Monthly Archives: Februari 2016

Al Kindi Ilmuwan Muslim

Standar

Al Kindi lahir dan besar di Kufah (Syria) sekitar tahun 800 Masehi atau awal abad ke-9. Beliau lahir dari sebuah keluarga kaya dan terhormat yang banyak memiliki kesempatan untuk mempelajari kebudayaan dan pengetahuan seluas-luasnya. Al Kindi adalah seorang filsuf (ahli pikir), ahli matematika, ahli fisika, ahli astronomi, ahli kedokteran, ahli geografi, dan bahkan seorang ahli musik.Gubernur Kufah di masa Khalifah al-Mahdi (775 – 785 M) dan Harun al-Rasyid (786 – 809 M) adalah ayah Al Kindi. Di negara-negara Barat beliau lebih dikenal dengan nama Al Kindus.

Sumbangan beliau sangat besar di semua bidang tersebut. Hasil kerja beliau menjadikannya seorang filsuf terkemuka dari Arab. Al Kindi menuntut ilmu di kota Basra yang merupakan pusat ilmu pengetahuan dan pendidikan.

Sumber : Ilmuwan Muslim Al kindi Tim Pustaka, 2003

Beliau menunjukkan kepandaian dan minat yang besar akan ilmu pengetahuan. Tak puas di kota Basra, setelah menyelaikan pendidikannya beliau pindah ke kota Bagdad untuk memenuhi undangan Khalifah Al Makmun yang sedang mendirikan rumah kebijaksanaan (House of Wisdom).  Rumah kebijaksanaan adalah sebuat pusat pendidikan untuk memajukan dan mengembangkan ilmu pengetahuan.

Di tempat inilah filsafat Yunani dan hasil kerja ilmiah para ilmuwan diterjemahkan. Al Kindi dan Al Khawarizmi bekerja di House of Wisdom. Selain itu Khalifah juga membangun perpustakaan pertama dan terbesar di Iskandariah Mesir. Perpustakaan berisi naskah-naskah ilmu pengetahuan dan naskah-naskah penting dari Byzantium Turki. Al Makmun juga membangun sebuah observatorium di mana ahli-ahli astronomi muslim mengembangkan ilmu pengetahuan yang telah mereka dapat dari ilmuwan-ilmuwan sebelumnya.

Karya-karya Al Kindi diantaranya adalah :

1. Suatu Pengantar Ilmu Hitung; 2. Jumlah Relatif; 3. Mengukur Perbandingan-perbandingan dan Masa; 4. Perhitungan Teori Archimedes; 5. Susunan Bentuk Garis-garis Tengah; 6. Revisi Buku Euclides; 7. Besarnya Jarak antara Tujuh Iklim;

Selanjutnya 8. Perhitungan Jarak antara Pusat Bulan dan Bumi; 9. Menghitung Jarak antara Seorang Pengamat dan Puncak Gunung serta Menghitung Ketinggian Gunung; 10. Susunan Sebuah Instrumen untuk Menentukan Besarnya Objek-objek yang Diamati; 11. Batuk Darah dari Saluran Pernafasan; 12. Obat Penawar Racun; 13. Penyakit Lepra dan Pengobatannya; 14. Rabies; 15.Sebab Munculnya Igauan dalam Penyakit-penyakit Akut; 16. Kitab Kimia Parfum dan Distilasi;

Buku-buku Al Kindi tersebut banyak memberikan pengaruh dan inspirasi bagi para ilmuwan Barat. Karya-karya tersebut hanyalah sebagian kecil dari sekian banyak (sekitar 265) karya ilmiah Al Kindi.

Al Kindi pun membangun perpustakaan pribadi karena kecintaannya kepada ilmu pengetahuan. Namun dalam perjalanannya perpustakaan Al Kindi pernah disita oleh Khalifah Al Mutawakkil dan diberikan kepada Bani Musa tapi dikembalikan lagi kepada Al Kindi.

Al Kindi juga menaruh minat pada bidang musik. Beliau melakukan penelitian dan menghasilkan teori bahwa berbagai macam nada yang bergabung untuk menghasilkan harmoni memiliki kunci nada tertentu. Beliau juga membuktikan bahwa ketika sebuah suara dihasilkan maka akan menghasilkan gelombang bunyi di udara yang menggetarkan gendang telinga. Beliau pula yang menulis tentang pemberian tanda pada masing-masing kunci nada. 

Maryam Aliyya Al Kindi

Self Leadership

Standar

Self leadership adalah kemampuan memimpin diri sendiri. Kesuksesan seseorang tidak akan lengkap tanpa memiliki kompentensi yang satu ini. Ingatlah akan ungkapan terkenal ini : ‘Anda tidak akan berhasil memimpin orang lain, jika anda tidak mampu memimpin diri sendiri’. Siapa yang tak pernah mengalami stres ? Rasanya tak ada ya … Semua orang pasti mengalami stres.

Banyak pemimpin percaya bahwa stres itu indah. Stres sampai batas-batas tertentu akan mendorong kita untuk meningkatkan kinerja. Lebih dari itu mereka mengatakan bahwa seharusnya kita tidak boleh puas dengan kinerja yang telah diraih karena kepuasan akan memperlemah semangat untuk melakukan lebih baik lagi. Namun perlu di garis bawahi bahwa ada perbedaan yang sangat penting antara sukses dan bahagia. Keberhasilan dan kebahagiaan tidaklah sama.

Sesuatu yang biasa dalam hidup dan kehidupan ini. Persoalan stres adalah persoalan umum yang dihadapi setiap orang, terlebih di masa kini. Dalam buku Muhammad SAW The Super Leader Super Manager yang ditulis oleh Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec dituliskan salah satu manfaat self leadership. Manfaat penting itu adalah munculnya keberanian dalam arti luas yang berarti berani untuk memiliki mimpi yang besar dan berani untuk melangkah dan berani untuk menghadapi segala resiko yang akan menghadang.

Sesungguhnya akan lebih berharga dan memiliki nilai lebih bila kita melakukan sesuatu karena kita senang mengerjakannya. Rasakan kenikmatan dan kebahagian ketika melakukan sesuatu dengan rasa senang … Mengapa ? Karena sesungguhnya kitalah pemilik sekaligus pengelola tubuh, pikiran, dan emosinya. Jadilah pribadi yang kreatif dan proaktif bukan reaktif. Pribadi yang memiliki self leadership baik tentu akan mampu menjadi pemimpin yang baik bagi orang lain. Mulai dari diri sendiri!

Tentu kita ingin puas dan sukses serta bahagia dalam waktu bersamaan, bukan ? Ada tiga hukum dasar tentang bagaimana seseorang mau melakukan sesuatu :

1. Seseorang baru akan mengerjakan sesuatu ketika suka dan senang melakukannya;

2. Orang mungkin akan melakukan sesuatu karena terpaksa atau takut terhadap suatu ancaman;

3. Seseorang akan melakukan sesuatu karena sudah menjadi kewajibannya namun ia kehilangan semangat dalam melakukannya;

sumber literasi

Baca juga artikel menarik lainya di sini:

Leader Character

Standar

Masa kecil berperan penting dalam membentuk karakter pemimpin. Bercermin dari Nabi Muhammad SAW, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra : Rasulullah SAW seringkali berdoa ‘Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ketidakmampuan dan kemalasan, rasa takut, dan kepikunan usia tua, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah hidup dan mati, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur.’ (Shahih Al-Bukhari No. 2823).

Rasulullah SAW bersabda : ‘Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan ditanya tentang kepemimpinannya.’ Waspadalah dengan tindakan yang melemahkan dalam kepemimpinan, yaitu sikap memaafkan diri sendiri ketika melakukan kesalahan atau dosa. Jarang sekali kita menghukum diri sendiri saat terjadi kesalahan atau dosa yang jelas-jelas kita lakukan. Ayo! Ubahlah paradigma dan perilaku kita … Mampukan diri untuk bisa memimpin diri sendiri, agar kita menjadi pemimpin yang baik bagi oranglain. Berubah menjadi baik dari diri sendiri, sehingga oranglain akan meneladani kita untuk juga menjadi baik.

Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Kekayaan bukanlah dengan banyaknya harta, tetapi oleh kayanya jiwa.’ (Shahih Al-Bukhari Muslim No. 1051). Bila pemimpin mengamalkan hadits ini maka tak ada lagi korupsi. Tak akan dikejar-kejarnya kekayaan, apalagi dari sumber yang jelas-jelas haram. Bukankah memberi makan keluarga dari harta haram sama saja dengan memasukkan api neraka dalam tubuh mereka.

Fenomena kepemimpinan dan pemimpin di negara kita tercinta saat ini membuatku senantiasa memanjatkan doa di atas. Alih-alih mengambil teladan dari para pemimpin, malah kita disuguhi oleh perilaku pemimpin yang tidak terpuji. Beragam kasus korupsi, perbuatan asusila, penyimpangan amanah, dan kebijakan yang melanggar tuntunan agama malah dipertontonkan oleh para pemimpin. Rindu dengan sosok pemimpin yang amanah atas kepemimpinannya.

Mengapa memimpin diri sendiri sangat penting ? Sejatinya memimpin diri sendiri adalah kemampuan diri dalam mengendalikan hawa nafsu. Ingat perkataan seorang bijak, bahwa setiap musuh yang anda perlakukan sopan akan menjadi kawan, kecuali nafsu. Semakin lunak anda terhadap nafsu, maka ia akan menjadi semakin melawan.’ Pilihlah … ! Anda memimpin nafsu atau nafsu mengendalikan anda … !

Baca juga artikel menarik lainnya di sini:

Indahnya Indonesia, 50 Foto Keren Destinasi Wisata Yang Patut Dikunjungi

Standar

Sebagai perempuan, kata cinta dan mencintai sangatlah nyaman terdengar dan menyentuh hati sanubari. Cinta dan mencintai bagian dari nurani keperempuanku. Mencintai ketiga anakku adalah amanah mulia dari Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Pemberi Karunia. Mencintai suami adalah bukti rasa hormat kepada pilihan pendamping hidup dari Allah Yang Maha Baik lagi Maha Bijaksana.

Mencintai orangtua adalah  bakti tiada berujung perintah dari Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sebagai bagian dari semangat Aksi untuk Indonesia, maka  mencintai Indonesia adalah ungkapan rasa syukur atas anugerah sebuah negeri indah dari Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Perkasa. Mencintai Indonesia itu sederhana.

Ya … Benar! Dua cara sederhana yang aku coba lakukan sebagai tanda cintaku kepada tanah airku Indonesia … Negeri elok amatku cinta … Tanah tumpah darahku yang mulia … Pertama Menjelajah Alam Negeri Sendiri Aku dan keluarga lebih memilih wisata dalam negeri sebagai tanda syukur atas karunia keindahan dan kekayaan alam Indonesia. Gunung, lembah, sungai, pantai, laut, pulau, kota dan desa di Indonesia sungguh kaya ragam bentang alam dan budaya unik yang menarik.

Alhamdulillah beberapa destinasi yang pernah kami kunjungi adalah danau Toba di Sumatra Utara, sungai Batanghari di Jambi, gunung Merapi di Jawa Tengah, pulau Sempu di Jawa Timur, pantai Kuta di Bali, pulau Gili Trawangan di Lombok, sungai Mahakam di Samarinda, gunung Bromo di Jawa Timur, pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur, pantai Losari di Sulawesi Selatan, laut Bunaken di Sulawesi Utara, pulau Karimunjawa di Jawa Tengah, gunung Kerinci di Lombok.

Tak ketinggalan mengunjungi juga Kaliurang di Yogyakarta, Sarangan di Magetan, Baturaden di Purwokerto, Linggarjati di Kuningan, Brastagi di Medan, Tawangmangu di Karanganyar, Ciater di Subang, Kebun Raya Bogor dan Cibodas.

Inilah parade 50 foto sebagai tandamata betapa eloknya zamrud katulistiwa.

 

Kilometer 0 di Pulau Weh Aceh.
Tiara Bunga Balige Danau Toba Sumatera Utara.
Huta Ginjang Tapanuli Utara Sumatera Utara.
Air terjun Bah Biak Pematang Siantar Sumatera Utara.
Kebun Teh Sidamanik Sumatera Utara.
Sungai Musi Palembang Sumatera Selatan.
Dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah.
Mandalika Lombok Nusa Tenggara Barat.
Pulau Kamaro Palembang Sumatera Selatan.
Pantai Kelayang Pulau Belitung.
Mercusuar dan Titik Nol Anyer Banten..
Hutan Mangrove Pantai Jakarta.
Lembah Harau Sumatera Barat.
Pantai Legian Bali.
Pantai Ancol Jakarta.
Kebun Raya Bogor Jawa Barat.
Payakumbuh Padang Sumatera Barat.
Gunung Salak Jawa Barat.
Sawah di Majalengka kaki Gunung Ciremai Jawa Barat.
Pantai Kejawanan Cirebon Jawa Barat.
Desa Jalaksana di kaki Gunung Ciremai Jawa Barat.
Kebun Teh Gunung Mas Puncak Bogor Jawa Barat.
Cipanas Puncak Cianjur Jawa Barat.
Kebun Raya Cibodas Jawa Barat.
Taman Bunga Nusantara Puncak Jawa Barat.
Ciwidey Bandung Jawa Barat.
Situ Patenggang Jawa Barat.
Kawah Putih Ciwidey Jawa Barat.
Kebun teh Ciater Jawa Barat.
Situ Cangkuang Garut Jawa Barat.
Jatihandap Bandung Jawa Barat.
Bukit Bintang dan sesar Lembang Bandung Jawa Barat.
Taman Hutan Rakyat Dago Bandung Jawa Barat.
Waduk Jatiluhur Subang Jawa Barat.
Pelabuhan Ratu Sukabumi Jawa Barat.
Pantai Baron Gunung Kidul Yogyakarta.
Pantai Kukup Gunung Kidul Yogyakarta.
Pantai Indrayanti Gunung Kidul Yogyakarta.
Gunung Merapi Yogyakarta.
Selo Boyolali Jawa Tengah.
Bukit Sekipan Tawangmangu Jawa Tengah.
Gunung Lawu Jawa Tengah.
Candi Borobudur Magelang Jawa Tengah.
Eling Bening Ungaran Jawa Tengah.
Rawa Pening Ungaran Jawa Tengah.
Umbul Ponggok Klaten Jawa Tengah.
Telaga Sarangan Jawa Tengah.
Kali Oya Gunung Kidul Yogyakarta.
Kota Malang Jawa Timur.
Gunung Bromo Jawa Timur.
Pulau Komodo Nusa Tenggara Timur.
Pantai Pink Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur.
Danau Batur Bali.
Sungai Kapuas Kalimantan Tengah.
Danau Sentani Jayapura Papua.

Jadilah Sahabat Sejati Anak

Standar

Tahukah wahai para orangtua ? Mengasuh anak adalah sebuah kesempatan yang berharga dan menyenangkan, dimana kita bisa tumbuh bersama anak-anak kita. Hubungan baik antara kita dengan anak akan terus memotivasi kita agar terus mendorong dan membimbing anak kita menghadapi masa depannya. Dengan membangun komunikasi yang terbuka, kita telah membuat anak kita merasa dia memiliki teman berbagi pikiran dan menanyakan berbagai persoalan yang sulit. Ini penting! Karena kita ingin anak kita tidak lari kepada narkoba, pergaulan bebas, atau perilaku negatif lain akibat dia tidak merasa memiliki orangtua yang menjadi sahabat sejatinya.

Orangtua sebagai guru, tentu patut memahami proses menjadi cerdas bagi anak-anaknya. Proses itu bernama belajar. Belajar harus memperhatikan kecerdasan yang secara unik dimiliki oleh masing-masing anak. Cara belajar yang tepat menjadikan kecerdasan melejit lebih cepat. Cara belajar yang kurang/tidak tepat justru akan mematikan kecerdasan. Contoh : Balita (0-6 tahun) cara belajar dengan cinta dan kasih sayang; Anak SD (7-13 tahun) berikanlah tanggung jawab; Remaja SMP/SMA (14-19 tahun) kepercayaan adalah hal utama. Balita dan anak sangat membutuhkan suasana belajar yang menyenangkan.

Belajar harus dengan hari gembira. Maka, orangtua (sebagai guru pertama dan utama bagi anak) harus juga menyenangkan. Bukan menjadi ‘monster’ atau ‘hantu’ yang menakutkan bahkan menakuti-nakuti anak. Contoh : “Belajar dong! Nanti bodoh mau jadi apa?”. Atau “Awas nanti Bu guru marah tuh! Kamu kerjakan PR-nya”. Coba kita ganti dengan kalimat positif yang menyenangkan : “De mau jadi anak pintar kan? Bu guru juga Ibu senang loh kalau Ade mau mengerjakan PR” (ingat! sambil senyum yah …). Atau “Yuk! Ibu temani belajar buat besok ulangan. Kaka kan anak shalih …” (sambil luangkan waktu, tidak menyetel TV atau membuat kegaduhan lain).

Bermain bersama anak untuk menjalin kedekatan secara fisik dan psikis.

Menikah Itu Sunnah Rasulullah SAW

Standar

Menikahlah wahai lelaki dan perempuan bila kalian sudah menginginkannya. Janganlah mengumbar nafsu dengan berpacaran terlebih dengan pergaulan bebas dan perilaku seks menyimpang (seperti lesbian dan gay).

Bila belum mampu … Maka jagalah pandanganmu dan jagalah kemaluanmu. Tahanlah nafsumu dengan berpuasa dan perbanyak ibadah serta kegiatan positif. Janganlah mengikuti bujuk rayu setan dengan melakukan hal yang dilarang oleh Allah Yang Maha Melihat lagi Maha Mengetahui.

Pesan di atas semoga dapat mengingatkan kita semua para orangtua yang memiliki anak yang telah akilbaliq. Pemahaman tentang fungsi reproduksi dan tuntunan pergaulan yang dicontohkan Rasulullah SAW sejatinya mereka dapatkan dari orangtua. Kitalah guru pertama dan utama bagi mereka. Kita pun harus menjadi teladan bagi mereka. Bahwa tak ada istilah atas nama cinta maka boleh melakukan hal terlarang sesuka hati. Ingatkan anak-anak bahwa Allah Maha Adil lagi Maha Bijaksana. Telah diberikan jalan yang lurus lagi baik yaitu pernikahan.

Pesan ini pun terutama untuk mengingatkan diriku sendiri. Kini anak sulungku sudah kuliah di semester 4 dan anak kedua sudah kelas 10. Mereka butuh pesan moral yang benar dari orangtua agar tak terbawa arus deras di luar sana yang mungkin saja tak benar. Semoga Allah Yang Maha Baik lagi Maha Pengampun senantiasa menuntunku dan melimpahkan petunjuk-Nya, aamiin …

 

 

super bapak … peran para bapak sangat penting bagi tumbuh kembang anak

Standar

Siapa tak kenal Nabi Ibrahim AS ? Juga Nabi Muhammad SAW … Begitupun Lukman al Hakim yang kisahnya begitu dahsyat di dalam kitab suci Al Quran. Kisah seorang bapak bersama anak-anaknya. Mengapa dahsyat ?

Kita terbiasa dan sangat umum bila mendengar kisah anak dengan ibunya. Betul ? Semenjak dikandung, dilahirkan, disusui dan dirawat seringkali ibu yang menjadi tokoh. Lalu … Para bapak ada dimana ya ?

Super bapak bersamaku … anak-anak : kaka, mas dan teteh bersyukur memiliki bapak yang baik.

Islam mengajarkan bahwa tumbuh kembang seorang anak adalah tanggung jawab ibu dan bapak. Tak ada alasan berkelit karena sibuk luar biasa -alias biasa di luar … he3 … hingga bapak tak terlibat dalam proses pengasuhan anak. Tengoklah kisah Nabi Ismail AS dengan bapaknya dalam dialog-dialog indah. Nilai-nilai tauhid menjadi percakapan mereka berdua. Keimanan kepada Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Kuasa adalah landasan hubungan kasih sayang antara bapak dan anak.

Begitupun belasan ayat menceritakan Lukman yang memberi nasihat penuh makna kepada anaknya. ‘La tusrik billah …’ : ‘Jangan ada sekutu bagi Allah’. Ini nasihat tauhid. Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Pemurah dikenalkan kepada anaknya. Tuntutan hidup dengan hanya mengharap ridho Allah Yang Maha Adil lagi Maha Bijaksana diberikan oleh Lukman kepada anaknya.

Bila dua orang mulia di atas dikisahkan memberi nasihat kepada anak laki-laki … Mari kita tengok sejarah Nabi Muhammad SAW. Beliau begitu menyayangi putrinya Fatimah RA yang merupakan putri terakhir dan yang hidup bersama hingga akhir hayat Rasulullah SAW. Bukan hanya perkataan, namun akhlak mulia Nabi menjadi rujukan utama. Bagaimana beliau menjadi super bapak bagi anak perempuannya. Kasih sayang beliau kepada Fatimah RA dikisahkan dengan penuh keharuan mendalam.

Mengikuti jejak Rasulullah SAW menjadi super bapak.

Rasulullah SAW akan mendudukan putrinya di samping kanan atau kiri. Di mana sebelumnya ketika Fatimah RA datang, pastilah Nabi Muhammad SAW akan berdiri menyambutnya dengan hangat, penuh senyuman. Beliau menjenguk putrinya dan menanyakan kabarnya pun ketika sudah menikah. Masya Allah …

Ketika Rasulullah SAW diberi kabar oleh malaikat Jibril AS akan tiba waktunya meninggalkan dunia fana ini. Fatimah RA satu-satunya orang dekat yang diberi kabar. Putri yang sangat menyayangi bapaknya -pengganti ibunya : begitu julukan para sahabat, karena memang Fatimah RA adalah pelipur lara Rasulullah SAW atas meninggalnya istri tercinta Khadijah RA. Fatimah RA menangis namun tak lama setelah dibisiki kedua kalinya dia tersenyum. Ya … Kisah ini diceritakan Aisyah RA. Ternyata yang membuat Fatimah RA tersenyum adalah kabar bahwa dialah yang pertama kali akan menyusul kematian Rasulullah SAW.

 

Tumbuh kembang anak adalah tanggung jawab ibu dan bapak. Yuk! Menjadi super bapak.

Kini … Di masa ketika kesibukan kerja dan halangan dari perangkat canggih bernama smartphone -he3 … yang menjauhkan yang dekat’ berjuta anak kehilangan sosok bapak dalam kehidupannya. Bercerminlah … Bila belum menjadi bapak yang baik bagi  anak-anak jangan takut untuk memulai. Tak ada kata terlambat. Yuk! Menjadi super bapak bagi anak-anak kita, Semoga Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang memberikan jalan bagi kita … Aamiin …

Rachmad Aziz Mucharom … Semoga menjadi super bapak sebagaimana Nabi Muhammad SAW memberikan teladannya kepada kita, aamiin …

 

 

International Hijab Day

Standar

Alhamdulillah …

Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Mulia memberikan hiyadah dan hikmah kepadaku untuk menjalankan salah satu perintah-Nya : sebagai seorang muslimah, aku berhijab.

Bila bukan karena Rahmat dan Karunia-Nya tentu tak akan tergerak hati dan raga ini untuk menunaikan sunnah Rasulullah Muhammad. Beliau mengajarkan bagaimana seorang perempuan menjadi mulia dihadapan Rabb-Nya. Bagaimana hidup perempuan menjadi terhormat dengan menjaga auratnya. Tentu saja akhlakulkarimah tak bisa diabaikan. Berhijab dan berakhlak mulia itulah perempuan mulia.

Sekedar berbagi kebersamaanku dengan keluarga dan teman-teman … Barakallah.

Aku, Teteh, dan Mamahku.
Aku dan ketiga adik perempuanku.
Mamah tercinta.
Mamahku dan empat anak perempuannya.
Teteh dan para sepupu.

Aku bersama mbakyu dan adinda ipar.

Keponakan.
Teteh dan para sepupu.