Monthly Archives: November 2022

Serunya Ajak Anak Kemping di Situ Patenggang Ciwidey

Standar

Liburan sebentar lagi … Sebulan lagi akan ada pembagian rapot anak-anak nih. Sudah kepikiran dong mau ajak anak liburan ke mana? Hhhmmm … Anak jaman now liburan menginap di hotel Itu sudah biasa.

Nah … Ada pengalaman seru dari Teteh, anakku bungsu saat berlibur di Ciwidey Bandung Selatan. Teteh gak menginap di hotel. Kami memilih kemping di area bukit sekitar Situ Patenggang. Mengapa kemping? He3 … Ceritanya sih kepingin menularkan jiwa pencinta alam gitu loh! Iya lah… Aku ini mantan anak pramuka yang hobinya berkemah. Jadi cara menularkan hobi kepada Teteh adalah mengajaknya menikmati suasana alam.

Semoga saja Teteh bisa bersyukur atas karunia Allah Yang Maha Baik lagi Maha Pemurah atas karunia-Nya. Alam Indonesia yang indah dan kaya dengan berbagai penampakannya seperti danau, pantai, laut, gunung, lembah, sungai, gua, dan air terjun.

Hamparan hijau kebun teh mengelilingi beningnya danau purba Situ Patenggang sangat menarik hati Teteh. Iya loh! Sejak keluar tol Soroja, Teteh sudah tak sabar segera sampai di tempat yang sempat aku ceritakan sebagai lokasi pelantikan unit kegiatan mahasiswa renang dan polo air (URPA) ITB. Jaman aku kuliah dulu medio tahun 90-an. Panitia melantik anggota baru dengan cara renang dini hari di Situ Patenggang yang pastilah airnya sedingin air dari lemari es bbbrrr… Wuuuiiihhh … Sungguh pengalaman tak terlupakan.

Saat kami datang, area sekitar Situ Patenggang saat itu sudah ramai. Maklumlah liburan akhir tahun menjadi ajang libur pilihan keluarga. Alhamdulillah … Teteh bisa menikmati perahu dayung  dan perahu motor untuk berkeliling situ. Senangnya Teteh kebetulan dapat duduk di ujung perahu sambil memotret pemandangan di sekitar yang sungguh luar biasa. Udara sejuk, angin semilir, hijaunya pepohonan, dan riak air menambah bahagia Teteh.

Menjelang sore kami menuju tenda yang sudah dipersiapkan oleh penjaga lokasi perkemahan. Aku memilih tenda paling ujung dengan view terbaik. Masyaallah… Malam hari yang syahdu. Hanya bunyi hewan malam, bintang dan bulan menemani kami. Tenang … Damai … Tentu saja sangat … sangat … sangat dingin. Jaket, kaos kaki, kaos tangan, jilbab, dan selimut membuat tidur malam Teteh lebih hangat. Menjelang subuh Teteh bangun dan bersiap shalat berjamaah. 

Aku ajak Teteh menuju bukit di sebelah lapangan perkemahan. Memandang ke arah lembah yang masih dipenuhi kabut. Mentari pagi perlahan menerangi hingga kabut pun pergi sembari menitipkan wangi dedaunan dan dahan pinus. Situ Patenggang adalah lokasi wisata favorit di Bandung Selatan. Ada jembatan melintasi danau menuju sisi lain dan menjadi lokasi foto yang instagramable. 

Pengelola kawasan membangun icon baru berupa bangunan kapal terbuat dari konstruksi baja dan kayu. Bagi pengunjung yang ingin menikmati kuliner di atas restoran kapal tersedia beragam menu dengan harga terjangkau. Begitupun di kios-kios sekitar kebun teh banyak dijajakan makanan dan minuman yang murah meriah.

Teteh terpesona dengan suasana tenggelamnya sang surya. Langit perlahan berganti warna. Biru, kuning, jingga, merah lembayung, hingga gelap menyelimuti. Suara adzan magrib terdengar sayup … Segera kami menuruni bukit dan mengambil wudhu. Tafakur alam adalah cara terbaik yang aku pilihkan untuk Teteh belajar dan mengenal Allah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mulia.

Teteh menikmati malam dengan membuat api unggun. Sekitar pukul 9 kami masuk ke dalam tenda untuk beristirahat karena besok Teteh kepingin naik perahu lagi dan keliling kawasan Situ Patenggang.

Dini hari aku sudah terjaga dan bergegas menuju ke kamar mandi untuk berwudhu. Ingin rasanya bersujud dalam keheningan dan selimut gelap yang menenangkan qalbu. Dinginnya udara tak menyurutkan diriku untuk menggelar sajadah di bagian luar tenda. Allahuakbar … Sungguh Allah Maha Besar lagi Maha Terpuji.

Adzan subuh sayup terdengar dikejauhan. Teteh bangun dan ikut shalat berjamaah. Dzikir sejenak melangitkan doa-doa terbaik, lalu dengan semangat menuju bibir lembah di belakang tenda. Teteh yang hobi memotret tak menyia-nyiakan golden time ketika matahari beranjak naik. Kabut masih tampak dan perlahan tersapu hangatnya sinar matahari.

Kami sarapan di restoran berbentuk kapal dari kayu. Menunya sederhana saja tapi pemandangannya sungguh luar biasa. Indah sekali latar langit pagi yang biru cerah, matahari bersinar hangat, dan air yang berkilau membuat kami betah berlama-lama menikmati sajian kopi dan cemilan lainnya.

Ada taman kelinci loh di sini … Waaahhh … Teteh senang sekali bisa memberi makan wortel dan bermain dengan hewan manis berbulu lembut ini. Gemuk dan lucu sekali …

Sejenak sebelum pulang ke Bandung, kami berkeliling lagi kawasan kebun teh di sekitar Situ Patenggang.

Seru kan pengalaman jalan-jalan Teteh dan pastinya tak terlupakan pengalaman kempingnya. Gimana sudah dapat inspirasi untuk liburan akhir tahun 2022?

Silakan mampir juga di artikel jalan-jalan lainnya di sini:

Masakan Padang Sederhana

Standar

Siang bolong yang terik … Di tengah kesibukanku menyusun materi untuk survei mahasiswa tentang kepuasan pelanggan, sempat juga aku buka Whatapps Group Mamah Gajah Bercerita. Ada reminder untuk pekan menulis dengan tema sederhana. Entah mengapa? Bisa jadi karena belum makan siang ha3 … Tiba-tiba saja ingat ‘Masakan Padang Sederhana‘ favorit keluargaku.

Aku selesaikan dulu tugas utama dan kirim ke portal kelas Customer Relatinships UCIC. Done! Lega rasanya … Sekarang mari lanjutkan cerita tentang masakan padang.

Bahagia Itu Sederhana

Perkenalanku dengan rendang dan sate padang berawal dari Bapa yang sering mengajakku mampir di Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran Baru, selepas beliau dinas di RSCM dan harus praktek di Poliklinik PLN Pusat. Biasanya aku ikut Bapa karena harus kontrol gigi di RSCM.

Bapa senang memesan menu rendang di kantin UI Salemba yang berada satu kawasan dengan RSCM. Aku coba icip-icip sedikit karena aslinya aku tidak suka pedas. Ternyata enak dan nafsu makanku bertambah. Nah … Sate padang pertama yang aku coba ada di pedagang kaki lima belakang Masjid Al-Azhar. Waaahhh … Harum asapnya bikin lapar. Bahagia hatiku bisa kuliner bersama Bapa berduaan saja.

Sebenarnya aku tidak terlalu mempermasalahkan soal restoran padang karena menurutku semuanya enak hi3 … Tapi sejak Mas pesantren di Al-Binaa sering minta dibawakan nasi padang bungkus. Aku membelinya di restoran Masakan Padang Sederhana rest area KM39. Aku jadi tahu di sini menunya juara. Mas biasanya memesan nasi padang dengan menu rendang, ayam pop, sayuran, telur dadar, dan cabai hijau.

Nah … Waktu itu Kaka sedang pesantren di Incen SK Cirebon juga suka minta dibawakan menu nasi padang. Aku akan membelinya di restoran Masakan Padang Sederhana di jalan Kartini. Kaka suka ayam bakar, perkedel, sayur nangka, dan kentang telur puyuh.

Betapa bahagianya Kaka dan Mas mendapat kiriman nasi padang. Pastinya mereka akan menyantapnya dengan lahap. Joke mereka adalah ‘ini bungkusan ajaib : menu perbaikan gizi anak pesantren’. Iiihhh … Aya-aya wae.

Teteh yang ikut menjenguk Kaka dan Mas jadi suka ikut memesan menu ayam pop dan telur dadar. Suamiku senang ikan kembung bakar dan sayuran. Aku biasanya memilih rendang, terong teri cabai hijau, Kadang aku berganti menu cumi, gulai otak, kikil tunjang, atau jengkol balado.

Oya … Mamah MaGaTa apa menu favoritnya?
Auto lapar juga! Ha3 …
Maafkan ya … Kapan nih kita meet up sambil makan nasi padang?

Teteh Ngidam Nasi Padang

Ada cerita lucu saat Teteh harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Teteh mengalami demam tinggi hingga 39 derajat celcius dan ruam di kulit. Aku bawa ke UGD. Dokter segera memberi obat penurun panas dan perawat mengambil sampel darah untuk dicek laboratorium. Teteh didiagnosis awal terkena virus DBD dan rubela atau campak jerman.

Alhamdulillah … Selama dirawat tidak ada pantangan menu makanan. Malah ahli gizi menyarankan agar Teteh makan lebih banyak untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Pada hari ketiga sepertinya Teteh sudah bosan dengan menu rumah sakit. Tiba-tiba dia ingin makan nasi padang. Sederhana saja permintaannya. “Oke … Teh. Ibu search GoFood dulu ya!”

Aku buka aplikasi pesan antar untuk mencari restoran Masakan Padang Sederhana terdekat. Ternyata ada di jalan Matraman depan toko buku Gramedia. Sebelum memesan aku tanya dulu kepada perawat, apakah Teteh boleh makan nasi padang? Syukurlah diperbolehkan.

Wuuuiiihhh … Lahapnya Teteh menyantap nasi padang, masyaallah. Tandanya Teteh sudah semakin pulih … Semoga lekas sembuh agar bisa kembali ke rumah dan masuk pesantren lagi.

Amazing Maryam, Women of Heaven

Standar

November Full of Blessing

Alhamdulillah …

Bulan November selalu penuh berkah dan kini genap usiamu 15 tahun, Maryam Aliyya Al Kindi kesayangan Ibu. Semoga Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Terpuji senantiasa melimpahkan rahmat dan kasih sayang-Nya kepadamu.

Pada pertengahan tahun 2005 aku memeriksakan diri ke dokter kandungan dengan keluhan nyeri yang luar biasa di perut bagian bawah. Tepatnya dibekas jahitan operasi caesar anak kedua. Walau sudah berlalu lebih dari lima tahun, tapi rasa sakit terutama saat haid. Bahkan kadang terasa sakit tiba-tiba, walau hanya tertekan sedikit saja. Rasa sakit makin menjadi karena aku pernah fraktur tulang ekor saat melahirkan normal anak sulung.

Ternyata setelah di USG ada kista di indung telur sebelah kanan dengan diameter tujuh centimeter. Dokter menyarankan untuk angkat kista. Subhanallah … Padahal saat itu aku ada program ingin hamil lagi, walau rawan untuk hamil lagi di usia 35 tahun lebih.

Suamiku berusaha menghibur agar aku tidak sedih dan khawatir akan keadaan tersebut. Allahuakbar … Tak disangka, penghiburan luar biasa dari suami adalah mendaftar ibadah haji berdekatan dengan hari ulang tahunku ke-35 pada bulan November 2005. Awal tahun 2006 kami mendapat kabar dapat kursi untuk menunaikan ibadah haji kloter 77. Waktu keberangkatan kami bulan November 2006. Pengalaman ibadah haji yang penuh hikmah aku tuliskan di blog Mamah Gajah Ngeblog (MGN).

Aku kembali konsultasi ke dokter kandungan untuk menunda opsi operasi kista. Sekaligus menyampaikan keinginan hamil lagi. Dokter mengatakan, “Silakan lanjutkan program hamilnya, namun sebaiknya dijeda dulu sampai selesai ibadah haji. Supaya tidak ada pembatalan akibat kehamilan.” Aku bertanya, “Apakah bisa hamil dengan kondisi indung telur ada kistanya, Dok?” Beliau tersenyum sambil berkata, “Insyaallah bisa. Indung telur kiri normal.” “Oya Dok, apa usia 36 tahun aman untuk hamil?” tanyaku. “Tentu harus dalam pantauan dan lebih rentan karena ada kista juga ya … Bismillah …” lanjut dokter yang baik hati ini.

Sungguh Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Pemurah telah mengaruniakanku kebahagiaan. Sepulang ibadah haji, pada bulan Februari aku dinyatakan hamil. Selama aku hamil terpantau sehat dan kista tidak semakin membesar. Janin kuat ini hidup bersama kista. Anakku ketiga lahir di waktu dhuha melalui proses caesar sekaligus mengankat kista di indung telur. Kejadian ini kadang masih menyisakan rasa tak percaya, sungguh di luar nalarku sebagai hamba-Nya yang lemah. Masyaallah …

The Wisdom of the Name Maryam in Al-Qur’an

Semoga salam dan rahmat Allah, berkah dan kemuliaan rasul-Nya, panutan dan kekasih kita umat manusia, penghulu para nabi, Muhammad shalallau ‘alaihi wa salam, beserta segenap sahabat dan ahli baitnya. Allah berfirman, “Dan ceritakanlah kisah Maryam di dalam Al-Qur’an.”

Surah Maryam adalah surah ke-19 dalam al-Qur’an yang terdiri atas 98 ayat. Termasuk golongan surah-surah Makkiyah karena hampir seluruh ayatnya diturunkan sebelum Rasulullah shalallau ‘alaihi wa salam hijrah ke Madinah, bahkan sebelum sahabat-sahabat dia hijrah ke negeri Habsyi. Kisah Maryam tertulis mulai dari ayat 16 hingga 40.

Maryam adalah anak perempuan Imran yang masih keturunan Daud a.s. Istri Imran menjanjikan Maryam kepada Tuhan sebagai pelayan Baitul Maqdis, sebuah janji untuk bertaqarub kepada Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana. “Maka Allah menerimanya dengan penerimaan yang baik dan menumbuhkembangkan Maryam dengan baik pula sebagai wanita terhormat pada kalangan Bani Israel.

Maryam sudah yatim sejak dalam kandungan ibunya, merupakan wanita terkenal di antara ahli ibadah dalam mengabdi, beribadah, dan berperilaku. Zakaria a.s., sebagai walinya melihat sejumlah karamah hebat terjadi pada diri Maryam. “Tatkala Zakaria a.s. mengunjungi Maryam di mihrab, dia menjumpai rezeki di sisinya. Zakaria bertanya, ‘Hai Maryam dari mana ini?’ Dia menjawab, ‘Ia dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah menganugerahkan rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya secara tidak terduga.”

Kepunyaan Allah Yang Maha Pencipta lagi Maha Penjaga segala hikmah dan hujjah yang baik, yaitu Dia hendak menciptakan hamba dan rasul-Nya Isa a.s. melalui Maryam. Secara nalar manusia kejadian ini sungguh tak masuk akal. Allah mengutus Jibril a.s. kepada Maryam dalam bentuk manusia sempurna untuk menyampaikan perintah-Nya. Maryam berkata, “Bagaimana mungkin aku memiliki seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusia pun menyentuhku dan aku bukan seorang pezina.”

“Dia berkata, ‘Demikianlah.’ Tuhanmu berfirman, ‘Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan. Maka Maryam mengandungnya, lalu dia memencilkan diri karena kandungannya ke tempat yang jauh.” Tuduhan keji dan fitnah jahat pun menimpa Maryam. Saat akan melahirkan,

Maryam berjalan menuju sebuah desa yang berada delapan mil di sebelah timur Baitul Maqdis untuk menghindari fitnah dari kaumnya. “Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksanya menuju pangkal pohon kurma, dia berkata, “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini dan aku menjadi barang tidak berarti lagi dilupakan. Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah, “Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menjatuhkan buah kurma yang masak kepadamu. Maka makan, minum, dan bergembiralah kamu.”

Isa a.s. lahir dan membawa mukjizat bisa berbicara kepada manusia walau masih bayi dalam buaian ibundanya. “Isa berkata, ‘Sesungguhnya aku ini hamba Allah. Dia memberiku Al-Kitab dan Dia menjadikan aku seorang nabi. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada. Dan Dia memerintahkan kepadaku mendirikan salat dan berzakat selama aku hidup.”

“Itulah Isa putra Maryam yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak. Mahasuci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya, ‘Jadilah!’ maka ia pun tercipta.”

Maryam begitu sabar dan kokoh menerima segala macam ujian yang mungkin belum pernah diterima manusia, baik dulu maupun yang akan datang.

Reading Maryam in a Novel

Aku membaca novel dengan judul ‘Maryam Bunda Suci Sang Nabi’ karya Sibel Eraslan asal Turki berusia 50 tahun. Sibel alumni Fakultas Hukum Universitas Istambul menulis novel best seller dunia dengan riset mendalam. Ada kejadian ajaib saat aku membaca kisah Maryam di halaman 183 tentang ‘Pintu yang ketujuh: Rahasia’.

Maryam adalah seorang ibu dan ayah bagi Isa a.s, di mana hak-hak kedua orang tua telah terkumpul pada dirinya. Wujud rasa syukur dan utang budi kepada Allah disandarkan pada rasa syukur dan utang budi kepada kedua orang tua. Isa a.s. sangat baik kepada ibundanya dengan tutur kata yang lemah lembut, menyantuni saat keduanya menginjak usia lanjut, menopangnya, berbagi penderitaan dengannya, bersabar, dan berdoa bagi kebaikan keduanya.

Kehidupan Maryam dan Isa a.s. berada dalam ancaman pembunuhan juga tekanan penuh bahaya, sehingga harus meninggalkan tanah airnya. Bahkan, keadaan begitu papa tanpa ada pakaian layak untuk melindungi putranya. Maryam adalah seorang wanita suci yang telah mendapati ujian paling pedih bagi kehormatan seorang wanita. Seorang yang kerap difitnah, namun senantiasa tegar dalam kesucian wajah dan jiwanya.

Isa a.s. sangat mencintai ibundanya. Ia kerap mencium kening ibundanya di antara kedua mata dan kemudian bersimpuh di atas pangkuannya. Sungguh, cintalah yang membentengi sang ibu dan anak dari kobaran api neraka. Sekecil apapun kepedihan yang dialami Maryam. Isa as akan siap mengorbankan diri untuknya. Ada ikatan sangat erat antara tauhid keimanan kepada Allah dan kecintaan kepada ibunya. Ya, mencintai dan menghormati ibu merupakan bagian dari iman. “Janganlah engkau menyembah kepada selain Allah dan berbuat baiklah kepada ayah-ibumu”, adalah gambaran akhlak seorang Isa a.s.

Supraise … Akhirnya terungkap rasa penasaranku tentang nama ibu mertuaku ‘Sirriyah’. Aku jadi semakin mengerti, mengapa Ibu sangat bahagia ketika aku memberi nama Maryam kepada si bungsu. 

Pintu rahasia adalah tirai yang menyelimuti Maryam dengan nama ‘sirriyat’ sehingga di balik pintu ini Maryam mendapat nama ‘sirriyah’. Namun, mengenai hal ini aku tidak mampu menulis banyak karena tirai tertutup dan terpisah. Di balik pintu ini Maryam telah mencapai kesempurnaan dan kedudukan rahasia, posisi yang berada di atas semua nama.

Learn to be Maryam

Kita tak patut berkeluh kesah -galau bahkan menyalahkan Allah Yang Maha Benar lagi Maha Adil bila hidup sedang dilanda masalah. Insyaallah semua masalah ada jawabannya dan semua ujian ada kelulusannya. Aku sudah mengajak Teteh ibadah umroh untuk mengambil hikmah dari kisah Ibrahim a.s. dan Muhammad shalallau ‘alaihi wa salam. Pengalaman Maryam ditulis dalam artikel jejak umroh penuh hikmah. Semoga Allah kabulkan cita-cita Maryam berkunjung ke Masjidil Aqsha untuk mengambil hikmah dari kisah Maryam ibunda Isa a.s.

Maryam, wanita penyabar lagi teguh pendirian, ahli zuhud, zahidah. Dia mendidik putranya sedang masih di dalam kandungan. Setelah lahir, Maryam selalu mengajari semua hal tentang ajaran agama, mendidiknya dengan akhlak mulia, menjadikannya sebagai lawan bicara dalam pelajaran-pelajaran penuh hikmahnya, juga mengajari menulis rapi dan indah.

“Jiwa kesatria adalah sebuah sifat. Dengannya, banyak sekali kaum hawa yang benar-benar telah menjadi seorang kesatria”. Dan Maryam adalah salah satu dari mereka.

Luar biasa teladan dari Maryam yang selalu bersikap sebagai pemberani. Berani untuk tetap teguh melangkahkan kaki, bersandar pada dasar-dasar iman, terus berjalan dengan penuh keteguhan dan ketabahan tanpa sedikitpun lelah dan berputus asa. Berjalan dengan segenap keteguhan jiwa seperti seorang prajurit dengan kepala tertunduk tanpa keangkuhan. Dia telah terpilih sebagai seorang wanita utama.

Artikel ini di tulis untuk Tantangan Blogging Mamah Gajah Ngeblog bulan November 2022.

SWOT Analisys for Traditional Market

Standar

Pengertian Analisis SWOT

SWOT adalah singkatan dari Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman)

Analisis SWOT mengatur kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman utama Anda ke dalam daftar yang terorganisir dan biasanya disajikan dalam bilah kisi-kisi yang sederhana.

Strengths (kekuatan) dan Weaknesses (kelemahan) adalah berasal dari internal perusahaan Anda. hal-hal yang dapat Anda kontrol dan dapat berubah. Contohnya termasuk siapa yang ada di tim Anda, paten dan properti intelektual Anda, dan lokasi Anda.

Opportunities (peluang) dan Threats (ancaman) adalah hal eksternal yang mempengaruhi bisnis atau hal-hal yang terjadi di luar perusahaan Anda pada pasar yang lebih besar. Anda dapat memanfaatkan peluang dan melindungi dari ancaman, tetapi Anda tidak dapat mengubahnya. Contohnya termasuk pesaing, harga bahan baku, dan tren belanja pelanggan.

Teknik ini dibuat oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek riset pada Universitas Stanford pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dengan menggunakan data dari perusahaan-perusahaan Fortune 500.

Cara Melakukan Analisis SWOT dengan Benar

Seperti yang kami bahas diatas, Anda harus mengumpulkan tim untuk melakukan analisa SWOT. Anda tidak perlu melakukan analisa sepanjang hari, satu atau dua jam sudah cukup.

Kumpulkan orang-orang dari berbagai bagian perusahaan Anda dan pastikan Anda memiliki perwakilan dari setiap bagian. Anda akan menemukan bahwa berbagai kelompok dalam perusahaan Anda  memiliki perspektif yang sama sekali berbed. Dan point ini sangat penting untuk membuat analisis SWOT Anda berhasil.

Melakukan analisis SWOT mirip dengan pertemuan mendengerkan pendapat, untuk mengetahui cara yang benar dan salah dalam menjalankan suatu hal. Disarankan untuk memminta setiap orang mencatat dan minta setiap orang diam-diam menghasilkan ide untuk memulai sesuatu. Hal ini untuk mencegah groupthink dan memastikan bahwa semua suara didengar.

Setelah melakukan brainstorming selama lima hingga 10 menit, letakkan semua catatan dan tempel di dinding jangan lupa untuk mengelompokkan ide-ide serupa. Izinkan siapa pun menambahkan catatan tambahan pada titik ini jika ide orang lain memicu pemikiran baru.

Setelah semua ide diorganisasikan, sekarang saatnya untuk menentukan peringkat ide. gunakan sistem pemungutan suara di mana setiap orang mendapat lima atau sepuluh “suara” yang dapat mereka bagikan dengan cara apa pun yang mereka suka. Membuat catatan dalam berbagai warna berguna untuk latihan ini.

Berdasarkan latihan pemungutan suara, Anda harus memiliki daftar gagasan yang dapat diprioritaskan. Tentu saja, daftar itu sebagai bahan untuk diskusi dan debat, dan seseorang di ruangan itu harus dapat membuat keputusan terakhir pada prioritas. Ini biasanya CEO, tetapi bisa didelegasikan kepada orang lain yang bertanggung jawab atas strategi bisnis.

Anda akan ingin mengikuti proses menghasilkan ide untuk masing-masing dari empat kuadran dari analisis SWOT Anda: Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Ancaman.

SWOT Analisis untuk Pasar Tradisional

Mari kita mencoba menganalisis pasar tradisional dengan menggunalan alat SWOT. Apa itu analisis SWOT? Analisis SWOT digunakan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal dalam pengembangan Pasar TradisionalAnalisis SWOT menggambarkan peluang dan ancaman yang dihadapi kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh Pasar Tradisional.

Dalam jurnal UMM, Senaspro tahun 2016 ditulis oleh Wahyu Wulandari. bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi pasar tradisional sebagai penyedia jasa dalam berbelanja dan berdampak terhadap sikap konsumen sebagai berikut :


Pertama adalah faktor internal yang terdiri dari dua komponen yaitu kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness). Kekuatan (strength) dikembangkan agar lebih tangguh dari sarana dan prasarana pendukung yang dimiliki oleh pasar tradisional, sedangkan kelemahan (weakness) sebagai faktor kendala yang datang dari dalam pasar tradisional terhadap proses pelayanan pada sikap konsumen dalam berbelanja di pasar tradisional.

Pengaruh faktor internal terhadap sikap konsumen di pasar tradisional, adalah strength (kekuatan) diambil dari atribut potensi masalah yang termasuk dalam Kuadran Lanjutkan Prestasi. Sedangkan weakness (kelemahan) diambil dari atribut potensi masalah yang termasuk dalam Kuadran Prioritas Utama.

Kuadran Prioritas Utama memuat atribut-atribut yang dimiliki oleh pasar tradisional yang dianggap penting oleh pengunjung tetapi pada kenyataaannya atribut-atribut tersebut belum sesuai dengan harapan pengunjung, sehingga kinerja dari atribut-atribut tersebut harus lebih ditingkatkan lagi agar dapat memuaskan pengunjung.

Sedangkan Kuadran Lanjutkan Prestasi memuat atribut-atribut dari pasar tradisional sebagai tempat berbelanja yang dianggap penting oleh pengunjung dan memiliki tingkat kinerja yang tinggi sehingga perlu dipertahankan prestasinya.


Kedua adalah faktor eksternal yang terdiri dari dua komponen yaitu peluang (opportunities) dan ancaman (treatment). Peluang (opportunities) sebagai kesempatan yang berasal dari luar yang berasal dari kebijakan pemerintah, peraturan, atau kondisi ekonomi secara global. Sedangkan ancaman (treatment) merupakan hal yang dapat mendatangkan kerugian berasal dari luar kemampuan pengamatan.

Kekuatan (strengt) dan kelemahan (weakness) terdiri dari atribut :

  1. Keberadaan lokasi pasar tradisional
  2. Masyarakat sebagai konsumen yang berbelanja di pasar tradisional
  3. Mempertahankan budaya tawar menawar
  4. Banyaknya variasi produk yang dijual
  5. Harga produk relatif murah
  6. Kemudahan dalam akses transportasi

Peluang (opportunities) dan ancaman (treatment) terdiri dari atribut :

  1. Perhatian pemerintah daerah
  2. Pertumbuhan ekonomi daerah (di masa wabah pandemi Covid-19)
  3. Pertumbuhan UMKM dan pedagang
  4. Keterlibatan perbankan terhadap UMKM dan pedagang
  5. Pertumbuhan pasar modern yang terus meningkat
  6. Produk yang dijual pasar modern lebih berkualitas dan didukung promosi yang gencar

Analisis SWOT digunakan untuk membahas faktor internal dan faktor eksternal pengembangan Pasar Tradisional Kertha. Analisis SWOT menggambarkan secara jelas bagaimana peluang dan ancaman yang dihadapi dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh sebuah pasar tradisional.


Menurut Rangkuti (2008), tahapan dalam merumuskan strategi melalui matriks SWOT sebagai berikut.

  1. Meletakan faktor-faktor kekuatan dan kelemahan pada matriks IFAS, faktor-faktor peluang dan ancaman pada matriks EFAS.
  2. Merumuskan strategi SO, yaitu dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya.
  3. Merumuskan strategi ST, yaitu dengan menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk mengatasi ancaman.
  4. Merumuskan strategi WO, yaitu berdasarkan pemanfaatan peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada.
  5. Merumuskan strategi WT, yaitu berusaha meminimalkan kelemahan yang ada dan menghindari ancaman

Contoh Hasil Penelitian

Hal ini sangat berdampak pada pasar tradisional, kelompok pedagang pasar tradisional kelompok usaha yang tak terpisahkan dari aset pembangunan nasional yang berbasis kerakyatan. Dengan adanya persaingan ini perusahaan harus bisa menyusun strategi pengelolaan dengan memaksimalkan kekuatan dan peluang yang dimiliki untuk meminimalkan atau mencegah kelemahan dan ancaman yang mungkin terjadi di masa depan.

Strategi pengelolaan merupakan rencana yang tepat untuk mencapai tujuan perusahaan dalam menghadapi persaingan.

(1) Bagaimana pendekatan analisis SWOT terhadap strategi pengelolaan pasar tradisional dalam meningkatkan kepuasan pedagang dan konsumen di pasar tradisional?

(2) Bagaimana strategi yang tepat untuk pengelolaan pasar tradisional dalam meningkatkan kepuasan pedagang dan konsumen?

Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam terhadap informan. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan teknis Analisis SWOT yang berisi kolaborasi antara faktor internal dan eksternal perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa :

Strategi pengelolaan dari analisis SWOT ada empat yakni:

  1. Strategi SO : meningkatkan renovasi dan revitalisasi dengan menggali dan mengajukan PAD yang ada di pasar tradisional setiap tahunnya, meningkatkan dan mempertahankan kebersihan lingkungan pasar dan pelayanan guna mempertahankan pelanggan.
  2. Strategi WO : memberikan pengarahan kepada pedagang agar dapat memilah sampah dan menjaga kebersihan, kerjasama antara kantor pengelola, pedagang, dan koperasi dalam peminjaman dana modal.
  3. Strategi ST : menjaga kualitas dagangan dan kebersihan pasar serta bersaing dengan harga yang lebih murah dengan memperluas pemasok di pasar tradisional.
  4. Strategi WT : perbaikan kepada pelaku usaha dengan menjaga hubungan yang baik dengan pelanggan

Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa perusahaan berada pada kuadran I dimana perusahaan dapat menggunakan strategi SO dalam pengelolaan pasar.

Silakan mampir membaca di artikel menarik lainnya di sini: