hening di kraton dan bening di masjid agung solo

Standar

Liburan kali ini aku sempatkan mengajak anak-anak mengunjungi Keraton dan Masjid Agung Solo. Suasana masa lampau terasa merasuk jiwa. Deretan tiang dan pintu tinggi menambah magis dan eksotik.

Kaka, Ibrahim Rasyid Ridho Rusydi dan Mas, Muhammad Hafizh Haidar Hanif menapak jejak sejarah di Keraton kota tempat kelahiran ayah mereka. Suasana hening terasa makin syahdu diiringi sepoi angin dan gemulai dedaunan. Aku duduk di bangku kayu memandang halaman yang ditumbuhi rerumputan.

 

 

Di Masjid Agung Solo, aku mengajak Teteh, Maryam Aliyya Al Kindi untuk melaksanakan shalat. Kaka dan Mas di dalam ruang utama, sedangkan Teteh di serambi. Kakek buyut mereka Eyang Tafsir Anom V adalah penghulu Masjid Agung. Semoga saja anak-anak menjadi para pencinta masjid, memakmurkannya dan mensyiarkan agama Islam dengan keteladanan dan akhlak mulia seperti para pendahulunya, aamiin …

masjidsolo3

masjidsolo

Dua jagoanku ini senantiasa disuntikkan motivasi agar tetap menjaga shalat berjamaah di masjid, pun sedang melakukan safar / perjalanan. Bening hati mereka bila senantiasa tunduk patuh kepada Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Tinggi.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s