Self Leadership Sangat Penting

Standar

Masa kecil berperan penting dalam membentuk karakter pemimpin. Bercermin dari Nabi Muhammad SAW, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra : Rasulullah SAW seringkali berdoa ‘Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ketidakmampuan dan kemalasan, rasa takut, dan kepikunan usia tua, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah hidup dan mati, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur.’ (Shahih Al-Bukhari No. 2823).

Rasulullah SAW bersabda : ‘Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan ditanya tentang kepemimpinannya.’ Waspadalah dengan tindakan yang melemahkan dalam kepemimpinan, yaitu sikap memaafkan diri sendiri ketika melakukan kesalahan atau dosa. Jarang sekali kita menghukum diri sendiri saat terjadi kesalahan atau dosa yang jelas-jelas kita lakukan. Ayo! Ubahlah paradigma dan perilaku kita … Mampukan diri untuk bisa memimpin diri sendiri, agar kita menjadi pemimpin yang baik bagi oranglain. Berubah menjadi baik dari diri sendiri, sehingga oranglain akan meneladani kita untuk juga menjadi baik.

Fenomena kepemimpinan dan pemimpin di negara kita tercinta saat ini membuatku senantiasa memanjatkan doa di atas. Alih-alih mengambil teladan dari para pemimpin, malah kita disuguhi oleh perilaku pemimpin yang tidak terpuji. Beragam kasus korupsi, perbuatan asusila, penyimpangan amanah, dan kebijakan yang melanggar tuntunan agama malah dipertontonkan oleh para pemimpin. Rindu dengan sosok pemimpin yang amanah atas kepemimpinannya.

Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Kekayaan bukanlah dengan banyaknya harta, tetapi oleh kayanya jiwa.’ (Shahih Al-Bukhari Muslim No. 1051). Bila pemimpin mengamalkan hadits ini maka tak ada lagi korupsi. Tak akan dikejar-kejarnya kekayaan, apalagi dari sumber yang jelas-jelas haram. Bukankah memberi makan keluarga dari harta haram sama saja dengan memasukkan api neraka dalam tubuh mereka.

Mengapa memimpin diri sendiri sangat penting ? Sejatinya memimpin diri sendiri adalah kemampuan diri dalam mengendalikan hawa nafsu. Ingat perkataan seorang bijak, bahwa setiap musuh yang anda perlakukan sopan akan menjadi kawan, kecuali nafsu. Semakin lunak anda terhadap nafsu, maka ia akan menjadi semakin melawan.’ Pilihlah … ! Anda memimpin nafsu atau nafsu mengendalikan anda … !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s