Kebiasaan Baruku Mulai Umur 40 Tahun

Standar
Saat tilawah Al-Qur’an pagi hari di masjid sekolah, aku ditemani kucing lucu yang tertidur pulas dipangkuan. https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2022/01/05/hikmah-memasuki-umur-40-tahun/

Mamah Gajah Ngeblog sudah mulai lagi nih Tantangan Blogging bulanannya. Tema Tantangan Blogging Januari 2022 : Tentang Dirimu, Mamah Gajah. Waaahhhh … Temanya seru sih! Namun bikin lieeuurr juga untuk memilih hal apa dari diri sendiri yang patut diceritakan dan memberi inspirasi. Apakah daily behavior, biggest pet peeves, own strengths and weaknesses, atau achievement list? Sekiranya tak memberi manfaat, nanti malah jadi riya atau dianggap pamer. Menurut admin MGN, bisa juga sih menceritakan hal-hal apa yang men-shape pribadi dengan menyandang titel Mamah alumni ITB sebagai kampus terbaik bangsa. Bangga, pasti ya. Pasti ada dong satu-dua hal eksistensi sebagai Mamah Gajah yang menyumbang kebiasaan jadi begini begitu.

Hhhmmm … Gak mudah ya ternyata ha3 … Sejenak buka galeri foto di laptop dan aku menemukan foto bersama kucing dipangkuan saat tilawah di masjid sekolah. Yup! Aku jadi kepingin menulis tentang kebiasaan baruku yang dimulai saat umur 40 tahun, hingga sekarang saat ini sudah setengah abad dikaruniai umur oleh Allah Yang Maha Baik lagi Maha Pemurah.

  • Pertama, bahagia bersama kucing.
  • Kedua, belajar Al-Qur’an dengan cinta.

Doa Ketika Umur 40 Tahun

“Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tigapuluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empatpuluh tahun, dia berdoa : ‘Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh, aku bertobat kepada Engkau, dan sungguh aku termasuk orang muslim’. Mereka itulah orang-orang yang Kami terima amal baiknya yang telah mereka kerjakan, dan (orang-orang) yang Kami maafkan kesalahan-kesalahannya, (mereka akan menjadi) penghuni-penghuni surga. Itu janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka”. (QS. Al-Ahqaf 46:15-16).

Doa ini mengandung hikmah pentingnya bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah subhanahu wa ta’ala limpahkan kepada kita. Lalu, kita juga harus senantiasa berbuat amal kebajikan dan memohon ampunan atas segala kesalahan yang diperbuat. Agar kelak diberi rahmat-Nya menjadi penghuni surga-Nya.

Bahagia Bersama Kucing

Seekor kucing memilih memberikan kasih sayangnya kepada satu atau dua orang. Namun, ia akan selalu memiliki karakter khas berupa kombinasi antara kemisteriusan dan individualitas. Keunikan ini dapat  memberikan tantangan tersendiri, bahkan untuk orang-orang yang paling sabar sekalipun.

Kucing bernama Miu Miu yang imut senang menyambutku saat kembali ke rumah. Lelah karena jalanan Jakarta yang super riweeuuuhhh terbayarkan dengan main sejenak dengan Miu Miu. https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2022/01/05/nama-nama-kucing-peliharaanku-yang-unik/

Para kucing seolah-olah tahu, begitu mereka melangkah masuk ke dalam kehidupan manusia, mereka mengubah sejarah kita selamanya. Kita harus bersyukur kepada Allah Yang Mahalembut lagi Maha Pemberi Rezeki, telah memberkati kita semua dengan keberadaan para kucing -melalui mereka kita bisa sedikit mencecap manisnya surga di atas bumi.

Uniqlo berbulu unik senangnya bobo siang di kursi teras yang terbuat dari kayu.

Di rumah kami banyak kucing kampung sowan -bertamu, bahkan akhirnya jadi penghuni teras dan taman. Ya iya lah … Pasti tuh para kucing senang karena dikasih makan rutin tiga kali sehari. Disayang-sayang dan diberi nama yang unik. Aku sampai lupa sudah lebih dari 20 ekor kucing yang pernah menjadi penghuni teras dan taman rumahku. 

Pose kucingnya santuy gini ya … Dia menyimak bacaanku, ayat demi ayat Al-Qur’an di koridor sebuah masjid. https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2020/10/27/al-quran-masjid-dan-kucing/

Dulu aku tak percaya, masa sih kucing itu suka mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an? Namun, kejadian yang aku alami sendiri,  membuatku berucap, “Allahuakbar … Benar loh! Ada kucing yang senang mendengarkan lantunan Kitabullah.”

Kucing manis berbulu putih abu-abu ini sekejap memejamkan matanya. Tampak menikmati suara pelanku yang hampir seperti berbisik. Sejenak aku jeda membaca Al-Qur’an dan berswafoto dengan kucing ini. Dia tetap bergeming dan terdengar dengkur halusnya. Tubuhnya hangat dipangkuanku. Sekitar setengah jam aku menyelesaikan tilawah. Apa yang terjadi? Kucing lucu ini pun membuka matanya. Dia lalu nguliet (apa yah kata lainnya? meregangkan badannya begitu he3 …), mengusap mata dengan kaki depannya, menyentuh tanganku seperti hendak salaman. Lalu … Ngeloyor pergi.

Sejatinya kita hamba-Nya yang dimulikan yang memiliki akal dan qalbu seharusnya lebih bahagia bila berdekatan dengan Al-Qur’an. Membacanya, mentadaburinya, memahaminya, melaksanakan ajaran yang terkandung didalamnya. Al-Qur’an adalah Al-Huda petunjuk dan pedoman kehidupan umat Islam agar bahagia dunia dan akhirat.

Kucing ini, si Tahu namanya punya kisah pilu. Dia ditinggal mati induknya yang bernama Eggy saat masih menyusu. Induknya mati dengan mulut berbusa hiiikssss … https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2022/01/05/kasih-sayang-misteri-dan-pesona-seekor-kucing/

Serunya lagi nih … Beberapa kucing hamil (entah yang menghamili kucing mana? Dan gak tahu juga sebelumnya mereka berkeliaran di mana?) memilih melahirkan di rumahku ha3 … Mereka pikir ini rumah bersalin ya, duuuhhh heboh kalau ada kucing hamil mulai mlipir di teras. Teteh seneng banget kalau ada induk kucing gendut bolak-balik ke rumah. Itu tanda-tanda akan dapat hadiah kitten imut dan lucu. Suamiku juga siap siaga, macam suami siaga nungguin istri melahiran. Kardus bekas diberi kain gombel disiapkan di pojok teras atau garasi. Induk kucing diberi makan biar makin betah dan diharapkan nyaman melahirkan di rumah.

Ada anak-anak kucing diberi nama Stepa, Prairi, dan Sabana. Asal nama mereka diambil dari nama-nama penampakan alam seperti padang rumput. Kucing lain diberi nama Eggy, berasal dari kata egg atau telur. Iya warna bulunya seperti kue eggroll. Eggy melahirkan dua bayi kucing. Teteh memberi nama anabul koceng oyen itu Tahu dan Tempe. “Aaahhh … Jangan dong! Itukan makanan favorit Ibu”, protesku. Teteh cuma balas nyengir

Kucing berwarna hitam putih ada 3 ekor diberi nama Sheal, Snowy, dan Sandy. Nama mereka diambil dari nama benda berawalan huruf ‘S’ dalam bahasa Inggris, yaitu kerang, salju dan pasir. Induk mereka juga berwarna hitam putih namaya Skotel. Lagi-lagi diberi nama makanan kesukan keluarga, skotel makaroni bertabur keju. Yummy

Kucing di kampus ITB. https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2021/03/30/mencintai-yang-terpilih/

Sebagai alumni ITB tentu sangat senang bila ada kesempatan berkunjung ke kampus. Aku sering mengajak anak-anak bertandang ke kampus pada saat libur sekolah atau ketika ada dinas ke Bandung. Teteh juga senang bila bermain di kampus sebab sering berjumpa dengan kucing yang gendut-gendut menggemaskan.

Belajar Al-Qur’an dengan Cinta

Al-Qur’an adalah petunjuk bagi manusia agar bahagia di dunia dan akhirat. Belajar Al-Qur’an adalah utama bagi umat Islam. https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2020/06/19/al-quran/

Saat aku berumur 40 tahun ada kisah yang sangat berkesan bersama Teteh. Kebiasaanku membaca ayat kursi, surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sebelum tidur dengan suara agak keras. Begitu juga ketika menina-bobokan Teteh semenjak bayi aku membacakannya. Masyaallah … Sungguh tak ku duga, ketika tiba-tiba Teteh (kala itu baru berumur 3 tahun) mengikuti bacaanku surah Al-Fatihah dan Al-Ikhlas. Jelas dan tartil, aku sampai menangis saking terharu.

Aku cium Teteh berkali-kali dan pelukanku semakin erat. Lucunya … Teteh malah tampak heran, hingga dia tanya, “Bu … Ibu kenapa nangis?” Aku tak bisa berkata apapun. Namun dalam hati aku melangitkan doa-doa terbaik untuk Teteh, salah satunya adalah menjadi penjaga dan pencinta Al-Qur’an.

Sejak itu aku lebih sering menyetel murotal Al-Qur’an, baik di rumah maupun di mobil ketika mengantar anak-anak ke sekolah dan bepergian. Aku juga berusaha istiqamah tilawah setiap hari dan sungguh godaannya buuaaaanyyyaakkkHiiksss, astaghfirullah … Bacaanku yang belum tartil juga sungguh memalukan. Hukum tajwid yang belepotan membuatku mencari tahu di mana tempat belajar Al-Qur’an yang programnya tepat untuk orang seumur aku?

Di mana ada kemauan di situ ada jalan. Alhamdulillah … Teteh sempat sekolah SD satu semester di EMIISc yang menjadi jalanku berkenalan dengan para mamah yang rajin menghadiri kajian agama Islam dan belajar tahsin Al-Qur’an. Begitu juga ketika Teteh pindah sekolah ke SD Islam PB. Soedirman, aku mendaftar menjadi santri di Al-Utsmani sebuah lembaga bimbingan Al-Qur’an yang berada di Condet. Lokasinya dekat rumahku dan jadwalnya sesuai bisa selepas aku mengantar anak-anak ke sekolah.

Ada tugas bagi setiap santri untuk tilawah 1 juz perhari dan dicatat dalam buku yang akan disetorkan kepada ustadzah pada saat pertemuan di kelas. Ada pengalaman menarik saat aku tilawah beberapa ayat dan merasa bersyukur bertemu ayat 261 – 263 dalam surat Al Baqarah:

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui.”

“Orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah, kemudian tidak mengiringi apa yang dia infakkan itu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati”

“Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. Allah Maha Kaya, Maha Penyantun.”

Teteh menjadi sahabat setiaku dalam belajar Al-Qur’an. Dia mengajariku untuk belajar dengan cinta, agar mendapatkan karunia dan rahmat Allah Yang Mahamulia lagi Maha Terpuji.

“Ya Allah rahmatilah kami dengan Al-Qur’an. Jadikan ia imam kami, cahaya, petunjuk dan rahmat bagi kami. Ya Allah ingatkanlah kami apa yang kami lupa dan ajarkan bagi kami apa yang kami jahil. Karuniakanlah kepada kami untuk dapat membacanya sepanjang malamnya dan sepanjang siangnya. Jadikanlah ia perisai kami. Wahai Tuhan sekalian alam.”

“Ya Allah sinari hati kami sebab membaca Al-Qur’an, hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Al-Qur’an, baguskanlah amalan kami karena berdzikir lewat Al-Qur’an, selamatkanlah kami dari api neraka karena kemuliaan Al-Qur’an, masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafa’at Al-Qur’an.”

Aku bermohon kepada Allah Yang Maha Pengampun lagi Mahabijaksana, agar apa yang aku lakukan bersama Al-Qur’an pahalanya mengalir juga untuk Mamah dan Bapa.

Hadiah Al-Qur’an dari Bapa saat aku berumur 12 tahun. https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2020/11/21/kisah-hari-pertama-menjadi-mamah/

Al-Qur’an hadiah dari Bapa memang sudah jarang aku baca karena kertasnya sudah rapuh (malah takut sobek bila dipaksakan). Namun tetap aku simpan untuk sesekali aku baca dan kukirimkan hadiah doa-doa terbaik untuk Mamah dan Bapa. Merekalah yang menjadi jalanku mengenal Allah Yang Mahaesa lagi Mahasuci, menyemangatiku mencintai Al-Qur’an, juga memberi teladan menjalankan sunnah Muhammad Rasulullah.

Aku dan Al-Qur’an hadiah dari Kerajaan Arab Saudi bagi jamaah haji. https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2015/01/29/kenangan-indah-di-tanah-suci-bersama-suami-tercinta/

Aku mendapatkannya Al-Qur’an ini ketika selesai menunaikan ibadah haji dan bermukim di Makkah selama 30 hari. Kemudian aku melanjutkan untuk ibadah di Kota Madinah selama 10 hari sebelum kembali ke tanah air. Teteh meminta ijin untuk memakai Al-Qur’an ini saat diterima menjadi santri di SMP Qur’an boarding school. Dengan senang hati dan rasa bahagia aku mengijinkannya. Barakallah …

Teteh sumber inspirasiku. https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2021/10/08/maryam-my-daughter-has-finished-memorizing-the-holy-quran-30-juz/

Semester kemarin Teteh telah menyelesaikan ziyadah setoran hafalan 30 juz. Sekarang Teteh mulai masuk program itqon dan mutqin. Semoga Allah Yang Maha Penjaga lagi Maha Mewarisi memberikan kemudahan dan kelancaran untuk Teteh istiqamah bersama Al-Qur’an. Akupun terinspirasi oleh Teteh untuk terus belajar Al-Qur’an dengan cinta.

Aku berupaya kembali meluruskan niat dalam belajar Al-Qur’an, bukan untuk keren di mata manusia, tetapi untuk menjadi hamba kecintaan Allah Yang Mahatinggi lagi Maha Pemberi Karunia. Bukan pula untuk menjadi yang terbaik di hadapan manusia. namun aku berikhtiar dan berdoa agar menjadi bagian dari keluarga Allah Yang Mahabijaksana lagi Maha Pengampun kelak di surga-Nya terindah. Aamiin …

Masjid Salman ITB tempat yang menyimpan berjuta kenangan, terutama terkait pendalaman agama dan kecintaan kepada Al-Qur’an. https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2022/01/05/kenangan-indah-di-masjid-salman-itb/

Hal yang meng-shape sebagai alumni ITB adalah selain belajar di kampus ITB, aku juga berusaha belajar agama di Masjid Salman ITB. Ada banyak kajian yang menarik dan inspiratif, terutama pembahasan tentang ayat-ayat kauniah di dalam Al-Qur’an terkait dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Aku mengambil mata kuliah pilihan yaitu Arsitektur Islam yang membuka wawasanku bagaimana mendesain bangunan dengan landasan Al-Qur’an.

Secuil Pesan

Kaitan kucing dan Al-Qur’an tampaknya tak begitu istimewa bagi sebagian orang. Namun, aku menemukan hikmah saat kucing begitu bahagia mendengarkan lantunan ayat-ayat Al-Qur’an. Aku juga berjumpa banyak kucing di masjid-masjid yang ada di Indonesia, juga di Masjidil Haram Makkah dan Masjid Nabawi Madinah.

Inspirasiku untuk belajar Al-Qur’an dengan cinta datang dari Teteh. Anakku juga mengajarkan untuk menyayangi makhluk lain ciptaan Illahi Rabbi, yaitu kucing. Teteh kesayangan Ibu … Semoga tetap rendah hati dan bersahaja agar selalu disayang oleh Allah Yang Mahabesar lagi Mahaagung.

Kebiasanku sejak usia 4o tahun ini semoga memberikan nilai kebajikan kepada para pembaca terutama mamah member of MGN.

‘Tantangan Blogging MGN’ info lengkapnya ada di sini ya: https://mamahgajahngeblog.com/tantangan-mgn-januari-2022-tentang-dirimu-mamah-gajah/ Yuk! Ikut meramaikannya.

3 responses »

  1. Cute banget teh kucing-kucingnya. Aku bukan penggemar kucing tapi sering didatangi kucing tetangga, hehehe. Memang kucing itu suka disayang dan sepertinya menikmati ketenangan dan kelembutan ya teh.

    Salut dengan teh Dewi dan keluarga yang konsisten mempelajari Al Quran. Semoga dimudahkan segalanya dan menginspirasi orang-orang lainnya ya teh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s