majelis taklim yang mengajarkan Al Quran dan As-Sunnah menrut pemahaman para sahabat, akan bertambah ilmu, keimanan, dan ketaqwaan kepada Allah Yang Maha Cerdas lagi Maha Pemberi Karunia.

Cara untuk mendapatkan hidayah dan mensyukuri nikmat Allah Yang Maha Lembut dan Maha Kaya adakah dengan menuntut ilmu syar’i. Menuntut ilmu adalah jalan yang lurus untuk dapat membedakan antara yang haq dan yang bathil, tauhid dan syirik, sunnah dan bid’ah, yang ma’ruf dan yang munkar, dan antara yang bermanfaat dan yang membahayakan. Menuntut ilmu akan menambah hidayah serta membawa kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.

Ilmu syar’i adalah ilmu yang diturunkan oleh Allah Yang Maha Pencipta lagi Maha Pengasih kepada Rasul-Nya berupa keterangan dan penunjuk. Apabila ilmu itu menghasilkan hal ini kepada pemiliknya, maka inilah ilmu yang bermanfaat. Kapan saja ilmu itu bermanfaat dan menancap di dalam hati, maka sesungguhnya hati itu akan merasa khusyu’, takut, tunduk, mencintai dan mengagungkan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Penyayang. Jiwa akan merasa cukup dan puas dengan sedikit dari yang halal dari dunia dan merasa kenyang dengannya sehingga hal itu menjadikannya qana’ah dan zuhud di dunia.

Orang yang faqih adalah orang yang takut kepada Allah Yang Maha Penjaga lagi Maha Sabar meskipun ilmunya sedikit. Dan orang yang bodoh adalah orang yang berbuat durhaka kepada Allah Yang Maha Dermawan lagi Maha Kuat meskipun ilmunya banyak.

Seorang hamba sejati adalah seseorang yang beribadah kepada Allah Yang Maha Terpuji lagi Maha Hidup atas dasar ilmu dan telah jelas kebenaran baginya. Inilah jalan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam.  Ya Allah Yang Maha Penyantun lagi Maha Memelihara, ampunilah dosa-dosa kami dan dosa-dosa guru kami, berilah mereka balasan atas kebaikan yang telah diberikan kepada kami dengan sebaik-baik balasan. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengamalkan dan membela sunnah beliau hingga akhir jaman. Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam.

Masjid adalah pusat peradaban Islam tempat utama kaum muslimin menuntut ilmu syar’i.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s