Sakit Perut Menahun Pasca Operasi Angkat Empedu

Standar

Ijin berbagi pengalaman menemani suami menjalani operasi angkat kandung empedu. Kantung empedu atau kandung empedu (bahasa Inggris: gallbladder) adalah organ berbentuk buah pir yang terletak di dekat organ hati, di mana empedu disimpan dan dikonsentrasi sebelum disekresi. Organ ini merupakan tempat penyimpanan cairan empedu yang dihasilkan oleh hati dan tempat untuk mencerna lemak.

Semoga senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah Yang Mahakuasa lagi Maha Pemurah, aamiin …

Operasi angkat kandung empedu dengan laparoskopi adalah operasi pemotongan dan pengangkatan empedu melalui sayatan kecil dengan bantuan alat khusus berupa selang tipis berkamera (laparoskop).

Nama lain operasi ini adalah kolesistektomi laparoskopik.

Pada tahun 2016 hasil USG menunjukkan ada pasir dan batu di dalam kandung empedu. Sakit menahun yang mengganggu aktivitas sehari-hari ini sering diabaikan oleh suamiku. Konsultasi dengan dokter penyakit dalam dilakukan secara rutin untuk memantau kondisi empedunya.

Pada suatu malam suamiku mengalami lagi kram perut dan langsung aku bawa ke rumah sakit. Setelah hampir dua tahun bertahan menahan ketidaknyamanan di bagian perut dan berulang kali kram, akhirnya kandung empedu suamiku harus diangkat.

Operasi Angkat Kandung Empedu dengan Laparoskopi

Dokter bedah digestif melakukan kolesistektomi laparoskopik. Tindakan ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil sebesar lubang kunci pada kulit, sebagai jalur masuk alat laparoskop. Alat laparoskop berupa selang tipis dengan kamera di ujungnya akan menampilkan kondisi kandung empedu yang akan diangkat.

Dibandingkan dengan operasi konvensional (bedah terbuka), sayatan pada kolesistektomi laparoskopik jauh lebih kecil, sehingga nyeri yang muncul setelah operasi angkat kandung empedu dengan laparoskopi lebih ringan. Perawatan setelah operasinya juga lebih singkat.

Sebelum menjalani operasi angkat empedu, dokter bedah digestif akan melakukan tanya jawab mengenai riwayat kesehatan pasien dan memeriksa kondisi fisik pasien secara menyeluruh. Dokter juga akan menjalankan beberapa tes, seperti tes darah dan foto rontgen. Pasien perlu memberi tahu dokter jika sedang mengonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal. Jika diperlukan, dokter akan meminta pasien untuk menghentikan konsumsi obat atau suplemen tersebut.

Prosedur operasi angkat kandung empedu dengan Laparoskopi adalah pasien perlu mengganti pakaiannya dengan pakaian khusus yang telah disediakan oleh rumah sakit. Dokter kemudian akan memberikan obat anestesi umum sehingga pasien tertidur dan tidak merasakan nyeri selama operasi. Setelah obat bius bekerja, dokter akan memulai proses kolesistektomi laparoskopi.

Selama proses operasi, aku terus berdzikir agar kesembuhan diberikan oleh Allah Yang Mahabaik lagi Maha Pemberi Karunia.

Sakit Di Bagian Perut Paska Operasi

Hampir empat tahun pasca operasi, suamiku masih sering merasakan nyeri seperti baru habis operasi. Bekas operasi itu terasa mengencang di bagian dalam, bahkan mengalami kram perut juga hingga terasa sakit yang sangat dan harus menjalani rawat inap.

Menurut dokter penyakit dalam yang merawat suamiku, kondisi kembali merasakan nyeri dan kencang di area bekas operasi batu empedu bisa wajar terjadi karena jaringan parut pengganti luka bekas operasi yang sifatnya kurang elastis, sehingga kurang bisa mengakomodasi regangan dan kontraksi otot perut berlebihan. Rasa tidak nyaman tersebut bisa berlangsung bertahun-tahun tergantung kepada kondisi masing-masing orang.

Penyebab lain dari sensasi tidak nyaman ini muncul karena perlengketan jaringan atau bahkan faktor lain yang tidak selalu terkait langsung dengan operasinya, misalnya gastritis, tukak lambung, pankreatitis, obstruksi usus, gastroenteritis, peritonitis, keracunan makanan, pleuritis, pneumonia, syaraf kejepit, kostokondritis, batu atau infeksi ginjal, dan sebagainya.

Dokter menyarankan untuk mengatasi keluhan tersebut dengan:

  • Memperbanyak istirahat dan minum air putih
  • Kurangi kegiatan fisik yang melibatkan kontraksi dan regangan otot perut berlebihan, semisal membungkuk lama, mengangkat benda berat, batuk atau mengejan berlebihan
  • Kompres hangat area perut yang nyeri
  • Jangan sembarangan mengurut tubuh
  • Minum paracetamol untuk membantu meringankan nyeri
  • Jangan terlambat makan
  • Kurangi makan makanan yang terlalu berlemak, berminyak, pedas, dan sulit dicerna
  • Tidak menahan buang air
  • Jangan panik

Aku memohon atas nama Allah Yang Mahaagung, pemilik singgasana yang agung agar menyembuhkan suamiku. Aamiin … Alhamdulillah setelah dirawat selama tujuh hari, suamiku kembali sehat dan berkurang keluhan sakit perutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s