Monthly Archives: Maret 2022

Dukungan Sektor Akademis untuk Pemulihan Hijau & Komitmen Iklim Indonesia

Standar

Pada hari pertama Indonesia Universities Climate Conference (IUCC), Dr. Dino Patti Djalal, Ketua dan Pendiri FPCI; dan H.E. Owen Jenkins, Duta Besar Inggris untuk Indonesia –  membuka konferensi dengan kata sambutan kepada seluruh delegasi dari 60 universitas di Indonesia.

Hari pertama diisi dengan sesi interaktif delegasi bersama Prof. Emil Salim, Menteri Lingkungan Hidup pertama Indonesia, diikuti dengan open forum bersama Dr. Helen Adams, Head of Science Engagement for COP-26 – terkait peran universitas dalam mendorong pencapaian target net-zero emissions (nol emisi bersih).

Pada akhir hari pertama juga diadakan open forum bersama Prof. Keith Bell, Co-Director of UK Energy Research Centre, University of Strathclyde & COP-26 UK Universities Network Climate Innovation Showcase – terkait “Universities’ Green Innovation and Sustainability Practices.

Para delegasi universitas juga telah melakukan focus group discussion untuk penyusunan policy paper, yang akan dilanjutkan besok dan kemudian dipaparkan kepada H.E. Suharso Monoarfa, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Kepala Bappenas Indonesia yang akan menghadiri diskusi publik “Dukungan Sektor Akademis untuk Pemulihan Hijau & Komitmen Iklim Indonesia” – HARI INI, Rabu, 30 Maret 2022, pukul 15:00 WIB.

Sumber: FPCIClimate.org/iucc

“Keinginan grassroot berbeda-beda – ini yang menjadi kekurangan. Kita mencoba untuk memberikan model-model solusi yang terbaik, tetapi kita perlu dukungan: rektor, jajaran menteri, pemerintah daerah, dan Bappenas. Mereka juga harusnya tahu apa yang kita inginkan, tanpa itu maka kita tidak akan berjalan,” ujar delegasi Universitas Jambi dalam Focus Group Discussion.

“Hai para ilmuwan! Mari kita abdikan ilmu kita untuk menyelamatkan tanah air dari ancaman perubahan iklim.”

“Tidak bisa kita bersandar ke penanaman modal asing untui mengatasi ancaman global perubahan iklim – harus bisa mengandalkan kemampuan tanah air!” pesan Prof. Emil Salim dalam sesi interaktif dengan para delegasi universitas.

Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), yang sebelumnya lebih dikenal dengan nama Teknik Planologi, merupakan salah satu program studi di SAPPK-ITB, berdiri pada tanggal 14 September 1959. 
Dosen Universitas Nusa Cendana Papua.
MC.
Universitas Catur Insan Cendikia Cirebon menjadi salah satu delegasi pada kegiatan “Dukungan Sektor Akademis untuk Pemulihan Hijau & Komitmen Iklim Indonesia

COP26 Outcomes and What’s Next for the G20 Summit

Following the conclusion of the UN Climate Change Conference (COP26) in November 2021, FPCI and the UK Embassy in Jakarta is conducting a nationwide online video competition to further promote the outcome of the COP26 and the Glasgow Climate Pact for all Indonesian citizens. This program aims to enhance awareness of climate commitments that countries, including Indonesia, made during COP26 in order to ensure that our leaders act upon those commitments. 

The name of the online video competition is “#DearG20Leaders Video Competition”, with its theme being “COP26 Outcomes and What’s Next for the G20 Summit”. This theme was chosen to promote the outcome of COP26 and Glasgow Climate Pact and at the same time, mobilize youth voices to drive ambition for Indonesia to showcase its climate leadership as President of the G20 this year.

The video must highlight the what’s next aspect of Indonesia’s climate agenda, including increasing 2030 emissions reductions target and phasing-out coal, among others. The video must also touch on the three priority issues of COP26 largely: (1) Adaptation (2) Mitigation and (3) Climate Financing.

Mengapa COP26 Penting?

Berbagai “perpanjangan” UNFCCC telah dinegosiasikan selama COP untuk menetapkan batas produksi emisi gas rumah kaca untuk masing-masing negara yang mengikat secara hukum. Beberapa “perpanjangan” tersebut seperti Protokol Kyoto pada 1997 yang menetapkan batas emisi untuk negara-negara maju yang harus dicapai pada 2012. Selain itu, ada Perjanjian Paris yang diadopsi pada 2015.


Dalam Perjanjian Paris, negara di dunia sepakat membatasi pemanasan global tidak melebihi 2 derajat Celsius, idealnya 1,5 derajat Celsius, serta meningkatkan pendanaan aksi iklim. Dalam COP26, delegasi juga bertujuan menyelesaikan “Paris Rulebook” atau aturan yang diperlukan untuk mengimplementasikan Perjanjian Paris. Kali ini, mereka perlu menyepakati kerangka waktu umum untuk frekuensi revisi dan pemantauan komitmen iklim mereka. Dan pada COP26 kali ini merupakan kesempatan penting untuk mewujudkan aturan-aturan guna mencapai Perjanjian Paris.

Sejumlah pemimpin dunia menghadiri KTT yang membahas perubahan iklim, COP26, di Glasgow, Skotlandia, mulai 31 Oktober hingga 12 November. Apa itu COP26? Sederhananya, COP26 adalah konferensi terkait iklim terbesar dan terpenting di planet ini sebagaimana dilansir dari situs web PBB. Pada 1992, PBB menyelenggarakan acara besar di Rio de Janeiro, Brasil, yang disebut Earth Summit. Dalam acara tersebut, Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) diadopsi.

Darurat Perubahan Iklim

Perubahan iklim telah berubah menjadi darurat global yang mengancam banyak jiwa dalam tiga dekade terakhir. Meskipun ada komitmen baru yang dibuat oleh negara-negara menjelang COP26, beberapa peneliti memprediksi kenaikan suhu global akan naik 2,7 derajat Celsius pada abad ini. Kenaikan suhu sebesar itu pada akhir abad ini akan menyebabkan kerusakan yang sangat masif di muka bumi dan mengakibatkan banyak bencana alam.

Sekjen PBB Antonio Guterres dengan blak-blakan menyebutnya sebagai bencana iklim, yang sudah dirasakan hingga tingkat yang mematikan di bagian paling rentan di dunia. Jutaan orang sudah mengungsi bahkan terbunuh oleh bencana yang diperburuk oleh perubahan iklim. Bagi Guterres, dan ratusan ilmuwan di Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC), ambang batas 1,5 derajat Celsius adalah satu-satunya jalan untuk mencegah kerusakan lebih parah di muka bumi. Jam terus berdetak. Dan untuk membatasi kenaikan, dunia perlu mengurangi separuh emisi gas rumah kaca dalam delapan tahun ke depan. Ini adalah tugas besar yang hanya dapat dilakukan jika para pemimpin yang menghadiri COP26 datang dengan rencana yang ambisius, terikat waktu, dan menghapus batu bara secara bertahap untuk mencapai nol emisi.

Sumber: https://www.icctf.or.id/

Apa itu G20?

G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU). G20  merepresentasikan lebih dari 60% populasi bumi, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia. Anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.

Dibentuk pada 1999 atas inisiasi anggota G7, G20 merangkul negara maju dan berkembang untuk bersama-sama mengatasi krisis, utamanya yang melanda Asia, Rusia, dan Amerika Latin. Adapun tujuan G20 adalah mewujudkan pertumbuhan global yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif.

Indonesia Memegang Presidensi G20

Berbeda dari kebanyakan forum multilateral, G20 tidak memiliki sekretariat tetap. Fungsi presidensi dipegang oleh salah satu negara anggota, yang berganti setiap tahun. Sebagaimana ditetapkan pada Riyadh Summit 2020, Indonesia akan memegang presidensi G20 pada 2022, dengan serah terima yang dilakukan pada akhir KTT Roma (30-31 Oktober 2021).

Tema Presidensi G20 Indonesia 2022

Recover Together, Recover Stronger

Melalui tema tersebut, Indonesia ingin mengajak seluruh dunia untuk bahu-membahu, saling mendukung untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

Sumber: https://www.bi.go.id/id/g20/

Baca juga artikel menarik lainnya di sini:

Mengisi Energi Bahagia dengan Silaturahim

Standar

Berlatih membangun kebiasaan istimewa di keluarga perlu terus menerus dilakukan. Tidak bisa instans sekali jadi … Pasti ada trial and error, butuh kesabaran tingkat tinggi dan semangat pantang menyerah. Begitu juga dengan kegiatan silaturahim yang diajarkan Rasulullah shalallaahu alaihi wassalaam akan memperpanjang umur dan menambah rezeki.

Pengalamanku dengan Kaka, Mas, dan Teteh sebagai anak ‘kota’ yang menurut penelitian kecerdasan sosial (SQ)  pada diri anak-anak yang tinggal di kota besar cenderung rendah. Ternyata ada benarnya loh! Hal ini terbukti dari nilai/skor kecerdasan majemuk mereka. Menurutku ini bukan berita buruk, tapi sebuah trigger/pemicu semangat untuk bersama-sama meningkatkan kecerdasan sosial. Aku memilih kegiatan memperbanyak silaturahim, berkunjung ke tempat yang membutuhkan komunikasi antarpersonal, seperti mengunjungi rumah kerabat atau sahabat. Aku juga ajak mereka menghadiri undangan pernikahan, kepindahan rumah, aqiqah,  atau syukuran umroh/haji, dan ulangtahun. Aku ajak juga menjenguk kerabat atau sahabat yang sedang sakit dan takziah kepada yang meninggal dunia.

Orangtua Adalah Teladan Bagi Anak-Anaknya

Sejatinya orangtua adalah teladan bagi anak-anaknya dengan berusaha terlebih dahulu melakukan apa yang ingin anak-anaknya kelak juga lakukan. Contohnya saat silaturahim aku memberikan senyum, menyapa, memberi salam, berjabat tangan (bila dengan keluarga berpelukan), membawa buah tangan/kado/hadiah, lalu kami mengobrol. Bila menjenguk orang sakit, aku mengajak anak-anak juga mendoakannya agar segera pulih dan sehat kembali. Sedangkan ketika mengunjungi orang yang wafat, aku ajarkan untuk mendoakan dan kalau memungkinkan ikut menyolatkan jenazah.

Mulanya anak-anakku bila bertemu orang yang baru saja dikenal mereka cenderung malu-malu, bahkan anak bungsuku, Teteh seringkali tak mau menyambut tangan orang yang mengajaknya bersalaman. Pengalaman heboh sering terjadi, mereka resah dan gelisah, lalu rewel, atau marah minta segera pulang. Namun, lama kelamaan sejalan makin intensif program ini berjalan, Alhamdulillah mereka makin enjoy dan bisa menikmati suasana bila di ajak bersilaturahim.

Oya … Anak-anaku memang cenderung lebih senang bila silaturahimnya itu ke rumah kerabat dekat (Nenek, Eyang, dan Pade-Bude, Om-Tante, serta para sepupu). Ikatan kekerabatan yang dekat ini memang membuat suasana lebih nyaman, cair, dan menyenangkan. Mereka bisa bermain dan berkomunikasi lebih intensif apalagi ada sepupu yang usianya berdekatan.

Saat liburan sekolah atau hari raya Idulfitri sebisa mungkin aku ajak anak-anak untuk silaturahim. Selain perjalanan/safar keluar kota itu sendiri membutuhkan persiapan fisik dan mental yang baik, tentu saja ketika berjumpa dengan kerabat di luar kota juga harus dalam suasana yang menyenangkan. Aku ajak anak-anak ikut mempersiapkan bekal perjalanan dan mengajak mereka memohon kemudahan dan kelancaran serta kesehatan kepada Allah Yang Mahakuasa lagi Maha Pemberi Karunia. Diingat juga bila silaturahim ini tujuannya mendapatkan ridho-Nya dan semoga memperoleh pahala surga-Nya aamiin.

Beberapa foto kenangan Kaka, Mas, dan Teteh saat silaturahim:

Keluarga Solo

Kaka dan Mas menikmati asyiknya bersilaturahim bersama para sepupu saat liburan. Mereka naik VW keluaran tahun 79 keliling Kota Solo. https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2020/12/17/vw-combi-selalu-menarik-hati/

Senang sekali mereka bila diajak berjalan-jalan mengunjungi tempat wisata di seputar Kota Solo, seperti keraton, kebun binatang, dan toko buku. Sepanjang perjalanan mereka bisa bercanda dan saling bertukar cerita. Cerita lucu mengalir deras, tawa ceria pun terdengar tiada henti. Aku pikir Insya Allah satu-dua digit nilai/skor SQ mereka pasti meningkat.

Ibu mertuaku seorang dokter spesialis penyakit dalam yang hingga usianya 79 tahun masih melaksanakan tugas sebagai dokter juga mengelola majelis taklim. Anak-anakku sejak kecil senang sekali bersilaturahim dengan Eyang Sirriyah di Kota Solo. https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2013/04/02/sirriyah-roosdi-ibu-teladan-dari-kota-solo/
Jaman Kaka dan Mas cilik nih … Silaturahim bersama para sepupu dan tafakur alam di air terjun Jumog kaki gunung Lawu.
Teteh dan para sepupu di Musafir Guest House (MGH) Solo yang semula adalah rumah keluarga Eyang Sirriyah. Setelah membeli buku, mereka asyik ngobrol dan membaca bersama. Seru sekali! Kadang diselingi juga main petak umpet dan tebak-tebakan kata. Oya … Cerita MGH lengkapnya ada di sini: https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2020/11/24/menginap-di-musafir-guest-house-berasa-kembali-ke-rumah-eyang/
Kaka dan Mas bersama para sepupu sedang tracking di kawasan Kota Batu Malang. Silaturahim plus merawat sehat dan meningkatkan kebugaran di sela kegiatan belajar dan kuliah yang padat. Mereka semua pernah sekolah di pesantren tentu sedikit punya waktu dengan keluarga. Nah … kegiatan silaturahim ini sebagai ajang pelepas kangen juga. Barakallah …
Biasanya malam hari saat kumpul bareng para sepupu, Kaka dan Mas akan ngobrol santai berbagi cerita dan ini sangat membahagiakan … Pastinya kangen untuk kembali berkumpul.
Teteh dan para sepupu jalan-jalan keliling Keraton Kasunanan Surakarta dan memberi makan kebo bule, asyik banget ya … Sempat juga mampir ke Kebun Binatang Jurug Solo.
Teteh dan para sepupu shalat berjamaah di rumah Eyang Solo.
Kompakan kostum Teteh bareng para sepupu bersilaturahim di hotel daerah Rawa Pening Semarang.
Kendaraan yang gak ada di Jakarta nih … He3 senangnya bisa naik becak keliling Kota Solo.
Saat pandemi masih berkesempatan kumpul keluarga di kawasan gunung Bunder Bogor. Tetap menjaga prokes ya … Semoga pandemi lekas berlalu dan bisa berkumpul lagi sekeluarga besar di Solo.
Senangnya bisa berkumpul lengkap bersama keluarga Solo.

Keluarga Cirebon

Silaturahim dengan kerabat di Kota Cirebon juga dilakukan oleh anak-anakku. Mamah dan Bapa tinggal di Kota Cirebon, jadi sebisa mungkin aku menyempatkan waktu untuk mengunjungi mereka, sekaligus memberikan contoh birul walidain kepada Kaka, Mas, dan Teteh.

Mamahku diusianya yang ke-72 masih aktif di kantor pengacara setelah purna tugas di kampus sebagai dosen. Anak-anakku berlebaran bersama Mamah Tuti dan para sepupu. https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2020/11/28/barakallah-mamahku-diusia-70-tahun-awet-cantik/
Lagi-lagi ke toko buku he3 … Teteh bersilaturahim dengan para sepupu dari keluarga Cirebon. https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2021/03/04/membangun-budaya-literasi-sejak-dini/
Selain itu aku juga ajak Kaka dan Mas berkunjung ke kaki gunung Ciremai tempat kerabat dari Bapaku tinggal. Ya … Agar kenal dengan suasana pedesaan juga.
Teteh dan sepupunya bersemangat menyelusuri jalan setapak di kaki gunung Ciremai. Sekaligus ini meningkatkatkan kecerdasan naturalisnya dan belajar ayat-ayat kauniah penciptaan langit dan bumi oleh Allah subhanahu wa ta’ala.
Kaka dan Mas bersama dua sepupu kesayangan berkunjung ke Keraton Kasepuhan Cirebon, dilanjutkan main di pantai Kejawanan naik perahu ke tengah laut. Waahhh … seru sekali kegiatan silaturahimnya.
Aku dan tiga orang adik perempuan di acara halal bihalal keluarga besar dari Mamahku.
Kaka, Mas, dan Teteh senangnya bisa berkumpul dengan para sepupu dan adik laki-lakiku di Kota Bogor.
Mamahku sedang berkunjung ke rumahku di Jakarta. Alhamdulillah …
Teteh bersilaturahim ke rumah omnya di Depok yang baru selesai operasi mata.
Sebelum pandemi Kaka dan Mas silaturahim ke rumah Mamah Tuti di Cirebon. Peluk-peluk … Jadi teringat jaman mereka balita kalau ditanya mau ikut Ibu ke kampus atau ikut Mamah? Lebih sering mereka milih ikut Mamah ha3 … Waaaahhhh … Cucu kesayangan ini ya Mah.
Teteh juga sayang Mamah Tuti, senang sekali bisa match nih kostumnya merah ceria he3 …
Aku bersama Mamah dan adik-adik perempuanku senangnya bisa berjumpa di tengah masa pandemi ini.
Bersyukur masih diberikan kesempatan mengajak Kaka, Mas, dan Teteh untuk silaturahim ke rumah Mamah Tuti di Kota Cirebon. Jadwal kuliah Kaka dan Mas serta pesantren Teteh memang padat merayap he3 … Namun Allah Yang Mahabaik lagi Maha Pemurah memudahkan kami untuk bisa silaturahim dalam keadaan sehat dan bahagia. Alhamdulillah …

Di antara nikmat Allah Yang Mahamulia lagi Maha Terpuji adalah diberikan-Nya kepada kita nikmat islam, iman, rizki, harta, umur, waktu luang, dan kesehatan untuk beribadah kepada Allah Yang Mahasuci lagi Mahaperkasa dengan benar dan untuk menyambung tali silaturahim. Dengan senantiasa memohon limpahan karunia dan ampunan Allah Yang Mahabesar lagi Mahabijaksana, aku dan suami terus berusaha untuk memberikan semangat kepada anak-anak agar menjadi ahli silaturahim. Subhanallah … Semoga pengalaman ini memberikan inspirasi bagi keluarga lain.

Tetap Terhubung di Masa Pandemi

Walau belum bisa kumpul selama dua tahun ini, semoga saat Idulfitri tahun 1443 Hijriyah keluarga besar kami baik Solo maupun Cirebon bisa bersilaturahim offline lagi … aamiin https://dewilailypurnamasari.wordpress.com/2021/08/22/berusaha-tetap-terhubung-dimasa-pandemi/

Silakan mampir membaca artikel menarik lainnya:

Hasil Tes IQ Bukanlah Penentu Keberhasilan Belajar

Standar

Penting bagi orang tua dan guru untuk tidak menjadikan hasil Tes  Intelligent Quotient (IQ) sebagai satu-satunya ukuran kompetensi.  Tes IQ merupakan penilaian untuk mengukur berbagai kemampuan kognitif seseorang. Hasil tes akan ditampilkan berupa skor sebagai ukuran kemampuan dan potensi intelektual yang dimiliki.

Sumber: accurate.id
Teteh kelas 8 di Pesantren Al-Qur’an telah menyelesaikan hafalan 30 juz. Saat ini sedang dalam program itqan dan mutqin, barakallah …

Berikut adalah tingkatan skor IQ:

  • 69 ke bawah: Intellectual Disability (sangat rendah)
  • 70-79: Borderline (batas fungsi intelektual)
  • 80-89: Low Average (rata-rata rendah)
  • 90-109: Average (rata-rata)
  • 110-119: High Average (rata-rata tinggi)
  • 120-129: Superior (di atas rata-rata)
  • 130 ke atas: Very Superior (cerdas)

Hasil atau skor IQ tinggi bukan puncak nilai kemanusiaan. Jauhilah pandangan stereotipe dan perkiraan negatif terhadap anak-anak kita hanya berdasarkan hasil tes IQ. Mengapa? Bahwa tes atau pengukuran intelegensi tidak luput dari kemungkinan kesalahan. Kondisi fisik dan psikologi saat anak menjalani tes akan mempengaruhi hasil tes. Misalnya seorang anak menjalani tes sehabis dirawat di rumah sakit tentu tidak akan sama jika ia dites pada kondisi kesehatan prima. Prestasi tinggi tidak hanya tergantung dari skor IQ yang tinggi, namun juga dipengaruhi oleh motivasi belajar yang tinggi, kematangan emosi, dan kecerdasan spiritual.

Teteh sejak kecil sudah senang membaca buku (2012).

Berbagi pengalaman tentang tes IQ yang diikuti oleh Teteh pada saat berusia 8 tahun. Walaupun di sekolah tidak ada tertulis peringkat kelas dalam rapot yang dibagikan, tetapi guru wali kelas memberi tahukan secara personal hasil kumulatif nilai rapotnya. Ketika duduk di kelas satu, Teteh mendapat peringkat dua di semester satu dan peringkat pertama di semester dua. Nah … Saat Teteh kelas dua selalu menempati peringkat pertama. Tes ini diselenggarakan oleh sekolah bekerjasama dengan sebuah lembaga psikologi. Bersyukur aku bisa memperoleh gambaran hasil evaluasi psikologis Teteh. Manfaat apa yang didapat oleh orangtua dan anak dengan hasil tes tersebut? 

Aspek Psikologi Yang Diukur

Pertama adalah aspek kemampuan dasar terdiri dari kecerdasan umum keseluruhan kapasitas untuk mengatasi masalah, penalaran verbal kemampuan memahami simbol dan bentuk secara logis, penalaran numerik kemampuan memahami dan mengolah data angka, pengetahuan umum kemampuan menyerap informasi dari lingkungan sekitar, daya ingat kemampuan menyimpan informasi yang diperoleh dalam ingatan.

Kedua adalah aspek sikap kerja terdiri dari ketelitian kerja kecermatan dalam memperhatikan detil tugas, kecepatan kerja ritme kerja untuk menyelesaikan tugas dalam batasan waktu, konsentrasi kemampuan memusatkan perhatian pada tugas, kreativitas kelancaran mengekspresikan ide yang beragam dan unik.

Ketiga adalah aspek komitmen terhadap tugas terdiri dari ketekunan kemampuan untuk bertahan menyelesaikan berbagai tugas, motivasi dorongan untuk mencapai target atau hasil belajar yang baik, disiplin belajar kemauan untuk membentuk pola belajar rutin dan mandiri.

Keempat adalah aspek kepribadian yang terdiri dari kematangan emosi kemampuan untuk mengendalikan dorongan emosi, penyesuaian diri kemampuan untuk bertindak sesuai tuntutan lingkungan, hubungan interpersonal kemampuan berinteraksi dengan orang lain.

Penjelasan Psikolog terhadap hasil evaluasi psikologi Teteh di antaranya adalah bahwa kemampuannya dalam mengerjakan tugas bersifat konkret-praktis lebih menonjol dibanding kemampuannya dalam mengerjakan tugas bersifat verbal-teoritis. Teteh memiliki kemampuan menonjol dalam berhitung, tidak mengherankan jika ia memiliki prestasi pada pelajaran matematika. Hal ini didukung dengan daya nalar nonverbal cukup baik yang membantunya di dalam memahami stimulus abstrak seperti angka dan rumus. 

Teteh memiliki daya ingat yang baik. Dengan mengetahui hal tersebut sebagai orang tua, aku jadi tahu bahwa Teteh memiliki potensi konkret-praktis. Teteh senang belajar dengan hal praktis dan nyata. Kegiatan praktikum di laboratorium akan meningkatkan semangat belajarnya.

Psikolog menjelaskan bahwa Teteh memiliki sikap kerja memadai, tanggap terhadap tugas baru, dan mampu menyelesaikan tugasnya dengan cepat. Teteh ketelitiannya kurang memadai. Saran yang diberikan untuk lebih meningkatkan ketelitian kerjanya adalah Teteh lebih berhati-hati dalam bekerja. Ia perlu dibiasakan untuk memeriksa kembali hasil kerjanya sebelum dikumpulkan. Hasil ulangan Teteh sering mendapat nilai di atas 90 bahkan nilai 100. Ketika mengoreksi hasil jawaban yang belum betul ternyata memang Teteh sebenarnya sudah tahu jawabannya namun tidak teliti. 

Saran pengembangan lain adalah pemahaman Teteh terhadap aturan sosial masih perlu dikembangkan, hal ini dapat dilakukan melalui kegiatan membaca ataupun berdiskusi juga menggunakan pengalaman di kehidupan sehari-hari sebagai contoh. Teteh memiliki kecintaan membaca. Biasanya waktu luang Teteh digunakan untuk membaca buku, namun memang untuk berdiskusi masih kurang aku lakukan. Ternyata memang penting sekali bagi orang tua dan anak melakukan diskusi. Hal tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri anak untuk mengungkapkan pendapatnya.

Jadi sekali lagi tes IQ dan hasil skor IQ bukanlah satu-satunya yang menjadi fokus orangtua dalam melihat hasil evaluasi psikologi anak. Jangan sampai terjebak dengan sindrom label anak bodoh hanya karena melihat hasil skor IQ anak rata-rata saja. Kita juga janganlah sombong bila anak memiliki skor IQ di atas rata-rata atau superior. Marilah bijaksana bersikap agar keberhasilan belajar anak dapat digapai dengan optimal dan anak menjadi pembelajar sejati. 

Skor IQ 143 (Very Superior)

Kapasitas intelegensi dapat  ketahui melalui tes potensi kecerdasan berdasarkan skala CFIT. Intelegensi secara umum didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk belajar, berpikir abstrak, dan penyesuaian diri terhadap situasi baru. Skala CFIT (Culture Fair Intelegence Test) yang digunakan dalam pemeriksaan ini lebih pada mengukur kemampuan non verbal, antara lain kemampuan daya abstraksi, kemampuan berpikir secara sistematis dan logis, kemampuan konsentrasi serta kecepatan dan ketelitian.

Tes CFIT bisa digunakan untuk memprediksi kemampuan umum, namun akan lebih lengkap apabila disertai pula dengan penggunaan tes-tes intelegensi lainnya atau tes-tes kemampuan umum lainnya. Pada dasarnya tes untuk mengukur kemampuan kognitif yang bersifat herediter, namun kemampuan ini bisa berkembang seiring dengan bertambahnya pengalaman dan interaksi dengan lingkungan.

Mas sekarang kuliah di Planologi ITB semester akhir.

Ternyata ada pengalaman menarik dengan skor IQ Mas yang juga bisa naik atau turun loh! Masa sih bisa begitu? Iya! Mas sudah tiga kali mengikuti tes IQ, pertama saat TK memperoleh skor IQ 101 (Average), lalu kelas satu SD dengan skor 143 (Very Superior), dan ketika duduk di kelas tiga SD mendapatkan skor IQ 130 (Superior), masyaallah …

Mas sejak kecil senang bermain luar ruang dan memperhatikan berbagai bangunan yang indah (2005).

Aku berdiskusi dengan Psikolog terkait aspek-aspek kepribadian yang dinilai diantaranya adalah:

  1. Kemampuan daya tanggap/mencerna dan memahami instruksi-instruksi yang besifat komplek dan diberikan secara lisan;
  2. Kemampuan beradaptasi / menyesuaikan diri dengan membawa dirinya kepada lingkungan yang baru atau pernah dialaminya;
  3. Kemampuan berimajinasi/daya khayal, ide-ide yang berhubungan dengan daya cipta berupa seni atau arsitektur;
  4. Kemampuan logika dan penalaran kritis/memahami persoalan praktis, menyesuaikan diri pada keadaan sekitar dan rasional;
  5. Kemampuan konsentrasi dan ketelitian/ketahanan untuk memusatkan perhatian pada suatu tugas selama jangka waktu tertentu dan tidak mudah dialihkan;
  6. Kemampuan analisa sintesa/mengamati masalah, menyimpulkan dan memecahkan masalah;
  7. Kemampuan motorik dan kreatifitas/mengkoordinasikan mata, tangan, gerak motorik syaraf dan otot secara terkendali dan terarah, diikuti dengan kreatifitas.

Poin 1, 3, 4, dan 6 Mas mendapat nilai baik sekali, sedangkan poin 2, 5, dan 7 mendapat nilai baik. Aku memahami mengapa Mas masih harus dimotivasi agar bisa konsentrasi dan teliti. Lucunya … Ia seringkali merasa dan memang terbukti sudah bisa/menguasai materi, tapi karena kurang teliti … salah jawab deh! Sekali lagi, setiap anak adalah individu unik. Perlu pemahaman mendalam  tentang kelebihan ataupun kelemahan anak sehingga mereka dapat mengembangkan potensinya dengan optimal.

Gaya Belajar dan Cara Berpikir

Pengalaman lain bersama anak sulung, Kaka yang pernah mengikuti tes IQ dan saat berkonsultasi dengan Psikolognya lebih kepada diskusi gaya belajar dan cara berpikir Kaka. Hasil tes gaya belajar Kaka  adalah Visual Auditori, sedangkan gaya berpikirnya adalah Random Konkrit. Gaya berpikir merupakan perpaduan antara kemampuan otak dalam menyimpan informasi, baik secara sekuensil (teratur) maupun random (acak). Serta kinerja otak dalam mempersepsikan sebuah informasi, baik secara konkrit (apa adanya) maupun abstrak (ada apanya), sehingga diperoleh tipe gaya berpikir kombinasi yaitu:

  1. Sekuensial Konkrit;
  2. Sekuensial Abstrak;
  3. Random Abstrak;
  4. Random Konkrit.
Kaka alumni S1 Fapet Unpad dan sekarang sedang kuliah pascasarjana Entrepreneurship di SBM ITB, alhamdulillah …

Menilai kemampuan anak tidak cukup hanya berdasarkan skor IQ. Pemberian label tertentu bisa menyebabkan orangtua ataupun anak menjadi putus asa. Karena seringkali usaha keras, ketekunan, dukungan orangtua, akan lebih mendukung prestasi belajar daripada sekadar ukuran kecerdasan. Minat, gaya belajar, stimulasi lingkungan mempengaruhi kemampuan anak, selain faktor-faktor bawaan. Apabila skor IQ tergolong kurang, perlu melihat kelebihan anak selain hal-hal yang berkaitan dengan kemampuan kognitif, misalnya bakat anak di bidang seni, olahraga, ataupun dalam hubungan interpesonal, di mana bakat tersebut tidak dapat segera diketahui lewat tes intelegensi.

Kaka sejak kecil senang bermain di sawah dan peternakan (2001).

Skor IQ hanya memberikan sedikit indikasi mengenai taraf kecerdasan seseorang dan tidak menggambarkan kecerdasan seseorang secara keseluruhan termasuk bakat-minatnya. Apa pengaruhnya penggolongan tingkat kecerdasan dalam pencapaian prestasi anak di sekolah maupun kehidupan pada umumnya? Anak yang cerdas akan lebih mudah dan lebih cepat dalam menyerap pelajaran, dan begitu juga sebaliknya. Sehingga perlakuan orangtua dan guru terhadap anak dapat disesuaikan dengan kemampuannya. Dengan demikian dalam upaya mengembangkan potensi anak, peran orangtua dan guru sangat diperlukan.

Caranya adalah dengan mengembangkan komunikasi positif dengan anak, memberikan penghargaan, dan menghindari kritik yang berlebihan, memberi mereka kesempatan mengekspresikan kemampuannya, serta mengembangkan lingkungan yang kondusif untuk belajar. Bukti-bukti yang diperoleh dari berbagai penelitian tidak mendukung kaitan antara intelegensi dan kreatifitas. Skor IQ yang rendah memang diikuti oleh tingkat kratifitas yang rendah pula. Namun, semakin tinggi skor IQ tidak selalu diikuti tingkat kratifitas yang tinggi pula.

Baca juga : Penting Memahami Tipe Kepribadian

Apabila prestasi yang dicapai anak selama ini sudah sesuai dengan potensinya maka orangtua tidak boleh memorsir serta selalu merasa kurang. Namun, apabila prestasi anak jauh di bawah potensinya, orangtua seharusnya mencari penyebabnya, apakah disebabkan oleh faktor anak, orangtua, guru, lingkungan sekolah, lingkungan rumah, penyakit atau hal lainnya. Agar bisa berprestasi tidak hanya faktor kecerdasan saja yang berperan, tapi masih banyak faktor lain misalnya motivasi belajar, kondisi keluarga, cara guru mengajar, disipllin, bimbingan, dan sebagainya.

Artikel ini dipersembahkan untuk “Nulis Kompakan Mamah Gajah Ngeblog” edisi Maret 2022.

Baca juga artikel menarik lainnya di sini:

Kita Berbeda Tetapi Harus Tetap Saling Menghargai

Standar

Belajar adalah proses meniru atau meneladani. siapa teladan anak-anak? Tentu kita orangtuanya. Siapa lagi? Ya … benar! Guru-gurunya di sekolah. Lalu … siapa lagi? Kitalah orang dewasa anggota masyarakat (yang terdekat tentu tetangga dan sanak famili). Jadi anak-anak akan belajar cinta damai dan menghormati adanya perbedaan adalah dari yang terdekat dulu.

Mahasiswa baru mengikuti Penataran P4 Pola 100 jam di ITB tahun 1989.
Sebagian teman-temanku AR89 ITB. Terus menjalin silaturahim hingga kini.

Benar! Orang tua harus mengajak anak-anaknya untuk menghargai perbedaan. Agar kelak mereka dapat menjadi pemimpin yang adil dan bijaksana. Mampukah kita memberi teladan tentang cinta damai dan menghormati perbedaan? Ketika, di luar sana (lewat media atau menyaksikan sendiri) telah terjadi beragam aksi keji dan sangat menusuk hati. Mengoyak rasa kemanusiaan. Nak … semua itu sangat tak patut kita ikuti. Bukan, perilaku itu yang patut di gugu dan di tiru.

Kali ini aku ingin berbagi tentang betapa menyenangkannya hidup dengan banyak sahabat baik. Alhamdulillah … rasanya sampai saat ini aku tidak punya orang yang menjadi musuh, semoga begitu seterusnya. Aku juga ingin bercerita bagaimana anak-anakku belajar tentang cinta damai, cinta persaudaraan dan persahabatan. Mereka belajar bagaimana menjadi tetangga yang baik, menjadi murid yang santun, menjadi sahabat yang ramah, menjadi anak yang pemaaf, dan berusaha menghormati perbedaan di antara dia dan teman-temannya. Maka, aku berusaha berlaku seperti yang seharusnya aku lakukan agar suasana damai serta saling menghormati itu tampak di mata anak-anak. Akupun menceritakan  kenangan masa kecil yang indah. Keluargaku bertetangga dengan keluarga suku Batak dan beragama Kristen. Sampai saat ini aku tetap bertetangga. Sudah 40 tahun rumah kami bersebelahan bahkan dinding kami saling menempel. Tak satu kali pun terjadi pertengkaran antar kami.

Reuni 30 tahun ITB 89 tahun 2019.

Saling menghormati dan menghargai adalah kunci utama pergaulan antar sesama. Kini, anakku bungsu berusia 14 tahun, berteman dengan anak tetangga dan tak pernah sekalipun mereka bertengkar. Begitupun ketika anak pertama dan anak kedua bermain dengan teman-temannya di komplek walau berbeda mereka akur-akur saja. Malah aku merasa terharu saat mereka bersama-sama memelihara hamster dan berdiskusi tentang ‘bagaimana caranya bisa mengurus peliharaan mereka dengan baik?

Tumbuhnya rasa kasih dan sayang di hati serta pikiran mereka membuat hidup menjadi damai. Begitupun pengalamanku ketika bersekolah di SMP. Ada satu teman laki-laki beragama Budha, suku campuran Jawa dan Sunda. Aku bersuku Sunda dan beragama Islam. Kami sering menjadi kelompok bersama dalam kelas. Baik-baik saja tak pernah saling meledek atau menghina atas nama agama dan suku. Paling banter ledekan khas anak-anak. Dia bernama Mardedi diplesetkan jadi Mardewi ha3 …

Lalu pengalaman lain saat aku bersekolah di SMA di jurusan Fisika hanya ada tujuh siswa perempuan di antara 41 siswa laki-laki. Jumlah ganjil menyebabkan harus ada satu perempuan duduk bersama satu laki-laki. Nah … karena aku paling ‘tomboy’ di antara teman-teman perempuan, jadilah aku duduk dengan laki-laki paling lembut dan baik hati beragama Tionghoa dan bersuku Cina. Kami saling menghormati dan tak pernah setitik pun dalam hati terbersit rasa merendahkan atau meminggirkan keberadaannya yang minoritas. Kami tetap  bersilaturahim,  bahkan kini dia sudah sukses sebagai pengusaha. Oya … Dia pernah mampir ke kampus saat aku jadi Direktur Akademi di Cirebon.  Kami tertawa mengenang betapa lucu nya ‘gadis tomboy’ itu kini berjilbab dan lebih feminin.

Sebagian teman-teman SMAN 2 Cirebon angkatan 1986-1989.
Reuni 30 tahun SMAN 2 Cirebon.

Aku menempuh pendidikan S1 dan S2 tak semata untuk mendapat ilmu dan nilai akademik. Saat kuliah berbagai suku dan agama ada di angkatanku. Sungguh, aku sangat bersyukur mendapat ilmu kehidupan dan nilai persahabatan. Kita sebagai manusia tentu berbeda dan unik. Namun, pilihan hidup bukanlah untuk membeda-bedakan, bukan pula untuk merendahkan dan meminggirkan. Begitu pun ketika menjalani kehidupan berkarir, bertetangga, berorganisasi, berbangsa, dan bernegara, bahkan bersama menjadi warga dunia.

Baca juga nih artikel menarik lainnya di link berikut:

Strenght Typology in Talents Mapping

Standar
Siapa aku? Yuk! Cari tahu …

ADMINISTRATOR (ADM) Anda seorang yang memiliki pola kerja yang terstruktur, terencana, rapih serta menjunjung tinggi tanggung jawab dan ketaatan terhadap tata tertib. Bekerja tekun dan rela mengulurkan tangan untuk membantu orang lain menjadi ciri khas Anda dalam bekerja dan berelasi.

AMBASSADOR (AMB) Anda layak dipercaya menjadi perwakilan untuk memperluas dan menjaga jejaring relasi, dengan cara menjalin komunikasi positif dengan mereka. Anda adalah seorang yang memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, yang rela mengulurkan tangan untuk membantu orang lain.

ANALYST (ANA) Anda menikmati proses menganalisa angka maupun data yang rumit. Pola pikir Anda yang terstruktur dan penuh ketelitian membuat Anda terlihat cukup mudah mengurai data, mencari ketertaitannya, serta mencari solusi atas kerumitan data tersebut.

ARRANGER (ARR) Anda senang mengatur dan menata berbagai sumber daya untuk mendapatkan hasil yang optimal. Anda tidak ragu untuk meminta orang lain untuk menjalani keputusan strategis yang telah Anda ambil.

CARETAKER (CAR) Anda memiliki sensitifitas yang tinggi dalam merasakan apa yang orang lain rasakan, hal ini membuat Anda semakin mudah tergerak untuk menolong orang-orang yang membutuhkan perawatan atau bantuan di sekitar Anda. Membuat orang lain pulih secara fisik ataupun mental membuat Anda bahagia. Anda percaya bahwa setiap tindakan positif Anda sudah menjadi bagian dari tugas kehidupan sebagai manusia.

COMMANDER (CMD) Anda orang yang berpendirian teguh, berani menghadapi konfrontasi dan berani mengambil alih tanggung jawab. Anda berada di depan untuk memberikan kejelasan arah kepada orang lain.

COMMUNICATOR (COM) Anda senang menjelaskan sesuatu yang biasa menjadi luar biasa baik secara
lisan maupun tulisan, Anda merasa nyaman untuk berada di tengah-tengah orang banyak untuk sekedar menyapa dan membawa suasana menjadi lebih hangat dan tidak membosankan.

CREATOR (CRE) Anda adalah seorang yang dalam benaknya sangat penuh dengan ide-ide, terutama terkait dengan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Wawasan Anda yang luas membuat Anda terlihat mudah menentukan jalan paling jitu untuk mencapai impian Anda.

DESIGNER (DES) Anda seorang yang benaknya selalu dipenuhi ide-ide kreatif, namun Anda juga menggunakan analisa untuk membantu memastikan kebenaran dan kesempurnaan hasil kerja Anda. Pola pikir Anda yang begitu sistematis memudahkan Anda untuk memilah sumber inspirasi yang paling relevan dengan apa yang Anda sedang kerjakan.

DISTRIBUTOR (DIS) Anda adalah seorang yang strategis dan adaptif terhadap perubahan situasi yang mendadak, namun Anda tetap berpegang teguh terhadap kaidah yang berlaku. Pola pikir sistematis yang Anda miliki membuat Anda terlihat mudah dalam menata beragam sumber daya untuk membantu orang lain.

EDUCATOR (EDU) Anda orang yang sabar dan telaten dalam memberikan penjelasan dan bimbingan kepada orang lain agar lebih berhasil dan berkembang. Anda suka mempelajari hal-hal baru untuk mengembangkan kemampuan diri dalam mengajar dan melatih dengan cara yang paling optimal, yang paling sesuai dengan karakteristik unik anak didik.

EVALUATOR (EVA) Anda adalah seseorang yang sangat analitis dan penuh ketelitian dan kehati-hatian. Pola pikir Anda yang begitu terstruktur dan runut membantu Anda untuk menentukan prioritas kerja. Anda lebih nyaman bekerja pada lingkungan dimana terdapat aturan dan jadwal kerja yang jelas.

EXPLORER (EXP) Anda gemar mengumpulkan berbagai data dan informasi, serta menganalisisnya secara teliti dan terstruktur. Mencari tahu, mempelajari, dan mengungkap berbagai hal sudah menjadi ciri khas Anda dalam menjalani kehidupan. Anda ingin tahu banyak, namun Anda juga tahu bagaimana menentukan prioritas.

INTERPRETER (INT) Anda seorang yang suka mengumpulkan, memahami dan menganalisa informasi lisan ataupun tulisan yang rumit untuk kemudian memberikan penjelasan dengan cara yang jauh lebih mudah dimengerti oleh orang lain.

JOURNALIST (JOU) Anda adalah seorang yang suka dan cekatan dalam menyampaikan informasi atau berita faktual secara jelas, menarik dan kreatif. Anda tahu persis bagaimana cara untuk menyusun dan memeriksa kebenaran informasi yang Anda terima, sebelum Anda menyampaikannya dengan pilihan kata yang paling sesuai dengan target pembaca atau pendengar.

MARKETER (MAR) Anda seorang yang berpikiran strategis dan penuh ide, dimana Anda dapat menjelaskan atau menuliskan sesuatu dengan cara yang sangat menarik sehingga perhatian orang lain tertuju pada karya yang Anda usung.

MEDIATOR (MED) Anda orang yang berani menghadapi konfrontasi demi menyelesaikan konflik dan menjaga perdamaian. Wawasan luas yang Anda miliki membantu Anda memberikan penjelasan secara gamblang dan jelas terkait sumber permasalahan dalam sebuah konflik.

MOTIVATOR (MOT) Anda suka membuat orang lain maju dan berkembang dengan cara memberi semangat, inspirasi atau contoh yang baik. Anda tahu potensi kekuatan masing-masing orang dan akan membantu mendorong mereka menuju keberhasilannya masing-masing.

OPERATOR (OPE) Anda lebih nyaman beraktifitas dimana Anda bekerja mengikuti prosedur (SOP) yang jelas dan pasti. Anda adalah seorang pekerja keras yang ringan tangan dalam membantu orang lain dan cukup fleksibel menyesuaikan diri dengan keadaan yang dihadapi.

PRODUCER (PRO) Anda adalah seorang yang memiliki dorongan kuat untuk selalu menghasilkan
sebuah karya yang sesempurna mungkin. Anda tidak nyaman berdiam diri. Ide-ide yang Anda miliki akan Anda tata dan rangkai ke dalam sebuah struktur yang jelas dengan tetap memperhatikan kaidah-kaidah yang berlaku.

QUALITY CONTROLLER (QCA) Anda sangat menjunjung tinggi prosedur dan tata aturan yang berlaku, kedua hal tersebut akan menjadi batu sandaran bagi Anda untuk bertindak. Ketelitian, fiksasi atas kesempurnaan hasil kerja dan tanggung jawab menjadi modal utama yang menjadikan Anda sebagai pemeriksa hasil akhir yang handal.

RESTORER (RES) Anda memiliki dorongan natural untuk selalu mencoba memperbaiki segala sesuatu, sebut itu terkait manusia, perangkat ataupun sistem. Proses analisis untuk menemukan sumber masalah serta memperbaikinya adalah sesuatu yang membangkitkan semangat hidup Anda. Kesenangan Anda untuk mengumpulkan berbagai informasi, menyusunnya secara terstruktur untuk kemudian mempelajarinya, membuat Anda memiliki wawasan keilmuan yang luas.

SAFEKEEPER (SAF) Anda adalah seorang yang sistematis dan taat terhadap aturan, yang memiliki tingkat kewaspadaan dan kehati-hatian yang tinggi. Anda tidak ragu untuk mengawasi dan mengendalikan orang lain demi terlaksananya tata aturan yang sudah disepakati.

SELECTOR (SLC) Secara insting, Anda dapat melihat keunikan sifat dari orang yang berinteraksi dengan Anda. Anda bersedia berhadapan dan berkomunikasi langsung dengan orang lain demi menggali dan menganalisa informasi lebih dalam sebelum menentukan pilihan.

SELLER (SEL) Anda senang menyapa dan memberikan penjelasan secara meyakinkan kepada orang lain tentang keunggulan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Anda menjual dengan cara memelihara hubungan dan memberikan pelayanan terbaik, namun dapat juga dengan cara mengAndalkan wibawa dan impresi orang lain terhadap Anda.

SERVER (SER) Anda memiliki jiwa pelayanan yang tinggi. Secara insting, Anda selalu tergerak untuk menolong orang lain, bahkan cenderung mengedepankan kepentingan orang lain dibandingkan kepentingan diri sendiri , apalagi jika Anda merasa bahwa itu sudah menjadi tanggung jawab Anda. Anda terlihat luwes dalam berkomunikasi dengan orang lain, bahkan terkadang mampu membawa suasana menjadi lebih cair.

STRATEGIST (STR) Anda memiliki insting yang baik ketika memilih jalan paling tepat untuk menggapai suatu tujuan, namun Anda juga mendasari keputusan Anda dengan hasil kajian yang objektif dan terstruktur dengan baik.

SYNTHESIZER (SYN) Anda seorang yang senang mengumpulkan berbagai macam ide yang sudah ada, menganalisanya, menatanya menjadi sebuah ide yang sama sekali baru. Memiliki sumber inspirasi yang luas dan beragam menjadi salah satu modal Anda untuk menelurkan ide baru yang lebih fresh dan lebih baik.

TREASURER (TRE) Anda adalah seorang yang berpikiran logis dan analitis, yang sangat mementingkan ketelitian hasil kerja. Aktifitas mengatur atau menata berbagai sumber daya menjadi salah satu aktifitas yang Anda sukai, namun tentunya Anda tetap berpegang teguh pada batasan aturan dan lingkup tanggung jawab yang diberikan kepada Anda.

VISIONARY (VIS) Anda seorang yang dapat melihat jauh ke depan melampaui cakrawala baik secara insting maupun intuisi. Anda seorang pemimpi yang tidak nyaman dengan batasan-batasan yang mengekang. Anda mungkin tidak dapat secara gamblang menjelaskan alasan impian Anda, namun Anda tahu benar bahwa itulah impian yang paling tepat untuk dikejar.

Talent Mapping, inspirasi untuk hidup lebih asyik dan bermakna. Talents Dynamics, langkah praktis mengeksplorasi karakter kinerja anda.
Contoh hasil strenght typology.

Fitur Unik Manusia

Analogi dengan mobil yang memiliki fitur (rancangan) tertentu agar memberi manfaat tertentu. Demikian juga dengan rancangan atau bentuk rupa manusia yang sangat beragam. Bisa dipastikan memiliki manfaat yang berbeda-beda. Disamping berbeda dalam warna kulit, bentuk wajah, rambut, tinggi, bentuk sidik jari, dan lain sebagainya, ada fitur yang unik lain yang kita miliki dan berbeda satu sama lainnya. Fitur ini terutama berhubungan dengan sifat atau personality. Lebih lanjut, personality yang akan dibahas dalam tulisan ini adalah personality yang bermanfaat atau personality yang produktif. Personality yang produktif inilah yang selanjutnya disebut dengan Bakat.

“Katakanlah: tiap tiap orang itu beramal menurut bakat pembawaannya masing masing. Maka Tuhanmu lebih mengetahui orang yang lebih benar dan lebih tepat jalan yang ditempuhnya” [QS. Al-Ishra 17:84] 

“seperti halnya didalam satu tubuh kita memiliki banyak anggauta, dan semua anggauta tidak memiliki fungsi yang sama…  Menerima berkah yang berbeda sesuai dengan yang Tuhan berikan, marilah kita manfaatkan.”   [Romans 12]

“seperti juga tumbuh tumbuh-an yang berbeda menerima manfaat khusus dari hujan yang sama, begitu pula dengan manusia dengan pembawaan dan lingkungan yang berbeda mendapatkan berkat dengan jalan jalan yang berbeda…  Setiap orang seharusnya menumbuhkan  akar dari kebaikkannya sesuai dengan pembawaannya.”  [Buddha]

https://www.temubakat.com/id/index.php/main/about/fitur-unik-manusia

Fitur-fitur unik atau bakat satu manusia berbeda dengan manusia lainnya. Sesungguhnya, setiap manusia memiliki bakat-bakat dominan. Nah, perbedaan terjadi karena memiliki bakat-bakat tertentu yang lebih menonjol atau dominan dibandingkan lainnya. Bakat-bakat dominan yang kita miliki akan memberi kita “kemudahan dalam melakukan” dan membentuk “kesukaan (passion)” pada aktivitas-aktivitas tertentu atau bisa dikatakan sebagai aktivitas-aktivitas terbaiknya. Diyakini bahwa apabila pelatihan atau pengembangan difokuskan pada aktivitas-aktivitas terbaik akan memberikan “hasil yang paling optimal”. Aktivitas-aktivitas yang didapatkan dari kumpulan bakat dominan disebut juga dengan aktivitas yang bermanfaat atau  produktif (productive activities) atau dikenal dengan istilah “4E (Enjoy, Easy, Excellent, Earn) Activities”. 4E Activities merupakan salah satu tanda-tanda “kekhalifan” seseorang.

Banyak istilah-istilah yang disering kita dengar yang menyerupai 4E activities, seperti calling, bakat (talent), potensi kekuatan, kekhalifahan, lentera jiwa, dan hasrat (passion).

Baca juga artikel menarik lainnya di link berikut:

Pulau Weh dan Kilometer 0, Destinasi Istimewa di Indonesia

Standar

Terbang selama hampir 3 jam dari Bandara Internasional Soekarno Hatta sampai Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda. Perjalanan dinas suamiku ke Banda Aceh dan Lhokseumawe untuk mengecek pembangunan gedung. Alhamdulillah … Setelah semua urusan dinas selesai, ada kesempatan untuk berkunjung ke pulau Weh yang merupakan pulau paling barat Indonesia dengan berjarak sekitar 14 mil dari perairan Kota Banda Aceh. Untuk sampai ke Kota Sabang bisa menggunakan transportasi kapal cepat dan kapal lambat dari Pelabuhan Ulee Lheu. Pulau itu memiliki sekitar 40 ribu penduduk. Kota Sabang merupakan kota kecil yang indah dengan struktur tanah berbukit-bukit sehingga warga setempat menyebut kota Sabang dengan dua nama yaitu kota bawah dan kota atas.

Pulau vulkanik di ujung Barat Negara Indonesia. Pulau ini pernah terhubung dengan pulau Sumatra, kemudian terpisah karena ada letusan gunung berapi pada masa Pleistone. Kota Sabang terletak paling ujung pulau Weh. Selain berbatasan langsung dengan 3 negara yaitu Malaysia, Thailand dan India terdapat Tugu Kilometer Nol Indonesia yang diresmikan pada 9 September 1997 oleh Wakil Presiden RI Try Sutrisno. Monumen ini menjadi simbol perekat dari Sabang sampai Merauke. Tugu Kilometer 0 Indonesia di Kota Sabang Provinsi Aceh ini terpilih menjadi destinasi wisata terunik dalam ajang Anugerah Pariwisata Indonesia atau API 2019, yang diadakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Desain tugu memiliki beberapa filosofi. Terdapat empat pilar yang menjadi penyangga memiliki simbol batas-batas negara yaitu Sabang sampai Merauke dan Miangas sampai Pulau Rote. Lingkaran besar pada tugu merupakan analogi dari angka nol. Sedangkan motif senjata rencong menjadi simbol bahwa Aceh juga turut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Ornamen lainnya yang berbentuk segi delapan menggambarkan landasan ajaran Islam, kebudayaan Aceh dan Nusantara dalam lingkup yang luas sesuai delapan penjuru mata angin.

Pantai Sumur Tiga di Pulau Weh

Keindahan pulau Weh sangat mengesankan. Betapa Allah Yang Mahaagung lagi Mahakuasa telah melimpahkan karunia-Nya kepada bangsa Indonesia.  Pantai Sumur Tiga sungguh indah dengan pasir putih yang lembut ini terletak di gampong Ie Meulee, Pulau Weh. Panorama alam yang begitu mempesona pantai saja  ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara. Pantai Sumur Tiga bisa dikatakan sebagai surga untuk Anda yang suka melakukan aktivitas diving dan snorkling dan berselancar angin.

Laut tenang berwarna kebiruan berpadu dengan langit cerah berawan putih indah. Nyiur melambai seakan terus menari bersama angin sepoi membelai. Oya … Unik loh pulau Weh ini masih menyisakan bebatuan vulkanik dari hasil letusan gunung berapi.

Pantai Iboih yang masih alami.

Alam yang masih terjaga keasriannya haruslah terus dijaga. Pariwisata boleh saja menjadi andalan bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat Indonesia. Namun … Kearifan dan perhatian akan keberlangsungan hidup penghuni alam juga harus diutamakan. Janganlah sampai kita merusak dan menghancurkannya. Lihatlah betapa bening air di Pantai Iboih ini. Masya Allah … Akan sedih rasanya bila dikotori oleh sampai dari wisatawan bukan?

Pantai Iboih memiliki beragam bungalow di lereng bukit yang menghadap ke pantai dan akomodasi tepi pantai yang nyaman. Fasilitas pendukung juga mudah ditemukan seperti restoran, pusat oleh-oleh, operator selam scuba dan snorkeling. Menyelam menjadi salah satu atraksi utama bagi banyak wisatawan asing pada umumnya. Banyak penyelam baik profesional dan masih mengambil lisesi selam datang ke tempat ini. 

Snorkeling merupakan aktivitas yang paling banyak dilakukan di Pantai Iboih, kita bisa melihat beratus-ratus ikan warna-warni, beragam jenis ikan dan terumbu karang yang cantik. Ikan disini sangat ramah terhadap snorkeler. Mereka akan mendekat ketika kita mulai melakukan kegiatan snorkeling, tentu saja ini menjadi pengalaman seru menyenangkan. Jarak pandang yang jauh karena air sangat jernih membuat snorkeling di tempat ini seperti berenang di dalam akuarium besar.

Panorama yang mempesona, masyaallah …
Kapal motor siap mengantar wisatawan menikmati indahnya laut di sekitar pulau.

Hari beranjak senja. Mentari malu-malu hendak beranjak ke balik horison. Menghadiahkan semburat jingga indah memanjakan mata. Ya Allah … Bersyukur atas nikmat keindahan yang telah Engkau limpahkan. Sayang kali ini tidak bisa menginap di pulau Weh, karena esok hari harus kembali ke Jakarta. Padahal banyak penginapan murah meriah loh! He3 … Semoga lain waktu bisa kembali ke pulau Weh, menginap, dan memiliki waktu yang cukup untuk mengeksplorasi segala keindahannya. Ada kegiatan bawah laut yang menantang di perairan sekitar pantai Rubiah yang belum sempat di sambangi.

Bersiap kembali ke Banda Aceh setelah seharian menikmati keindahan pulau Weh.
Senja selalu indah … Setiap tempat memiliki keunikannya tersendiri, tak ada yang sama … walau mataharinya sama namun alam di sekitarnya memberikan nuansa berbeda.

Silakan mampir juga diartikel menarik lainnya:

Menjelajah Belitung Nan Cantik

Standar

Artikel ini ditulis dengan rasa bahagia dan khusus aku siapkan untuk berbagi cantiknya Belitung. Laut, langit, awan, pasir putih, dan bebatuan eksotik begitu menawan hati.

Yang menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Tidak akan kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih. Maka lihatlah sekali lagi, adakah kamu lihat sesuatu yang cacat?
(QS. Al-Mulk 67: 3)

Sepertinya kata-kata tidak akan mampu mengungkap betapa Allah Mahaagung lagi Mahatinggi telah melimpahkan kemurahan-Nya kepada negeriku. Biarkanlah gambar-gambar ini bercerita tanpa kata-kata … Sungguh Allah Mahamulia lagi Mahaperkasa dan kita harus senantiasa bersyukur atas segala rahmat dan nikmat-Nya bagi bangsaku. Wonderful of Indonesia. Piknik di Indonesia Aja, keren banget loh!

Senangnya bisa menemukan bintang laut di pulau Pasir.

Pulau Pasir Belitung adalah pulau kecil yang terbentuk dari gundukan pasir di tengah laut. Waahhhh … keren sekali ya dan pastinya unik. Sebagian masyarakat Belitung menyebut pulau pasir ini dengan pulau pasir gusong (gosong). Namun pulau ini hanya dapat dikunjungi bila air laut surut, karena bila air laut pasang maka pulau ini tertutup air laut.

Bersyukur Teteh bisa menemukan bintang laut loh! Menurut nelayan setempat, tidak mudah bisa melihat bintang laut karena mereka itu jumlahnya tidak banyak. Oya … Aku juga diingatkan agar tidak memegang atau mengankat bintang laut itu dari atas pasir, karena mereka bisa stress lalu terganggu siklus hidupnya dan yang menyedihkan bisa membuat mereka mati.

Langit biru berhias awan putih bergumpal menambah eksotik pemandangan di laut Belitung. Teteh bermain peran bagai bidadari laut dan aku diminta untuk ikut menikmati angin yang bertiup membelai manja. Duuuhhh … waktu terasa berhenti, betah berlama-lama di sini.

Anakku bungsu, Teteh memang pencinta laut … Alhamdulillah, Teteh dapat bertafakur alam di Belitung. Ayat-ayat kauniah terpampang jelas di sini. Senyum bahagia tak lepas sebagai tanda syukur.  Lihatlah! Teteh gembira main berendam di pasir putih yang lembut. Hangatnya sinar matahari yang bersinar cerah dan langit biru berhias awan menambah kegembiraan Teteh.

Tanjung Kelayang memiliki sebaran batuan granit yang berumur 65–200 juta tahun yang lalu. Bahkan, konon nama Kelayang berasal dari batu granit berbentuk kepala burung garuda yang ada di salah satu pulau di sana.  Keistimewaan pantai ini adalah tekstur pasir halus dan gradasi air laut indah berwarna bening kehijauan.

Pantai Tanjung Kelayang ditetapkan sebagai destinasi wisata prioritas sejak 2015. Pantai cantik ini termasuk dalam program pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas atau dikenal juga 10 Bali Baru oleh pemerintah. Tanjung Kelayang dipilih karena memiliki keunggulan geostrategis, yakni terletak di antara Indonesia dan negara ASEAN. Keren banget kan?

Pulau Lengkuas letaknya di sebelah utara Pantai Tanjung Kelayang difoto dari kapal layar yang aku tumpangi.

Teteh mampir di pulau Lengkuas dengan daya tarik utama sebuah mercusuar tua dengan 18 lantai yang dibangun oleh pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1882. Hingga saat ini, mercusuar tersebut masih berfungsi sebagai penuntun lalu lintas kapal yang melewati atau keluar masuk Pulau Belitung.

Oya … Suamiku berniat untuk menyelam dan menikmati keindahan ikan-ikan serta koral di laut Belitung. Sedangkan aku dan Teteh hanya memberi makan ikan dengan sedikit remahan biskuit. Kebetulan saat itu arus sedang kencang dan tidak begitu aman untuk kami menyelam.

Menyelam sebentar saja karena arus sedang kencang, berbahaya …

Bumi Allah Yang Mahaindah lagi Mahakaya begitu luas. Begitupun alam semesta ciptaan-Nya. Belajarlah menjelajahinya dengan bahagia. Juga dengan semangat menemukan sejatinya siapa diri kita dan siapa Rabb kita untuk menjadi hamba-Nya yang mulia. Agar kita terus menebar kebaikan menjadi penerang bagi sesama. Belajarlah sepanjang hayat.

Semoga Teteh terus semangat belajar, karena sadar bahwa kita adalah manusia pembelajar sejati … Barakallah.

Mampir juga ya di artikel menarik lainnya:

Rindu Ramadan

Standar

Selepas subuh aku bersiap menjemput Teteh di pesantrennya. Sejak pekan lalu SMPQ Al-Ihsan telah kembali menerapkan KBM offline. Sesampainya di rumah, Teteh istirahat dan aku melanjutkan ritual yaitu shalat dhuha dan membaca dzikir pagi. Suasana tenang dan terasa santai. Aku buka pesan WhatsApp Group kesayangan Mamah Gajah Bercerita dan wooowww … sudah diumumkan ‘Tema Pekan Menulis 2 Bulan Maret 2022‘.

Tetiba saja aku jadi ingat pernah search google terkait virus corona. Aku ingin tahu berapa banyak negara yang sudah terjangkit penyakit COVID-19 Wuhan? Menurut data real time dari The GISAID Global Initiative on Sharing All Influenza Data (by Johns Hopkins CSSE), setidaknya 69 negara terus berjuang melawan ancaman virus corona. Presiden Jowowi mengumumkan per hari Senin, 2 Maret 2020 nama Indonesia masuk ke dalam negara yang terjangkit virus corona.

Ya Allah … Qadarullah suami dan anakku sulung, Kaka yang akan berangkat umroh ke tanah suci pada tanggal 20 Maret 2020 harus batal berangkat. Umroh sebagai tanda syukur atas karunia-Nya dan hadiah untuk Kaka yang telah wisuda sarjana pada awal Februari 2020. Kami ikhlaskan karena inilah ketentuan Allah subhanahu wa ta’ala.

Aku juga ingat tak lebih dari 2 bulan lagi kan Ramadan, begitu batinku saat pengumuman yang sangat mengguncang rakyat Indonesia itu. Entah mengapa? Malah yang terbersit dipikiranku adalah bagaimana puasa di tengah pandemi? Peraturan pemerintah menyatakan kita harus di rumah saja. Tak bisa salat wajib berjamaah, tarawih dan i’tikaf di masjid sebagaimana biasanya keluargaku melakukan setiap tahunnya. Juga tak bisa salat Idulfitri di lapangan dan tak berjumpa keluarga besar untuk silaturahim. Sedih rasanya …

Tak ada keberanianku menentang ketentuan pemerintah. Aku dan suami menjalani WFH, begitu juga Teteh belajar daring. Padahal Teteh semangat sekali ingin belajar di pesantren. Sedangkan Kaka dan Mas masih tertahan di Bandung. Kaka setelah wisuda masih harus menyelesaikan progam PWMP Kementan RI dan Mas masih kuliah daring di PWK ITB. Alhasil … Ketika jelang lebaran mereka mengatakan tak bisa mudik ke Jakarta. Subhanallah

Ruang utama masjid At-Tin tempat kami i’tikaf.

Biasanya 10 hari terakhir Ramadan adalah saat kebersamaan kami, berlima menjalankan puasa, tilawah Al-Qur’an, tarawih, dan i’tikaf. Masjid yang menjadi tempat i’tikaf kami berbeda-beda. Selepas tarawih ada kajian dengan tema dan pembicara yang bagus-bagus. Menjelang sahur ada tahajud dan muhasabah. Bacaan imam juga sangat indah, sering membuat kami menangis. Sungguh kebersamaan kami ini sangat bernilai dan indah dikenang.

Masyaallah … Teteh bilang kangen i’tikaf di masjid. Sejak balita Teteh senang diajak i’tikaf di masjid. Agar kuat puasa dan tidak dehidrasi sesekali kami minum POCARI saat berbuka dan sahur. Namun sejak Ramadan 1441 Hijriyah harus sabar beribadah di rumah. Teteh terinspirasi kisah Rasulullah shalallaahu alaihi wassalaam yang membuat tenda saat i’tikaf. Aku bongkar lemari mencari seprei jadul berbahan batik Solo. Umur sepreiku 25 tahun loh! Untung saja ada tongkat pramuka, jadilah tenda ini berdiri di ruang keluarga.

Adakah Mamah MaGaTa yang anaknya minta dibikinkan tenda juga seperti Teteh?

Ramadan tahun 1442 Hijriyah, Teteh tidak lagi mendirikan tenda. Alhamdulillah … Kegiatan Teteh setiap hari bisa tilawah satu juz dan pada malam takbiran tuntas 30 juz. Jadwalnya pagi hari ziyadah 1-2 halaman dan setor kepada Ustadzah. Siang hari masih ada KBM Diknas. Malam tarawih dan bangun sahur menyempatkan tahajud. Saat 10 hari terakhir Teteh sudah tidak lagi SFH, jadi bisa fokus untuk murojaah dan tilawah Al-Qur’an. Barakallah Teteh kesayangan Ibu.

Rindu nian menjalankan kembali ibadah puasa seperti sebelum pandemi. Kangen rasanya berkumpul bersama Kaka, Teteh, dan Mas di saat buka puasa dan sahur. Kami ingin sekali melaksanakan tarawih, membaca Al-Qur’an, i’tikaf, dan shalat malam di masjid lagi. Ya Allah Yang Mahakuasa lagi Maha Pemberi Karunia, semoga tahun ini pandemi berakhir sehingga ibadah Ramadan kami pada tahun ini dapat kembali berjalan normal. Aamiin Ya Rabbal’alamin …

Sikap Baik Suami yang Disukai Istri

Standar

Sebagai kado untuk sahabat yang sedang dilanda gundah gulana karena merasa cinta sudah menguap entah kemana? Ketika cinta terasa hambar dan hampa.

Tafakur alam keluar kota. Bersama menyelami ayat-ayat kauniah dan menjalin kemesraan antara suami dan istri.

Kemesraan kehidupan rumah tangga sangatlah penting untuk dibangun bersama. Pasangan suami-istri bukanlah semata mencari objek kesenangan dan tempat untuk menyalurkan kebutuhan biologis semata. Sesungguhnya ada pertalian suci dan luhur serta agung yang kita kenal sebagai mawaddah dan mahabbah (kasih sayang dan kecintaan). Intinya adalah saling-mencintai dan menyayangi. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang bermartabat, melakukan perbuatan yang mendatangkan cinta dan kasih sayang, berlemah lembut, saling mendekatkan diri dengan ucapan dan perbuatan yang baik, dan berusaha mewujudkan keromantisan yang tulus.

(Sumber : Muhammad shalallaahu alaihi wassalaam The Super Leader Super Manager karya Syafii Antonio).

“Yang terbaik diantara kalian adalah yang terbaik kepada keluarganya dan aku adalah yang terbaik kepada keluargaku diantaramu” (HR. Tirmizi no.3838). Istri teladan telah dicontohkan oleh Khadijah ra, Fatimah ra, Aisyah ra, Asiah dan  Maryam. Suami teladan akan membuat istri makin lama makin cinta.

Contohlah teladan kita Rasulullah shalallaahu alaihi wassalaam. Ada 25 sikap baik suami yang disukai istri, yaitu:

1. Berlemah-lembut dan menemani istri yang sakit.

2. Suami membukakan pintu kendaraan atau pintu rumah untuk istrinya.

3. Mencium istri sebelum pergi dan ketika datang dari bepergian.

4. Makan sepiring berdua,

5. Bersenda-gurau dan membangun keakraban.

6. Tetap romantis dan akrab dengan istri yang sedang haid.

7. Mandi bersama.

8. Mengajak istri makan di luar sambil ‘refresing’.

9. Saling membersihkan setelah berhubungan intim.

10 Bersandar di atas dada istri dan tidur di atas pahanya.

11. Suami istri berpelukan di saat tidur.

12. Mengajak istri ketika bepergian keluar kota.

13. Suami menyuapi istrinya.

14. Mencium istri dari waktu ke waktu.

15. Suami mengantar istri ketika keluar.

16. Suami istri berjalan-jalan di malam hari sambil mengobrol.

17. Istri menyisir rambut suami atau sebaliknya.

18. Istri menaburkan parfum ke badan suaminya.

19. Ungkapan cinta dan panggilan sayang setiap hari.

20. Meletakkan pipi di atas pipi (saling bersentuhan pipi).

21. Suami istri membiasakan diri berolahraga bersama.

22. Memberikan kesenangan/hiburan kepada istri.

23. Memperhatikan perasaan istri dan saling memberi salam, “keselamatan atasmu, bagaimana keadaanmu wahai istriku?”

24. Saling mendoakan dalam kebaikan.

25. Shalat sunnah (khususnya tahajud di malam hari) bersama/walaupun tak berjamaah.

Olahraga gowes. Bersama merawat cinta suami dan istri, serta meningkatkan kebugaran.

Tak ada yang sempurna di dunia ini, bila satu-dua atau sebagian saja dari teladan di atas ada dalam kehidupan rumahtangga kita, sesungguhnya Allah Yang Mahakuasa lagi Maha Terpuji telah mengingatkan “dalam sesuatu yang tidak kita sukai bisa saja mengandung kebaikan yang banyak”. Cobalah untuk mengingat beragam kebaikan yang ada. Rasulullah shalallaahu alaihi wassalaam telah contohkan kepada umatnya, kebahagiaan rumah tangga semakin terasa. Bukan materi belaka yang menjadi ukuran bahagia, namun makin lama makin cinta karena Rahmat Allah Yang Mahamulia lagi Maha Pemurah ada dalam rumah tangga yang dibangun bersama.

Semoga bermanfaat.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Professional and Business Ethics Introduction

Standar

Pendahuluan Etika Profesi dan Bisnis.

Sumber: pa.sukamara.go.id

Bahan kajian dalam matakuliah Etika Profesi dan Bisnis terbagi dalam 14 kali pertemuan:

  1. Pendahuluan, definisi, konteks, fungsi, serta sejarah perkembangan etika profesi dan bisnis.
  2. Karakter, minat, dan kekuatan / ketangguhan pribadi
  3. Ekonomi dan keadilan. Liberalisme dan sosialisme sebagai perjuangan moral
  4. Keuntungan sebagai tujuan perusahaan, kewajiban karyawan dan perusahaan
  5. Tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan hidup : ecological intelegence
  6. Citizen 4.0 : bisnis humanis di era digital
  7. Tanggung jawab sosial perusahaan
  8. Masalah etis seputar konsumen terkait kepuasan pelanggan : secret of customer relationship
  9. Komunikasi bisnis dan etika (1) wikinomics era and creative industry
  10. Komunikasi bisnis dan etika (2) integrated communication and advertising
  11. Tata kelola etis dan akuntabilitas / good corporate governance
  12. Etika dalam bisnis internasional
  13. Etika dalam kewirausahaan
  14. Kepemimpinan etis / transformational leadership
  1. Sukrisno Agoes, Etika Bisnis dan Profesi, 2009
  2. Pedoman Etika Bisnis, Komite Nasional untuk Kebijakan Governance
  3. Hartman, Laura. P., Joseph Des Jardins., & Chris MacDonald. (2014). Business Ethics, Decision Making for Personal Integrity & Social Responsibility (3rd Edition). USA: McGraw-Hill.
  4. Jardins, Joseph.D. (2014). An Introduction to Business Ethics (5th Edition). USA: McGraw-Hill.
  5. Lawrence, Anne.T., James Weber. (2014). Business and Society, Stakeholders, Ethics, Public Policy (14th Edition). USA: McGrawHill.
  6. Arijanto, Agus. (2012). Etika Bisnis Bagi Pelaku Bisnis (Cetakan Kedua). Jakarta: Raja Grafindo
  7. Ernawan, Erni. R., (2007). Business Ethics (Cetakan Pertama). Bandung: Alfabeta.
  8. Fahmi, Irham. (2014). Etika Bisnis, Teori, Kasus dan Solusi (Cetakan Kedua). Bandung: Alfabeta.
  9. Keraf, A. Sonny. (1998). Etika Bisnis (Cetakan Pertama). Yogyakarta: Kanisius.
  10. Kartajaya, Hermawan. (2019). Citizen 4.0. Jakarta: Gramedia.
  11. Tapscott, Don (2004). Wikinomics. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.
  12. Prisgunanto, Ilham. (2014). Komunikasi Pemasaran di Era Digital. Jakarta: Prisani Cendekia.
  13. Barnes, G. James. (2003). Secrets of Customer Relationship Management. Yogyakarta: Andi.
  14. Goleman, Daniel. (2010). Ecological Intelegence. Jakarta: Gramedia.
  15. Supriyato. (2022). How to Become A Successful Entrepreneur. Yogyakarta: Andi.
  16. Kamrussamad. (2020). The Entrepreneur Virus. Jakarta: Merdeka Book.

Definisi Etika

Etika dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). Secara etimologis etika berasal dari bahasa Yunani kuno “Ethos” yang berarti kebiasaan, adat, akhlak, watak, perasaan, sikap.

Menurut Suhrawardi K. Lubis menyatakan bahwa dalam bahasa agama Islam, istilah etika ini merupakan bagian dari akhlak. Dikatakan merupakan bagian dari akhlak, karena akhlak bukanlah sekedar menyangkut perilaku manusia yang bersifat perbuatan yang lahiriyah saja, akan tetapi mencakup hal-hal yang lebih luas, yaitu meliputi bidang akidah, ibadah dan syari’ah.

Etika adalah sebuah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya. Etika menurut Franz Magnis Suseno adalah sebuah ilmu dan buku sebuah ajaran. Etika adalah perwujudan dan pengejawantahan secara kritis dan rasional ajaran moral yang siap pakai itu.

Etika adalah konsep penilaian sifat kebenaran atau kebaikan dari tindakan sosial berdasarkan kepada tradisi yang dimiliki oleh individu maupun kelompok. Pembentukan etika melalui proses filsafat sehingga etika merupakan bagian dari filsafat. Unsur utama yang membentuk etika adalah moral. Etika hanya mengatur tentang cara manusia dalam bertindak dan tidak memperhatikan kondisi fisik dari manusia. Ruang lingkup etika meliputi analisis dan penerapan konsep mengenai kebenaran, kesalahan, kebaikan, keburukan dan tanggung jawab. Pengelompokan etika secara umum terdiri dari etika deskriptif, etika normatif, etika deontologi dan etika teolologi. Manfaat dari etika adalah adanya pengendalian individu. yang dapat mempermudah pemenuhan atas kepentingan kelompok sosial.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Etika

Etika Profesi

Profesi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan, kejujuran, dan sebagainya) tertentu. Profesi merupakan suatu konsep yang lebih spesifik dibandingkan dengan pekerjaan. Dengan kata lain, pekerjaan memiliki konotasi yang lebih luas daripada profesi, suatu profesi adalah pekerjaan, tetapi tidak semua pekerjaan merupakan profesi.

Sementara itu Darji Darmodiharjo dan Sidharta mengemukakan bahwa profesi adalah suatu pekerjaan yang membutuhkan dan memiliki serta memenuhi sedikitnya 5 (lima) persyaratan sebagai berikut :

  1. Memiliki landasan intelektualitas,
  2. Memiliki standar kualifikasi,
  3. Pengabdian pada masyarakat,
  4. Mendapat penghargaan di tengah masyarakat,
  5. Memiliki organisasi profesi

Pendapat beberapa ahli tentang definisi etika profesi. Muchtar (2016) menyebutkan bahwa, etika profesi merupakan aturan perilaku yang memiliki kekuatan mengikat bagi setiap pemegang profesi.

Sedangkan Lubis (1994) berpendapat etika profesi merupakan sikap hidup berupa kesediaan untuk memberikan pelayanan profesional terhadap masyarakat dengan keterlibatan penuh dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka melaksanakan tugas.

Artinya etika profesi bertujuan agar setiap orang tetap berada dalam nilai-nilai profesional, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi profesi yang dipegangnya.

Fungsi Etika Profesi

Menurut Undang-Undang RI No. 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian, kode etik profesi merupakan suatu pedoman sikap, tingkah laku serta perbuatan dalam melaksanakan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun fungsi dari etika profesi adalah sebagai berikut:

1. Sebagai pedoman bagi seluruh anggota profesi mengenai prinsip profesionalitas yang telah ditetapkan.

2. Sebagai alat kontrol sosial bagi masyarakat luas terhadap suatu profesi tertentu.

3. Sebagai sarana untuk mencegah campur tangan dari pihak lain di luar organisasi yang terkait hubungan etika dalam keanggotaan suatu profesi.

Sumber: https://www.pendidik.co.id/etika-profesi/

Prinsip dasar yang perlu diketahui. Prinsip-prinsip dasar yang melandasi pelaksanaan etika profesi, diantaranya sebagai berikut :

1. Prinsip tanggung jawab :

Seorang profesional seharusnya bekerja dengan rasa tanggung jawab yang besar. Amanah pekerjaan harus dilakukan secara serius dan baik sehingga hasilnya bisa maksimal. Tanggung jawab dalam menjalankan pekerjaan akan mencerminkan seorang profesional adalah sumber daya manusia yang berkualitas.

2. Prinsip keadilan

Ketika menjalankan setiap pekerjaan dan tanggung jawab profesi, maka seorang profesional harus mengedepankan keadilan yang diberikan kepada setiap orang yang berhak menerimanya termasuk dalam hal pekerjaan. 

3. Prinsip otonomi

Seorang profesional yang bekerja dan menempati suatu jabatan di dalam perusahaan, artinya memiliki  wewenang dan kebebasan dalam menjalankan pekerjaan tertentu.  Tentunya wewenang dan kebebasan ini harus dijalankan sesuai dengan kode etik yang dimiliki seorang profesional agar setiap tugas yang dikerjakan dapat diselesaikan dengan baik.

4. Prinsip integritas moral

Integritas moral adalah kualitas kejujuran serta prinsip moral dalam diri seorang profesional yang harus dilakukan dengan secara konsisten dalam menjalankan profesinya.

Etika Bisnis

Etika bisnis sebagai istilah pertama kali muncul dan mulai digunakan di Amerika Serikat pada periode 1970-an. Istilah ini kemudian mulai digunakan di wilayah lain di dunia. Masyarakat dan bisnis saling berkaitan satu sama lain. Kegiatan bisnis selalu berkaitan dengan keberadaan masyarakat disertai dengan seluruh atribut dan simbol yang diyakini oleh masyarakat tersebut. Kondisi ini membuat kegiatan bisnis memiliki nilai moral dan etika tertentu. Etika bisnis bertujuan untuk memberikan kesadaran moral kepada para pelaku bisnis. Kesadaran ini utamanya ditujukan kepada pebisnis untuk konsumen. Bentuknya dapat berupa kegiatan bisnis yang tidak menimbulkan kerugian bagi konsumen.

Silakan mampir di link menarik lainnya: