Monthly Archives: November 2020

Miris … Barang Branded Dibeli Dari Uang Korupsi

Standar

Bercermin dari terkuaknya korupsi para pejabat, baik anggota DPR-RI dan dewan perwakilan daerah, Gubernur, Bupati/Walikota, petinggi TNI dan Polri, juga pemegang amanah di lembaga negara lainnya, sungguh sudah tidak ada kata mundur atau takut lagi untuk bergerak bersama melawan korupsi. Jangan hanya ICW dan beberapa lembaga LSM saja yang meneriakkan dan juga berusaha menguak beragam praktik korupsi di negeri tercinta ini. 

Jangan takut melawan korupsi

Tak boleh hanya KPK dan jajarannya saja yang jungkir balik, bersusah payah, berpeluh bahkan siap diancam teror mengentaskan kasus korupsi. Penjara-penjara di seluruh tanah air akan kebanjiran para koruptor. Bila nilai kesederhanaan, kebersahajaan, keberkahan semakin tercerabut dari nurani kita sebagai manusia. 

Lalu hati putih titipan Illahi Rabbi itu diisi dengan nilai-nilai kemewahan, kesombongan dan keserakahan. Tilik saja pelajaran dari Angelina Sondakh, Dipta Anindita, Miranda Gultom, Nunun Nurbaeti, Hartati Murdaya, Wa Ode, dan Artalyta Suryani. Tak kekurangan materi dari mereka. Hidupnya telah cukup secara kasat mata bergelimang harta. Semisal Miranda Gultom gajinya berkisar 100 juta rupiah. 

Begitupun Angelina Sondakh tentu mendapat gaji beserta segala tunjangan dan fasilitas tak kurang dari 50 juta rupiah. Kelimpahan, kemakmuran, keberadaan dan kemapanan ternyata tak menjadikan mereka bersyukur. Malah bagai meminum air laut saja! Tak puas … Tak merasa cukup. Itulah penyakit utama mengapa korupsi terus marak dan terasa nikmat dijalankan karena kesenangan semu itu yang dikejar tiada henti. 

Peristiwa terbaru, seorang Menteri ditangkap KPK dan sudah ditetapkan menjadi tersangka. Barang bukti korupsi dari suap adalah barang-barang branded, bermerek. Tas, jam tangan, koper, dan sepeda dibeli dengan uang hasil korupsi … Miris! Harganya … Woooowww … Puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Aku, Dewi Laily Purnamasari, pendiri  grup di Facebook bernama Komunitas Ibu Ibu Anti Korupsi, mengajak tebarkan virus anti korupsi dalam keluarga. Komunitas yang telah beranggotakan 1050 orang ini terus bersemangat untuk mengajak ibu-ibu sebagai pelopor dan tiang utama gerakan anti korupsi. 

1. Hana Sugiarti menulis dalam wallgroup : ‘apa kabar ibu, masak apa hari ini ? kalau dikasih uang belanja mendadak besar, harus curiga!!’ 

2. Sedangkan Alice Dewanti (tinggal di Riyadh) menceritakan pengalamannya : ‘beberapa waktu yang lalu aku sangat butuh klip … tapi untuk keluar rumah segan .. karena di kota tempat tinggal aku ini perempuan jarang keluar rumah sendiri .. akhirnya aku bilang suami … tolong korupsikan klip ya. Astaghfirullah malamnya suami yang sayang istri gak lupa pesanan istrinya … 2 buah klip, tapi lama-lama aku gelisah juga … Akhirnya pas belanja akhir pekan aku beli klip satu pak … dan aku bilang ke suami .. ini klipnya balikin aja deh … kalau pake barang gak halal sekecil apapun takut doaku gak keterima’. 

3. Anggota grup lainnya Rina Wahyuningsih menulis komentar : ‘Prihatinnya lagi, skg prosentasi “ibu-ibu” yang korupsi juga makin tinggi. Teganya ya mereka kasih makan dan pakaian anak2nya dg “kotoran”. Nauzubillah’. 

4. Retno Arief berbagi cerita di wallgroup yang sangat inspiratif : ‘hari itu abi bercerita, mencontoh cerita khalifah umar bin abdul aziz. suatu hari ketika putranya datang menghadap ke istana, lalu khalifah umar bertanya, untuk urusan apa kamu datang nak ? sang putra menjawab, untuk urusan pribadi. seketika khalifah umar mematikan lampu ruangan. sang putra bertanya lagi, kenapa dimatikan ayahanda ?. karena lampu ini dibiayai oleh negara. tidak boleh menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.  Subhanallah. so … siapa pun (umi dan anak-anak) nggak boleh pake laptop abi ya. belajar disiplin membersihkan diri. sepakat bi’. 

Yuk! Kita bergandeng tangan dan terus bersemangat menebar virus anti korupsi dalam keluarga. Teteh, Maryam Aliyya Al Kindi … anank bungsuku telah belajar tentang kejujuran dalam hidup sebagai modal awal untuk memiliki sikap anti korupsi. 

Hidup bersahaja membuat bahagia : hindarilah sumber harta haram untuk keluarga

Semoga anak-anak kita juga terbebas dari kontaminasi harta yang berasal dari korupsi dalam makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, kendaraan, dan segala fasilitas hidupnya. Virus anti korupsi, tebarkanlah! Mulai dari keluarga. Amin … Ya Rabbal’alamin.

Barakallah Mamahku Diusia 70 Tahun, Awet Cantik Dan Sehat

Standar
Mamahku cantik dan sehat, Alhamdulillah.

Pada tahun 2020 ini mamahku tercinta memasuki usia 70 tahun. Semoga Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Pemberi Karunia senantiasa melimpahkan kasihsayang-Nya. 

Mamahku awet cantik loh! Apa rahasianya? Hhhmmm … Sebagai anak sulung, aku berjarak usia 20 tahun dengan mamah. Jadi sering sih ada yang bilang seperti kaka-adik saja he3 … Tulisan ini akan mengupas rahasia awet cantiknya mamahku. Semoga bermanfaat.

Aku dan mamah

Sejatinya kecantikan itu terpancar dari hati. Utamanya dari ketulusan, keikhlasan, kesabaran, dan kesetiaan. Cantik juga terpancar dari sifat mudah memaafkan, empati pada sesama, bakti kepada orangtua, dan semangat menjalani kehidupan.

Mamah dan keluarga kecilku

Kami berlima (4 anak perempuan dan 1 anak laki-laki), diberi contoh bagaimana mendidik anak dengan kasih sayang penuh doa-doa terbaik. Kami senantiasa ingat Mamah akan membaca Al Quran terutama surat Yasin jika kami sedang ujian. Tak lupa surat favorit itu mamah bacakan ketika kami akan menyelesaikan sesuatu urusan. 

Wisuda ITB tahun 1994

Ada pengalaman berkesan saat aku kuliah. Entah kenapa? Aku lupa memberi tahu jadwal ujian kepada mamah. Jadi mamah pun tak secara khusus mendoakanku untuk lancar dalam ujian. Hari pertama ujian aku merasa kesulitan. Otak kok ya mampet?! Menulis jawaban pun lama sekali. 

Tetiba aku teringat ajaran mamah, kalau mengalami kesulitan berdzikirlah sebisanya. Ingat hanya Allah Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri sendiri akan menolong. Maka ku ucapkan Ya Hayyu Ya Qayyum berulang-ulang. 

Selesai ujian aku ke wartel (nah … ketahuan kan jamannya masih nelpon di wartel he3 …). Setelah memberi salam, aku bilang : ‘Mah … Teteh hari ini ujian. Tapi agak sulit menjawab soalnya.’ Mamahku jawab: ‘Ya Allah … Teteh kok gak bilang kalau ada jadwal ujian ? Mamah tidak doain Teteh.’ Lalu aku langsung minta doa mamah untuk ujianku di hari-hari berikutnya. Subhanallah … Ujianku berikutnya lancar dan lulus semua.

Pengalaman itu aku jadikan pelajaran. Sekarang sebagai ibu, aku selalu mendoakan anak-anak secara khusus. Sambil menyebutkan nama mereka satu persatu. Doa khusus itu menurutku penting. Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyantun sangat suka bila hamba-Nya memohon. Janji-Nya pasti. Yakinlah bahwa seluruh doa akan dikabulkan dalam bentuk terbaik menurut ketetapan-Nya.

Foto kiri bawah mamah dan bapa: gambar atas acara sumpah dokter UMY tahun 2002
Mamah menghadiri acara ujian terbuka promosi doktor di UGM tahun 2019

Cantiknya mamah terpancar karena kesetiaannya kepada suaminya tercinta. Kini sudah 22 tahun sejak bapa wafat, mamah tetap setia sendiri dan mandiri, menuntaskan peran sebagai orangtua. Menikahkan 4 orang adik-adikku, menyemangati kami untuk terus belajar. 

Berbahagianya mamah, keempat anak perempuannya bisa meraih gelar S2 magister. Sedangkan satu-satunya anak laki-laki telah meraih gelar S3 doktor. 

Kata mamah mendidik anak perempuan harus sama baiknya dengan mendidik anak laki-laki. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW dari Anas, Beliau bersabda: “Barangsiapa mengasuh dua orang anak perempuan sampai dewasa maka kelak pada hari kiamat aku dan dia seperti dua jari ini.” Beliau merapatkan jari jemari. (HR. Muslim).

Satu teladan yang membuat mamah senantiasa cantik adalah baktinya kepada orangtua (nenek dan kakekku). Juga kepada ibu dari bapaku. Nenek pernah tinggal bersama kami setelah kakek meninggal dunia. Mamah melayani dengan tulus. Jadi ya secara otomatis kami tahu dan paham bagaimana harus berbakti kepada orangtua. Terutama orangtua yang sakit atau memerlukan bantuan. 

Masya Allah … Mamah juga sangat sayang kepada semua cucunya. Nah … Ini harus aku pelajari. Bagaimana menjadi mertua dan nenek yang baik. He3 … Rasanya tidak pernah ada konflik atau masalah besar di keluarga, karena mamah bijaksana dan tepa selira. Mamah memahami bahwa setiap anak itu unik. Punya karakter yang khas dan tak bisa disamakan. Mamah menerima dan menyayangi tanpa pamrih. 

Mamah dan bapa dipernikahanku tahun 1996. Berselang dua tahun kemudian bapa wafat

Mamah mengajarkan kami membangun rumah tangga sakinah , ma wahdah, wa rahmah. Saling menghormati dan memaafkan dengan pasangan adalah kunci harmonisnya rumah tangga. 

Saling menutupi kekurangan dan melengkapi akan menjadikan rumahtangga semakin kokoh. Orangtua memiliki amanah untuk menjadi guru pertama dan utama bagi anak-anaknya. Teladan akan lebih bermanfaat daripada sekedar kata-kata. Sungguh beruntung aku mendapat didikan dari mamah, sehingga saat menjadi ibu sudah memiliki bekal cara-cara mendidik anak dengan baik.

Lebaran tahun 2019 di Jakarta bersama mamah

Mamah juga seorang pembelajar yang penuh semangat. Kecerdasan melahirkan kecantikan. Ia meraih gelar magister ilmu hukum dan mendedikasikan diri sebagai dosen di Fakultas Hukum Unswagati Cirebon. Aktif sebagai pengacara dan anggota IIDI (Ikatan Istri Dokter Indonesia). Mamah memberi bukti bahwa berperan di masyarakat sebagai dosen dan pengacara adalah salah satu cara bersyukur atas ilmu yang dikaruniakan oleh Allah dan membantu sesama dengan keahlian yang dimiliki. Barakallah.

Silaturahim keluarga 3 generasi, mamah bersama kaka dan adiknya
Mamah dan para sepupu silaturahin keluarga besar 4 generasi
Mamah, aku dan Teteh

Oya … Kalau mau sehat dan cantik perbanyak silaturahim. Waaahhhh … Pesan ini selalu aku jaga. Bersilaturahim dilakukan mamah kepada kerabat, sanak saudara. Rumah kami juga sering didatangi famili baik dekat maupun jauh, karena mamah adalah tuan rumah yang ramah.  

Berlibur bersama mamah mengisi waktu senggang

Selama 50 tahun usiaku dan sepanjang ingatanku tentang mamah. Tak akan cukup ditulis beribu lembar kertas. Cintanya setinggi langit. Kasihnya seluas jagat raya. Doanya sebanyak bulir pasir pantai. Maafnya sepenuh air di samudra. Darah dan air susu yang tercurah untukku tak akan pernah mampu ku balas. 

Hanya Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang akan menghadiahkan surga-Nya terindah untuk mamah. Semoga kelak kami sekeluarga juga berkumpul di jannah bersama Rasulullah SAW dan orang-orang shalih. Berjumpa Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa. Aamiin.

Koleksi Buku Langka, Warisan dari Bapa

Standar

Sejak SD aku sudah rajin ke perpustakaan sekolah. Sewaktu SMP dan SMA, aku melebarkan sayap dengan menjadi anggota perpustakaan daerah. Waaaah … Senangnya bisa membaca beragam buku tanpa harus membeli. Maklum kan uang saku terbatas. Bapa juga menyarankan agar aku lebih sering ke perpustakaan terutama saat liburan sekolah.

Berguru kepada buku. Para penulis buku sejatinya mereka juga guru. Sewaktu sekolah dulu hingga kuliah pascasarjana, aku belajar dari para guru Namun … Banyak juga yang tak diajarkan guru di sekolah dan kampus, justru aku dapatkan dari buku.

Aku punya koleksi buku serial Lima Sekawan lengkap, penulisnya Enid Blyton. Buku Trio Detektif dan komik Tintin favoritku. Aku juga membaca buku tentang para tokoh dunia.  Paling seru kalau membaca buku tentang penjelajahan, wisata, dan tempat-tempat keren di dunia.

Pojok baca dan koleksi buku di rumahku

Setelah lulus kuliah dan bekerja, aku mulai membeli buku yang aku suka. Koleksinya bervariasi ada ensiklopedi, agama, politik, sosial, budaya, ekonomi, juga novel he3 … Tentu koleksi buku arsitektur dan manajemen banyak aku miliki, karena kuliah S1 di Arsitektur ITB tahun 1989 – 1994. Melanjutkan S2 Magister Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Pemasaran.

Setelah berkeluarga dan punya anak, aku senang membelikan anak-anak buku. Juga mengajak mereka ke Perpustakaan Nasional saat liburan.

Buku biografi para tokoh
Tafsir Al Azhar karya Buya Hamka, tertanda dibeli bapa tahun 1985

Koleksi Tafsir Al Azhar karya Buya Hamka warisan dari Bapa. Tertanda bapa membelinya pada tahun 1985.  Satu buku langka yang ada di rak adalah buku berjudul Dibawah Bendera Revolusi. Sampul biru dongker dengan tulisan berwarna keemasan. Kertasnya sudah usang menguning. Buku cetakan ketiga ini diterbitkan tahun 1964. Sudah lebih dari 50 tahun ya umur bukunya. Adakah teman pembaca yang punya koleksi buku ini juga ?

Dibawah Bendera Revolusi adalah koleksi langka, warisan dari bapa

Biasanya bapa akan mengajak aku berdiskusi tentang buku-buku yang sudah dibaca. Nah … Hal ini juga aku coba jalankan dengan anak-anak. Bila mereka selesai membaca sebuah buku akan aku ajak ngobrol tentang isi bukunya.

Koleksi buku agama dan sosial

Buku dengan judul Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah, juga hadiah dari bapa. Isinya keren. Michael Hart menempatkan Nabi Muhammad SAW diurutan pertama. Allahu Akbar.

Salah satu buku favorit yang sering aku baca ulang berjudul The Great Story of Muhammad. Ditulis oleh Ahmad Hatta. Buku setebal lebih dari 600 halaman ini berisi kisah syarat hikmah. Referensi lengkap hidup Rasulullah SAW dari sebelum kelahiran hingga detik-detik terakhir sebelum wafat.

Teteh sejak batita sudah senang membaca buku

Koleksi buku anak-anakku diantaranya Franklin, Stowberry Shortcake, Keluarga Super Irit, KKPK komik dan novel, serial novel Narnia, juga mulai mengoleksi novel Tere Liye. Ada juga novel Laskar Pelangi dan 3 seri lainnya dari Andrea Hirata. Oya buku favorit mereka salah satunya adalah Toto Chan.

Tiga kutu buku sedang asyik membaca

Menularkan kecintaan membaca buku tidaklah mudah. Aku berusaha memfasilitasi anak-anak dengan buku-buku berkualitas. Kegiatan membaca sangat bermanfaat loh! Jika anak-anak lain menonton televisi atau bermain game di gadget, anakku lebih suka membaca buku. Alhamdulillah.

Toko buku Gramedia Matraman yang nyaman

Jalan-jalan favorit selain di alam bebas, ya … di toko buku. Toko buku Gramedia di Matraman Jakarta sangat nyaman. Selain koleksi bukunya lengkap, ada cafenya juga. Beberapa buku malah bisa dibaca di sana. Asyik deh!  Kalau lapar dan haus tinggal pesan makanan dan minuman kesukaan.

Inilah sebagian koleksi buku anak-anak.

Novel yang cocok untuk anak
Totto Chan buku favorit dibaca berulang-ulang
Novel ini cocok untuk anak perempuan
Serial Anak karya Tere Liya yang keren banget
Membaca novel Narnia sebelum menonton filmnya

Allah SWT berfirman, “(Tuhan) Yang Maha Pemurah. Yang telah mengajarkan Al Quran. Dia menciptakan manusia. Mengajarnya pandai berbicara.” (Ar Rahman 55 : 1-4). “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia. Yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.” (Al Alaq 96 : 1-5).

Firman ini seharusnya memberikan motivasi kuat kepada orangtua agar memfasilitasi anak-anaknya cinta membaca. Al Quran adalah bacaan yang mulia. Bacakanlah setiap hari satu atau beberapa ayat Al Quran kepada anak-anak (bila mereka belum mampu membaca).

Memahami pengetahuan alam lewat novel Bumi, Bulan, Matahari dan Bintang

Bila anak-anak telah mampu membaca, alangkah indahnya bila membaca bersama lalu dibaca pula artinya. Bila telah mampu membaca tafsirnya, maka alangkah menyenangkannya bila anak-anak mampu menjelaskan makna dari Al Quran. Tentu, membaca buku ilmu pengetahuan lain adalah penting.

Yakinlah! membaca adalah membuka jendela dunia dan membuka pintu menuju surga-Nya, amin …

Asyik membaca buku favorit Architecture of Islamic World
Karya penulis Turki bernama Sibel Eraslan tentang Maryam, Khadijah, Asiyah dan Fatimah

Selamat hari guru tahun 2020.

Buku-buku yang menginspirasiku

Semua guru yang telah memberikan ilmunya kepadaku. Tak bisa kusebutkan satu persatu. Semoga Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Pemberi Karunia membalas segala kebaikan mereka dengan pahala terindah. Aamiin …

Menginap di Musafir Guest House, Berasa Kembali ke Rumah Eyang

Standar

Solo the spirit of Java.

Teteh, cucu dari Ibu Sirriyah menjadi model untuk MGH.

Begitulah tagline kota Solo yang tertulis dibrosur pariwisata yang ku temukan di lobby Musafir Guest House (MGH). Aku mencintai kota Solo karena berjodoh dengan suami orang Solo. Ibu mertua adalah cucu Kanjeng Raden Penghulu Tafsir Anom V. Seorang ulama bangsawan, abdi dalem keraton Surakarta. Beliau anak dari putri bungsu Penghulu Tafsir Anom V, bernama Marhamah.

Musafir Guest House Solo.

Eyang Marhamah menikah dengan Eyang Tjondro dan menempati rumah di jalan Dewi Sartika no. 8 Solo. Nah … Rumah Eyang inilah yang sekarang telah selesai di renovasi dan di revitalisasi menjadi sebuah penginapan syariah. Nama Musafir Guest House, diberikan oleh adik suamiku yang kini menjadi pemiliknya. Sedang pengelolaan guest house bekerjasama dengan mitra yang sudah piawai dibidang akomodasi berbasis syariah.

Ibu mertuaku, dr. Hj. Sirriyah, Sp.PD sebelum menikah tinggal di rumah ini. Lalu, setelah menikah membangun rumah di jalan yang sama. Hanya seling 3 rumah saja. Jadi waktu jaman cilik, suamiku ya sering bolak-balik ke rumah Eyang. Pastilah banyak kenangan indah terjadi di rumah kuno nan elegan ini.

Wellcome drink dari kendi tanah liat.

Tamu yang datang akan disambut di lobby MGH, dahulu adalah ruang tamu. Kendi di meja kayu jati yang disajikan sebagai welcome drink. Airnya terasa dingin dengan harum khas tanah liat. 

Lobby yang cozy.

Suasana nyaman dan homy begitu kental di MGH. Tamu yang menginap bisa menggunakan ruang makan dan pantry dengan leluasa. Pengelola tidak menyediakan sarapan. Namun air panas dan dingin, kopi, teh serta gula tersedia setiap saat.

Pintu utama dari kayu jati berusia puluhan tahun.

Rumah eyang sebagai bangunan utama tetap dipertahankan keasliannya. Kayu jati berusia puluhan tahun digunakan sebagai bahan bangunan utama. Jendela, pintu, dan tata ruang masih seperti semula. Hanya dialih fungsikan dan ditambah fasilitas seperti kamar mandi yang dilengkapi bathup dan wastafel. Ada 4 kamar dengan tipe besar dibangunan utama. Serta 15 kamar baru dibangun di belakang rumah eyang. 

Desain asli jendela masih dipertahankan.
Perpaduan kusen, jendela, dan pintu kayu jati dengan batu kali yang cantik. Semuanya masih asli hanya dicat ulang.
Interior ruangan minimalis dengan sentuhan detail yang manis.

Pengelola berusaha menjaga kebersihan MGH agar tamu merasa senang tinggal di sini. Salut loh! Semua kamar dan ruangan di MGH tidak boleh ada yang merokok. Jadi udara pun terjamin kesegarannya. Cocok sekali untuk keluarga yang membawa anak-anak karena mereka akan merasa seperti di rumah sendiri.

Front office yang nyaman. Dulu ini adalah ruang tamu keluarga.
Kamar dan seluruh ruangan bebas asap rokok.
Kamar yang luas bisa untuk kumpul keluarga. Teteh berkumpul bersama para sepupu. Dulunya ini kamar Eyang.
Spot unik untuk foto. Bersama
Ruang makan yang nyaman. Sarapan nasi liwet nikmat sekali.

Teteh Maryam Aliyya Al Kindi sangat senang menginap di MGH. Kali ini kami menginap hampir satu pekan. Kebetulan suami sedang ada tugas di Yogyakarta, Semarang, dan Boyolali. Jadi sekalian saja kami juga liburan di kota yang kulinernya sangat terkenal nikmatnya. Aku suka sarapan nasi liwet yang maknyuuussss. 

Nasi liwet di alun-alun selatan keraton Surakarta.
Dawet bu Wiji di pasar Gede segar sekali rasanya.

Dawet bu Wiji di pasar Gede adalah minuman favorit Teteh. Rasanya manis, dingin dan segar. Bakal ketagihan deh! Satu lagi makanan yang selalu disantap saat ke Solo. Serabi Notosuman yang legendaris. Manis gurih dari santan kental pastinya tak cukup menyantap satu. Apalagi dimakan saat sore hari sambil ngopi … Waaaahhhh sedap sekali.

Serabi Notosuman yang legendaris. Teteh rela menunggu serabi yang sedang dimasak.
Kue kekinian Pluffy. Cocok juga untuk oleh-oleh.

Bagi yang suka sayuran, ada kuliner pecel ndeso. Mboknya mangkal di depan toko roti Wonder. Lengkap loh! Nasi merah, sambel wijen, sambel klopo, bongko botok, dan arak. Makanan sehat ala masa lampau.

Pecel ndeso makanan sehat ala masa lampau.

Pade Abdul Nur Adnan, wartawan senior VOA yang tinggal di Oxon Hill Maryland Amerika Serikat adalah sepupu ibu mertua. Beliau pernah hadir dalam acara silaturahim keluarga besar Bani Penghulu Tafsir Anom V di rumah ini. Ternyata … Makanan yang bikin kangen adalah nasi liwet dan capuk rambak.

Capuk rambak yang bikin kangen solo ada di stadion Manahan.
Keraton Kasunanan Solo berada dekat dengan Musafir Guest House, bisa dijangkau dengan becak atau sepeda.
Teteh keliling keraton dengan menggunakan andong, seru loh!
Di alun-alun selatan ada kerbau bule. Teteh senang sekali bisa memberi makan hewan peliharaan keraton ini.

Selain makanan jadul, ada juga kue kekinian yang juga enak banget. Pluffy dengan berbagai rasa. Teteh suka rasa red velvet dan green tea. Silahkan jadikan oleh-oleh. Selain membeli oleh-oleh khas seperti karak, goreng usus dan belut, abon, bumbu pecel, serta makanan ringan lainnya. Oya … Jangan lupa membeli batik di pasar Klewer atau di PGS. Jika sempat, bisa juga membeli batik di kampung batik Laweyan dan Kauman.

Menginap di MGH berasa kembali ke rumah Eyang.
Tulisan ini dikumpulkan untuk menjadi buku Jejak Kenangan Keluarga Bani Tafsir Anom V.

Hikmah Haji, Bendera Merah Putih Berkibar Di Arafah

Standar

Ayat-ayat hikmah ibadah haji”(Beribadahlah) dengan ikhlas kepada Allah, tanpa mempersekutukan-Nya. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka seakan-akan dia jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh” (QS. Al Hajj 22 : 31).

Kenangan indah saat menyaksikan bendera merah putih berkibar sepanjang perjalanan dari Makkah – Mina – Arafah. Menjelang wukuf sebagai puncak ibadah haji.

Bendera merah putih, bendera tanah airku. Gagah dan jernih tampak warnamu. Berkibarlah di langit yang biru. Bendera merah putih, bendera bangsaku.

Bendera merah putih, pelambang brani dan suci. Siap selalu kami berbakti. Untuk bangsa dan ibu pertiwi. Bendera merah putih, trimalah salamku.

Perjalanan ibadah haji adalah perjalanan spriritual. Bukan karena kaya raya dan sehat walafiat saja, seseorang dapat menjalankan ibadah rukun Islam kelima ini. Sungguh hanya karena panggilan Allah Yang Maha Lembut lagi Maha Pemberi Karunia, hamba-Nya dapat menunaikan ibadah di tanah suci.

Alhamdulillah, aku dan suami diundang Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Pemurah pada tahun 2006/2007 untuk menjalankan ibadah haji. Berbagai hikmah yang menggetarkan hati aku dapatkan dalam rangkaian ibadah, mulai dari keberangkatan, berihram, berjalan kaki dari Makkah menuju Mina dan mabit semalam di sana. Keesokkan harinya dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Arafah untuk melaksanakan puncak ibadah haji, wukuf.

Aku berjalan dengan penuh semangat memenuhi panggilan dengan terus menyenandungkan talbiyah ” ‘Labbaikallahumma labbaik. Labbaika laa syarikalaka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulka laa syarika lak.”

Kloter 77 yang dipimpin Kyai Haji Abdullah Gymnastiar berjalan dengan kepatuhan dan ketundukan kepada Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Bijaksana. Sebagai tanda kloter, kami memakai ikat leher berwarna merah putih kotak-kotak kecil. Tak lupa bendera merah putih dibawa oleh para ketua kelompok.

Subhanallah … Pemandangan yang mengharukan. Bendera merah putih berkibar di sepanjang jalan Makkah – Mina – Arafah. Bendera merah putih mempersatukan kami jamaah haji yang berasal dari Indonesia.

Suamiku membawa bendera merah putih dengan riang gembira. Terlihat dari senyum bahagianya. Padahal kami berjalan kaki hampir selama 6 jam. Masya Allah … Sebagai tanda syukur kami telah dikaruniakan tanah air Indonesia oleh Allah Yang Maha Agung lagi Maha Besar. Tiada lupa doa kami panjatkan agar negeri kami tercinta senantiasa dalam lindungi dan diberkahi-Nya.

Selamat menunaikan ibadah haji tahun 2020 kepada saudara-saudaraku. Ditengah wabah pandemi Covid-19 berkah dan karunia Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Perkasa kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya.

Masya Allah … 1000 orang yang diberkahi bisa menunaikan ibadah haji tahun 1441 Hijriah bertepatan dengan tahun 2020.

Subhanallah di tengah wabah pandemi Covid-19 dimana hampir seluruh calon jamaah haji tertahan tidak dapat melaksanakan ibadah yang direncanakannya … Rencana Allah YangPengasih lagi Maha Penyayang pastilah mengandung hikmah.

Semoga Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang memberikan kesehatan, keselamatan, dan melimpahkan mabrur. Aamiin.

jejak tulisanku media massa

Standar

selamat hari pers nasional …

walau bukan jurnalis profesional tapi cinta suka fotografi dan aku suka menulis jadilah kami sepasang saling melengkapi alhamdulillah : tulisanku dimuat di majalah ummi, foto-foto liputan haji dan liputan wisata kota cirebon terbit di koran republika,

pengalaman parenting ku tayang di majalah noor plus jadi model covernya, opini bidang pendidikan, sosial, dan politik mengisi koran radar cirebon, desain busana muslimah menghiasi tabloid hikmah,

kisah inspiratifku ditulis di tabloid wanita indonesia dan tabloid nova, aku menjadi kontributor utama buletin blakasuta fahmina institute, foto traveling ada di majalah natgeo kids, tulisanku juga dimuat majalah potret yang terbit di aceh, menjadi narasumber diskusi online iidn tema bedah rumah, dan hasil penelitianku ada di jurnal palastren stain kudus dan universitas unswagati, …

aku ada blog keroyokan kompasiana dengan lebih dari 500 tulisan juga blog pribadi, … oya satu lagi aku pun menulis buku berjudul bukan kota wali barakallah

pasar barang antik di solo

Standar

alhamdulillah … kali ini mengajak teteh menjejak masa lalu di pasar triwindu solo; barang2 antik yang tak lagi digunakan anak2 gen z seperti lampu cempor, patromaks, setrika arang, radio, televisi tabung hitam putih, sepeda onthel, alat takar minyak tanah, mesin ketik manual, … beberapa barang aku pernah memakainya;

cung 👆 siapa yang dulu pernah pakai patromaks, lampu cempor atau barang2 jadul lainnya ?

sahabatku tetty bercerita : dulu kalau almarhum kakek sudah bersiap siap nyalain petromaks aku pasti langsung pasang posisi nongkrong di depan beliau; karna bagiku dulu menyalanya lampu petromaks itu seperti sulap…… kok bisa, kaos lampu yg kempes dan terbuat dari bahan yg seperti jala2 jadi genduuut dan menyala…. emejiiing….. 

petromaks hanya utk lampu ruang tengah, sementara di kamar2 rumah kakek pakai lampu teplok minyak tanah….. hmmmm… kamu yg pernah mengalami pasti tak pernah lupa bau khas nya yg nempel di baju dan semua kain2 di kamar. spirtus nya biru dingin kalo dicelup jari2 kita ya … ha3 bener kayak sulap apalagi aksi mompa nya itu kudu pas

jangan lupa…. nimba pake kerekan tali ban dulu sebelum mandi….. duh sengsaranya kalau kebelet… harus gandeng temen buat nolongin nimba aer

sahabatku yang lain vera punya pengalaman menarik, katanya : Aqyu..☝…ngalamin pake petromak..setrika arang..yg buaratt..lampu minyak..mesin tik..tok..tik..tok..😀😀..obor..masak pake kayu..tv hitam putih..klw mau nonton pada mandi dulu..nti..berjejer..di dpn tv..yg masih pake aki.

maya sahabatku yang keturunan keraton solo juga berkisah : Ngalamin masa2 pake petromax, lampu kentir, obor, tungku kayu. tungku kayu bakar plus perlengkapan dapur dari tembaga berat2; trus nasinya di aron baru ditanak setelah matang di gelar dinampah dikipas2 … mmmmmm haruuuummmm uap nasinya ajaib 

nasi diaron dulu lalu ditanakkan di panci tembaga dilapis daun pisang… wangiii… dg beras pulen nya….Semua masakan dimasak diatas tungku kayu bakar… yg susah bgt nyalainnya… yg ada muka ku iteeeemmm semua… tp hasil masakan tradisionalnya eunak2…

Sahabatku mia juga jadi kangen eyangnya nih ; Jadi kangeeen eyangku 😢 selalu dibawa kalau liburan ke kebumen,rumahnya yg guedee mungkin krn aku masih kecil, pagi2 selalu jajan bubur lemu yg uenaknya pake bangeud …ah indahnya masa kecil

Masjid Unik Di Tol Trans Jawa

Standar

Dalam sebuah perjalanan banyak pelajaran yang Teteh dapatkan Alhamdulillah.

Berkunjung ke masjid Mandiri Syariah (BSM) di km 166 tol cipali adalah salah satunya. Desainnya menarik dengan pilihan material yang unik. Sejenak shalat dhuha dan supir akap pun minta difoto dulu agar semangat lanjut menyusuri jalan … he3 …

Sebagian dari masjid-masjid tempat kami sekeluarga pernah bersujud. Ya Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Pemberi Karunia jadikan keluarga kami cinta masjid rindu masjid untuk beribadah kepada-Mu … Aamiin.

Dinding unik di masjid BSM.

Bismillah … Kajian tadi pagi pas banget makjleb ayatnya : ‘Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia ridhai. Dan Dia benar-benar mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. mereka (tetap) menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Tetapi barangsiapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik’. (QS. An Nur 24 : 55).

Pemandangan latar gunung Ungaran ada di km 429 dataran tinggi Semarang.

Masjid yang indah dengan kubah keren berada di rest area ini nyaman untuk shalat dzuhur. Alhamdulillah Teteh sambil meregangkan otot bonusnya menghirup udara segar (di Jakarta udara segar jadi barang langka loh!) Supir wefie dulu ya …

Bentuk atapnya unik. Latar pemandangannya indah. Masyaallah …

kisah hari pertama menjadi mamah

Standar

bersyukur … alhamdulillah

barakallah untuk mamahku tercinta, dalam bilangan tahun 1441 hijriyah 14 ramadhan, sudah 51 tahun lalu saat aku dilahirkan. itulah hari pertama manjadi mamah.

mamah dan bapa

cerita mamah saat mengandungku tetap menjalankan ibadah puasa. masyaallah … tadi waktu sahur aku telpon mamah. rindu sangat …

teringat di suatu hari bulan ramadhan, mamah membuatkan kue bolu hadiah buatku. saat berbuka puasa, bapaku cerita kalau aku dilahirkan di bulan ramadhan. kala itu bulan bulat penuh, cahaya purnama menembus gelapnya malam. menyinari beranda rumah sakit bersalin pamitran. bangunan bergaya kolonial yang indah. nah … mengapa namaku dewi laily purnamasari ?

ooohhh … rupanya malam bulan purnama jadi inspirasi namaku. kata bapa sebenarnya berharap aku lahir saat lailatul qadar 17 ramadhan. he3 … tapi aku lahir 3 hari lebih awal.

syukuran hari pernikahan mamah dan bapa

kisah hadiah dari bapa yang sangat berkesan.

di usiaku yang ke 12 belas, bapa memberiku sebuah alquran. sampulnya merah terang bertuliskan ‘tafsir quran karim’. penulisnya seorang profesor bernama mahmud yunus.

barusan aku baca ulang goresan tangan bapa di lembar kertas yang sudah mulai memudar warnanya : ‘hadiah ulang tahun ke 12 bagi dewi laily purnamasari (neng ai) tanggal 14 ramadhan 1402 dari bapa, dr. oom surachman‘.

tak terasa mataku memburam dan airmatapun luruh. masyaallah … al quran hadiah ini dulu selalu menemaniku mengaji. les membaca al quran dengan seoerang ustadzah jaman smp dan sma juga menggunakan al al quran ini. sampai aku kuliah masih setia aku baca. namun saat aku menikah dan mendapat hadiah al quran dari suami, aku beralih membaca al quran dengan yang baru. sebabnya kertas sudah mulai lapuk. maklum dari kertas buram dan berwarna kusam kekuningan.

ya al quran hadiah dari bapa memang sudah jarang aku baca karena kertasnya sudah rapuh (malah takut sobek). namun tetap aku simpan untuk sesekali aku baca dan kukirimkan hadiah doa-doa terbaik untuk mamah dan bapa. merekalah yang menjadi jalanku mengenal allah yang maha esa lagi maha suci, menyemangatiku mencintai alquran, juga memberi teladan menjalankan sunnah muhammad rasulullah.

al quran adalah penyembuh penyakit di dalam dada
al quran petunjuk kehidupan agar bahagia dunia dan akhirat

ya allah karuniakanlah rahmat kepadaku dengan al quran, dan jadikanlah al quran sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagi hamba ya allah, ingatkan hamba terhadap apa yang telah hamba lupakan dari al quran.

ajari hamba apa-apa yang belum ketahui dari al quran. anugerahilah hamba kemampuan untuk senantiasa membacanya sepanjang malam dan siang. jadikanlah al quran hujjah bagiku (yang dapat menyelamatkanku)

wahai tuhan seluruh alam ya allah benahilah (pengetahuan dan pengamalan) agamaku, yang akan menjadi penjaga urusanku, benahilah duniaku tempat hamba mencari penghidupan, benahi (kehidupan) akhiratku tempat hamba kembali.

jadikan hidupku sebagai tempat untuk melaksanakan segala kebaikan dan jadikan matiku sebagai pemutus segala keburukanya allah jadikanlah sebaik-baik umur (agar menjadi yang terbaik) di akhir usiaku, jadikanlah amal terbaik hamba di penutupannya, hariku yang terbaik adalah hari disaat hamba bertemu dengan-mu kelak

aamiin ya allah yang maha tinggi lagi maha mulia

mamah dan 5 anaknya : 5d

katakan tidak pada perilaku menyimpang

Standar

Di hari-hari penuh berkah ini aku merenung terkait maraknya perilaku seks bebas bahkan tidak hanya orang dewasa bahkan remajapun melakukannya : belum lagi perilaku orientasi seks sesama jenis yang tampaknya seperti dipromosikan sebagai perilaku tidak menyimpang : bagaimana kami orangtua harus bersikap dan berkomunikasi kepada anak-anak kami terutama remaja terkait gejala ini ? sungguh secara pribadi aku tak membenci orangnya tapi hatiku tak bisa menerima perilaku semacam itu.

Hati dan pikiran ini terusik dengan makin maraknya aktifitas kampanye perilaku meyimpang serupa homoseksual dan lesbian. Aku sungguh prihatin dengan keadaan ini. Secara pribadi aku tidak benci kepada orangnya, namun aku sungguh ingin agar para pelaku kampanye yang berusaha mengarahkan bahwa homoseksual dan lesbian harus diterima ‘atas nama cinta tanpa syarat’ dapat tersadarkan.

Cinta itu adalah memberi dan menyelamatkan, jika benar cinta maka berilah bimbingan menuju jalan yang lurus ; selamatkanlah diri dan keluarga dari segala marabahaya. Aku berpendapat perilaku homoseksual dan lesbian penyakit berbahaya. Penyakit berbahaya haruslah dicarikan obatkan untuk kembali sembuh, kembali sehat, dan kembali normal. tak ada penyakit kecuali telah Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Pemurah sediakan obatnya. Masalahnya … Apakah para pelaku juga para pendukungnya berusaha mencari obatnya ?! Atau … Membiarkan bahkan menyebarluaskan penyakit berbahaya ini dan makin banyak orang lain yang terpapar.

Sekali lagi aku katakan tidak membenci orangnya … Malah aku sungguh kasihan dan ingin membantu : minimal membantu dengan mengungkapkan sikapku. mendorong orangtua yang memiliki anak-anak untuk mendiskusikan hal ini terutama dengan remaja sehingga mereka tahu dan mengerti untuk tidak berperilaku menyimpang dengan orientasi seksual sesama jenis, menjadi orangtua yang amanah dan memberikan teladan perilaku positif kepada anak-anaknya dengan menunjukkan jalan hidup yang lurus bahwa cinta itu harus sesuai dengan ajaran Allah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.

Pengalamanku semasa remaja dengan ayahku yang dokter spesialis kulit dan kelamin. Buku-buku penyakit kelamin sudah dibolehkan dibaca sejak aku duduk di bangku SMA. Diskusi tentang penyakit berbahaya yang dijelaskan ayahku diantaranya adalah penyakit akibat hubungan seksual yang menyimpang : berganti-ganti pasangan atau seks bebas dan orientasi seksual sesama jenis. Ayahku mengatakan perilaku menyimpang itu bisa disembuhkan. Terbukti banyak pelaku yang menyadari dan kemudian bisa berubah dengan meninggalkan orientasi seksual sesama jenis.

Semoga tulisan sederhana ini memberikan kekuatan kepadaku untuk terus istiqamah membimbing anak-anak senantiasa berjalan di atas Dinul Islam, aamiin …

Ya Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Pengampun lindungilah anak-anakku dan keturunanku dari segala macam perilaku menyimpang … selalu tunjukkah kepada kami jalan yang lurus, dan  berikanlah selalu kekuatan untuk terus berada di atas jalan kebenaran, aamiin …